Pernah Tersentak Kaget Saat Tidur Nyenyak? Ini Penjelasannya

Magang Radar Magelang • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 13:13 WIB
Tersentak saat tidur nyenyak? Ini penjelasannya
Tersentak saat tidur nyenyak? Ini penjelasannya

RADARMAGELANG.ID--Pernahkah Anda baru saja terlelap, lalu tiba-tiba tubuh tersentak seperti terjatuh dari ketinggian, dan Anda langsung terbangun dengan jantung berdebar?

Fenomena ini sangat umum terjadi dan punya nama ilmiah yang disebut Hypnic jerk.

Hypnic jerk adalah kontraksi otot yang tiba-tiba dan tidak disengaja, biasanya terjadi saat seseorang berada di fase transisi dari terjaga menuju tidur (disebut fase hipnagogik). Sensasi ini sering disertai bayangan seperti terjatuh, tersandung, atau kehilangan keseimbangan, meskipun tubuh sebenarnya sedang berbaring diam.

Hal ini dapat terjadi karena ada beberapa penyebab diantaranya

1.      Miskomunikasi Otak dan Tubuh

Saat kita mulai tertidur, otot-otot tubuh perlahan mengendur (relaksasi). Namun, otak kadang salah menafsirkan relaksasi ini sebagai tanda bahwa tubuh sedang jatuh, sehingga otak mengirim sinyal darurat untuk mengencangkan otot kembali inilah yang menyebabkan sentakan tiba-tiba.

2.      Gaya Hidup dan Kondisi Fisik

Berbagai faktor sehari-hari juga dapat memicu atau memperparah hypnic jerk, seperti kelelahan fisik, kurang tidur, tingkat stres dan kecemasan yang tinggi, konsumsi kafein atau minuman berenergi menjelang tidur, serta posisi tidur yang kurang nyaman. Kombinasi faktor-faktor ini membuat sistem saraf lebih waspada sehingga otot lebih mudah tersentak saat tubuh mencoba beristirahat.

Hypnic jerk umumnya tidak berbahaya dan merupakan bagian normal dari proses tidur serta bukan tanda penyakit serius dan tidak memerlukan pengobatan khusus. Ada beberapa cara untuk mengurangi frekuensi hypnic jerk yaitu:

-          Hindari kafein dan alkohol beberapa jam sebelum tidur

-          Kelola stres dengan teknik relaksasi seperti meditasi atau pernapasan dalam

-          Jaga jadwal tidur yang konsisten

-          Hindari olahraga berat menjelang waktu tidur

-          Ciptakan suasana kamar yang tenang dan nyaman

Namun, jika sentakan ini terjadi sangat sering, disertai rasa sakit, atau mengganggu kualitas tidur secara signifikan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan tidak ada kondisi lain seperti restless leg syndrome atau gangguan tidur lainnya. (mg5)

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
tersentak kontraksi otot hipnagogik otak tidur