Bukan Sekedar Lalapan, Ini 5 Khasiat Daun Sintrong yang Jarang Terungkap

Magang Radar Magelang • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 07:35 WIB
Daun sintrong dengan segudang manfaat bagi kesehatan
Daun sintrong dengan segudang manfaat bagi kesehatan

RADARMAGELANG.ID--Bagi masyarakat Sunda, daun sintrong bukan pemandangan asing di atas meja makan.

Daun hijau bertepi bergerigi ini kerap disandingkan dengan sambal dan nasi hangat sebagai lalapan, dinikmati begitu saja karena rasanya yang segar dengan sedikit sensasi pahit khas.

Namun, di balik perannya yang sering dianggap sekadar pelengkap santapan, daun bernama latin Crassocephalum crepidioides ini menyimpan sederet khasiat kesehatan yang jarang diketahui banyak orang.

Di beberapa daerah tanaman ini juga dikenal dengan nama jotang, kecitran, atau lembayung gunung ini sebenarnya tumbuh liar di pekarangan dan ladang, sering dianggap gulma biasa. Beberapa penelitian yang terpublikasikan salah satunya dalam Journal Afamedis daun Sintrong memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap: mulai dari vitamin A, C, B1, B2, hingga mineral seperti kalium, kalsium, dan zat besi, ditambah senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, dan saponin. Berikut lima khasiat daun sintrong yang sayang untuk dilewatkan.

 

1.      Antioksidan kuat penangkal radikal bebas

Beberapa penelitian menunjukkan hasil uji laboratorium daun sintrong memiliki antioksidan yang tergolong kuat. Hal tersebut dikarenakan daun sintrong mengandung Flavonoid dan Fenolik sebagai senyawa utama penangkal radikal bebas.

2.      Mempercepat penyembuhan luka

Kandungan vitamin C dalam daun sintrong dapat merangsang produksi kolagen, protein penting dalam pembentukan sel kulit baru. Sementara itu, klorofil di dalamnya membantu mengurangi peradangan sekaligus mencegah pertumbuhan bakteri pada area luka.

3.      Melancarkan pencernaan

Daun sintrong secara tradisional dimanfaatkan untuk mengatasi sakit perut, diare ringan, hingga keracunan makanan. Kandungan seratnya yang tinggi juga membantu melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit.

4.      Membantu Mengontrol Gula Darah

Senyawa flavonoid, polifenol, dan saponin dalam daun sintrong memperlambat penyerapan karbohidrat serta meningkatkan sensitivitas insulin. Hal ini membantu tubuh mengolah gula menjadi energi lebih efisien dan mencegah lonjakan kadar gula darah setelah makan.

5.      Menjaga Daya Tahan Tubuh

Kandungan mineral, antioksidan, serta sifat antiinflamasi dan antibakteri dalam daun sintrong melindungi sel imun dari radikal bebas dan membantu melawan infeksi ringan, sehingga tubuh lebih kuat dan tidak mudah sakit.

 

Untuk menikmati khasiat daun sintrong, bisa dikonsumsi dengan cara dijadikan lalapan segar setelah dicuci bersih di air mengalir, merebusnya sebentar sebagai pelengkap pecel, atau menumisnya dengan bumbu ringan. Pengolahan yang singkat sangat disarankan agar kandungan nutrisi dan antioksidannya tidak hilang akibat panas berlebih.

 

Meski menyimpan banyak potensi manfaat, penelitian mengenai daun sintrong pada manusia masih tergolong terbatas. Bagi ibu hamil dan menyusui serta penderita kondisi medis tertentu atau yang sedang mengonsumsi obat-obatan, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi daun sintrong secara rutin. Sebagai sayuran liar yang mudah ditemukan dan kaya nutrisi, daun sintrong layak dilirik sebagai alternatif pangan fungsional. Namun, seperti halnya tanaman herbal lain, penggunaannya sebaiknya tetap bijak dan tidak menggantikan pengobatan medis untuk kondisi kesehatan serius. (mg5)

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
DAUN SINTRONG pencernaan Lalapan antioksidan luka