RADARMAGELANG.ID - Membaca bisa menjadi pelarian yang menenangkan, terutama jika dilakukan di tempat yang mendukung suasana damai seperti kafe kecil atau toko buku.
Aroma kopi yang menguar dan bau khas buku menciptakan atmosfer yang menyejukkan.
Tak heran jika banyak cerita fiksi yang berlatar tempat seperti ini, menghadirkan nuansa yang menghangatkan hati.
Jika kamu mencari novel fiksi terjemahan yang menawarkan ketenangan sekaligus kehangatan, berikut 3 rekomendasi dengan latar toko buku dan kafe yang yang wajib kamu baca :
1. Funiculi Funicula karya Yoshikazu Kawaguchi
Jika kamu sedang kesulitan menerima kenyataan, terjebak dalam masa lalu, atau terlalu cemas tentang masa depan hingga sulit menikmati saat ini, novel ini wajib kamu baca! Funiculi Funicula berkisah tentang sebuah kafe tua bawah tanah di gang kecil Kota Tokyo yang unik karena memungkinkan pengunjungnya untuk melakukan perjalanan melintasi waktu.
Namun, melakukan perjalanan waktu di kafe ini tidaklah sederhana. Ada banyak aturan ketat yang harus diikuti, dengan konsekuensi yang tidak ringan.
Salah satu aturan terpenting adalah meskipun kamu bisa kembali ke masa lalu atau pergi ke masa depan, apapun yang terjadi selama perjalanan itu tidak akan mengubah kenyataan di masa sekarang.
Lalu, apa gunanya menjelajah waktu jika tidak bisa mengubah apapun?
Ternyata, ada alasan kuat mengapa banyak orang tetap ingin mencoba.
Mereka ingin bertemu dengan orang-orang yang mereka cintai, meskipun hanya untuk sesaat.
Jawaban dari pertanyaan ini akan terungkap seiring kamu menyimak kisah mereka.
Setiap perjalanan membawa pelajaran tentang arti hidup, kehilangan, cinta, dan harapan, yang pasti akan menghangatkan hati dan memberi makna baru bagi hidupmu.
2. Book's Kitchen karya Kim Jee-hye
Orang-orang yang sedang menghadapi kebingungan atau kegalauan hidup sering datang ke Soyang-ri Book's Kitchen untuk mencari ketenangan.
Tempat ini adalah perpaduan penginapan, toko buku, dan kafe yang dikelilingi pegunungan serta danau yang indah—lokasi yang sempurna untuk beristirahat sejenak dan melakukan healing.
Di sini, pengunjung juga diberi kesempatan untuk lebih mengenal diri sendiri, sehingga saat kembali ke rutinitas, mereka merasa lebih ringan dan siap menghadapi kehidupan dengan semangat baru.
Book's Kitchen bukan hanya menawarkan cerita yang hangat, tetapi juga karakter-karakter yang menarik.
Pemilik Soyang-ri Book's Kitchen digambarkan sebagai sosok kreatif, ramah, pendengar yang baik, dan ahli menciptakan suasana nyaman.
Hal ini membuat para tamu merasa bebas berbagi cerita dari hati ke hati.
Di tempat ini, pengunjung dapat bercengkerama, menulis, atau membaca buku sepuasnya tanpa gangguan.
Novel ini sukses menggambarkan suasana yang membuat pembaca merasa seolah-olah berada di Soyang-ri Book's Kitchen.
Jadi, jika kamu mencari cerita yang menenangkan dan penuh kehangatan, Book’s Kitchen adalah pilihan yang sempurna.
3. Welcome to the Hyunam-dong Bookshop karya Hwang Bo-reum
Toko buku Hyunam-dong adalah tempat yang nyaman dan membawa ketenangan.
Keistimewaan toko ini terletak pada kemampuannya menarik pengunjung untuk datang dan betah menghabiskan waktu di sana.
Dengan strategi promosi yang kreatif dan segar, toko buku ini sukses menarik perhatian wisatawan, meskipun lokasinya berada di area perumahan yang biasanya sepi pengunjung.
Novel Welcome to the Hyunam-dong Bookshop mengisahkan perjalanan Yeongju, pemilik toko buku, dalam membangun dan mengelola sebuah toko buku lokal.
Setiap harinya diisi dengan aktivitas di toko, berinteraksi dengan pelanggan, dan berbagi cerita yang penuh makna.
Mereka yang datang dengan membawa kesedihan perlahan menemukan kembali harapan dan kebahagiaan yang sempat hilang.
Melalui hubungan yang terjalin dan atmosfer toko yang menenangkan, buku menjadi sarana untuk menyembuhkan diri dan mempererat ikatan di antara mereka.
Nah, 3 rekomendasi dengan latar toko buku dan kafe ini yang wajib kamu baca! (mg21/aro)
Editor : H. Arif Riyanto