Benarkah Ketindihan Karena Diganggu Setan? Ini Faktanya

Magang Radar Magelang • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 15:07 WIB
Apakah benar diganggu setan? Ini faktanya
Apakah benar diganggu setan? Ini faktanya

RADARMAGELANG.ID - Hampir semua orang pernah mendengar cerita tentang ketindihan atau bahkan mengalaminya.

Ketindihan adalah kondisi saat seseorang terbangun atau sadar namun tubuhnya tidak bisa bergerak sama sekali, disertai perasaan seperti ada sosok tak kasat mata yang menekan dada atau duduk di atas tubuh.

Pengalaman ini sering dikaitkan dengan gangguan makhluk halus dalam kepercayaan masyarakat Indonesia. Tapi, benarkah demikian? Mari kita bedah dari sisi sains.

Apa Itu Ketindihan Sebenarnya?

Dalam dunia medis, ketindihan dikenal dengan istilah sleep paralysis atau kelumpuhan tidur. Hal ini merupakan fenomena neurologis yang terjadi ketika otak dan tubuh mengalami “miskomunikasi” saat transisi antara fase tidur dan bangun.

Saat kita tidur, tubuh melewati beberapa fase, salah satunya adalah fase REM (Rapid Eye Movement) fase di mana mimpi paling sering terjadi. Pada fase ini, otak secara alami “mematikan” sebagian besar fungsi motorik tubuh agar kita tidak ikut bergerak sesuai isi mimpi. Mekanisme ini disebut REM atonia.

Masalahnya, terkadang kesadaran seseorang bangun  lebih dulu sebelum mekanisme atonia ini dilepas oleh otak. Akibatnya, orang tersebut sadar sepenuhnya, matanya bisa terbuka, tapi tubuhnya masih dalam kondisi lumpuh sementara. Adanya sensasi dada tertekan ketika mengalami ketindihan juga punya penjelasan tersendiri, saat tubuh lumpuh otot pernapasan bekerja lebih dangkal dari biasanya sehingga otak menginterpretasikannya sebagai "sesuatu yang menekan".

Faktor yang Memicu Ketindihan

Penelitian menunjukkan beberapa faktor yang meningkatkan risiko sleep paralysis atau ketindihan di antaranya:

1.      Kurang tidur atau pola tidur berantakan

2.      Stres dan kecemasan berlebih

3.      Tidur telentang (posisi ini terbukti paling sering memicu kejadian ini)

4.      Jam tidur tidak teratur, misalnya sering begadang atau kerja shift

5.      Gangguan tidur lain, seperti narkolepsi atau insomnia

Apa yang Harus Dilakukan Saat Mengalaminya?

Jika kamu mengalami ketindihan, berikut langkah yang bisa membantu:

1.      Tetap tenang, jangan panik karena kondisi ini biasanya hanya berlangsung beberapa detik hingga 1-2 menit

2.      Coba fokus menggerakkan bagian tubuh kecil dulu, seperti jari tangan atau kaki

3.      Atur napas agar lebih teratur

4.      Setelah lepas dari kondisi ini, coba ubah posisi tidur agar tidak telentang

Jadi, Ini Gangguan Setan atau Bukan?

Berdasarkan penjelasan medis, ketindihan adalah fenomena neurologis yang bisa dijelaskan secara ilmiah, bukan hasil gangguan makhluk halus. Namun, kepercayaan budaya tetap punya tempatnya sendiri dalam masyarakat, dan itu sah-sah saja sebagai bagian dari tradisi.

Yang terpenting, jika ketindihan terjadi terlalu sering hingga mengganggu kualitas tidur dan aktivitas harian, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter atau spesialis tidur. Bisa jadi ini menjadi indikasi adanya gangguan tidur lain yang perlu ditangani lebih lanjut. (mg5)

Editor : H. Arif Riyanto
ketindihan setan neurologis fenomena tidur