Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Hidup Hemat di Tengah Kenaikan Harga, Ini 5 Tips Efektif Menekan Angka Pengeluaran

Magang Radar Magelang • Sabtu, 8 Februari 2025 | 03:03 WIB

 

Ilustrasi transaksi jual beli.
Ilustrasi transaksi jual beli.

 

RADARMAGELANG.ID–Isu mengenai kenaikan PPN pada awal tahun ini sempat menggemparkan khalayak ramai di Republik Indonesia.

Meski dikatakan bahwa target penerapannya hanya ada pada barang mewah, harga-harga pada barang yang biasa digunakan sehari-hari tetap ada yang naik dengan atau tanpa adanya kebijakan tersebut.

Kenaikan harga kebutuhan pokok membuat banyak orang harus berpikir lebih cermat dalam mengatur keuangan.

Meski begitu, sejatinya hidup hemat bukan berarti selalu mengorbankan kualitas hidup, tetapi lebih kepada mengelola pengeluaran dengan bijak sehingga besarnya pengeluaran menjadi lebih terjaga.

Berikut ini 5 tips yang bisa kita terapkan untuk mulai berhemat di tengah ekonomi yang tidak pasti.

1. Buat Catatan Pengeluaran

Langkah pertama untuk hidup hemat adalah memiliki anggaran keuangan yang jelas dan termonitor.

Dengan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran, kita bisa melihat dengan jelas kemana saja uang dibelanjakan.

Gunakan metode seperti 50/30/20, yang mana 50% adalah untuk kebutuhan pokok, 30% untuk kebutuhan pendukung atau sampingan, dan 20% untuk tabungan atau investasi masa depan.

Jika harga naik, sesuaikan anggaran dengan mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu penting.

Maka dari itu, dengan mencatat pengeluaran harian, kita dapat melihat apa saja pembelanjaan yang tidak atau kurang perlu sehingga adaptasi terhadap perubahan dan kenaikan harga dapat dilakukan.

Aplikasi pencatat keuangan bisa sangat membantu dalam hal ini, tetapi buku catatan sederhana pun sudah cukup efektif.

Ada juga aplikasi pencatat keuangan yang banyak tersedia secara gratis di smartphone.

 2. Prioritaskan Kebutuhan daripada Keinginan

Sering kali, kita mengeluarkan uang untuk hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Di tengah harga yang naik, penting untuk memisahkan antara kebutuhan dan keinginan.

Misalnya, makanan adalah sebuah kebutuhan, tetapi membeli makanan enak atau makan di restoran adalah keinginan bukan kebutuhan.

Jika biasanya kita sering jajan atau makan di luar, cobalah untuk masak sendiri di rumah agar menghemat pengeluaran.

Apabila muncul keinginan untuk membeli sesuatu, coba tunda lebih lama untuk memastikan apakah kita benar-benar membutuhkannya.

Jika setelah beberapa hari masih merasa butuh, maka baru pertimbangkan untuk membeli.

Cara ini bisa menghindarkan kita dari pembelian impulsif atau spontan yang dapat menguras dompet untuk hal-hal yang tidak mendesak.

3. Manfaatkan Promo dan Diskon dengan Cermat

Di era digital, banyak platform e-commerce, supermarket, dan restoran menawarkan promo atau diskon setiap bulan atau setiap periode tertentu.

Meski begitu, jangan mudah tergoda untuk membeli barang-barang yang tidak perlu hanya karena sedang diskon.

Manfaatkan promo yang tersedia dengan cermat, misalnya dengan membeli kebutuhan pokok saat ada diskon besar.

Selain itu, manfaatkan layanan cashback dan kartu member yang bisa memberikan keuntungan tambahan dalam bentuk poin atau potongan harga.

Jangan lupa untuk membandingkan harga di beberapa tempat sebelum membeli.

Dengan sedikit usaha dalam mencari harga terbaik, kita bisa menghemat cukup banyak uang dalam jangka panjang.

 4. Kurangi Pengeluaran untuk Transportasi

Transportasi bisa menjadi salah satu pengeluaran terbesar, terutama jika Anda sering menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi online.

Jika jaraknya dekat, berjalan kaki atau bersepeda bisa menjadi alternatif sehat sekaligus hemat yang akan bermanfaat dalam jangka panjang terhadap keuangan sekaligus kesehatan.

Selain itu, jika memungkinkan, gunakan transportasi umum.

Jika memiliki kendaraan pribadi, pastikan perawatannya teratur agar tidak boros bahan bakar dan tidak perlu sering mengeluarkan uang untuk perbaikan yang bisa saja mengharuskan kita mengeluarkan uang banyak.

Mengatur perjalanan dengan lebih efisien seperti menggabungkan beberapa tujuan dalam satu perjalanan, juga bisa membantu menghemat pengeluaran.

 5. Cari Penghasilan Tambahan

Jika pengeluaran semakin besar karena harga naik, mencari sumber pendapatan tambahan bisa menjadi solusi.

Ada banyak pekerjaan sampingan baik part time atau freelance yang dapat menyesuaikan dengan keterampilan yang dimiliki, seperti menulis, fotografi, desain grafis, atau bahkan berjualan online. Freelance misalnya, aksesnya yang mudah memungkinkan kita mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan pekerjaan utama.

Selain itu, jika memiliki barang yang tidak terpakai, menjualnya bisa menjadi cara cepat untuk mendapatkan uang tambahan.

Dengan memiliki lebih dari satu sumber pendapatan, kita bisa lebih tenang menghadapi kenaikan harga tanpa harus terlalu banyak mengorbankan gaya hidup.

Selain itu, penghasilan tambahan juga dapat ditabung.

Hidup hemat bukan hanya soal mengurangi pengeluaran, tetapi juga tentang mengelola keuangan dengan lebih cerdas, selektif, dan cermat.

Dengan membuat anggaran prioritas kebutuhan, memanfaatkan promo, mengurangi biaya transportasi, serta mencari penghasilan tambahan, kita bisa tetap menjalani hidup dengan nyaman meskipun harga terus naik.

Kuncinya adalah konsistensi dan disiplin dalam mengatur pengeluaran agar keuangan tetap stabil dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu. (mg4/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#kebutuhan #hidup hemat #uang #hemat #pengeluaran #ekonomi #kebutuhan pokok