RADARMAGELANG.ID - Moringa oleifera, atau lebih dikenal dengan daun kelor, dijuluki sebagai pohon ajaib (miracle tree).
Daun kelor memiliki kandungan vitamin C 7 kali lebih banyak dibandingkan buah jeruk serta kalsium 4 kali lebih banyak dibandingkan susu.
Daun kelor juga dijuluki superfood karena memiliki kepadatan nutrisi yang tinggi dan lengkap.
Kandungannya tidak hanya vitamin C dan kalsium, tetapi juga kaya protein nabati, antioksidan, serta vitamin A dan E.
Berkat kandungan gizinya, daun kelor kini semakin populer di tengah tren gaya hidup sehat, meski tanaman ini sudah dikenal lama dan dimanfaatkan masyarakat Indonesia secara turun-temurun sebagai bagian dari pengobatan tradisional.
Tanaman kelor merupakan pohon tropis yang cepat tumbuh dan tahan panas ekstrem. Tanaman ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia, terutama daerah beriklim panas dan kering seperti Nusa Tenggara Timur, Blora, Sumenep, serta Sulawesi Tengah.
Hampir seluruh bagian tanaman kelor dapat dimanfaatkan, mulai dari akar, batang, biji, hingga bunga. Namun, daunnya paling banyak digunakan karena memiliki kandungan nutrisi tinggi dan praktis diolah menjadi makanan maupun minuman sehat.
Daun kelor tidak sekedar akan kaya kandungan gizi yang melimpah, tetapi juga menyimpan berbagai khasiat bagi kesehatan tubuh.
Tanaman ini bahkan dijuluki "obat sejuta umat" oleh masyarakat tradisional, karena seluruh manfaatnya dapat dirasakan oleh tubuh, mulai dari peningkatan sistem imun, metabolisme, hingga kesehatan kulit. Berikut sejumlah khasiat daun kelor antara lain:
1. Memelihara Fungsi dan Kesehatan Otak
Khasiat ini muncul karena adanya kandungan antioksidan terdapat di dalam daun kelor. Antioksidan berperan menurunkan risiko penyakit Parkinson dan Alzheimer yang umum nya mucul seiring bertambahnya usia.
2. Membantu melancarkan pencernaan
Kegunanan ini berasal dari kandungan serat larut dan tidak larut pada daun kelor. Serat larut akan menyerap dan berubah menjadi gel, sehingga dapat memperlambat proses pencernaan dan menjaga rasa kenyang lebih lama
3. Menurunkan kadar gula darah
Daun kelor juga bermanfaat menurunkan kadar gula darah. Cara kerjanya adalah dengan meningkatkan efektivitas hormon insulin untuk mencegah munculnya resistensi insulin. Namun, efektivitas manfaat ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut melalui penelitian ilmiah.
4. Mengurangi peradangan dalam tubuh
Peradangan adalah respon alami sistem kekebalan tubuh untuk melawan cedera, infeksi, atau zat asing. Faktanya, peradangan yang terus berlanjut bisa menyebabkan masalah kesehatan kronis, seperti penyakit jantung dan kanker. studi dalam Bioorganic & Medicinal Chemistry menyebutkan, kandungan isothiocyanate dalam daun kelor mampu mengatasi peradangan dalam tubuh. Isothiocyanate merupakan senyawa antiinflamasi yang terdapat pada daun polong dan biji kelor. Namun, efektivitas manfaat ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut melalui penelitian ilmiah.
5. Membantu menghambat perkembangan sel kanker
Ektrak kulit batang dan daun kelor ini mengandung antoksidan yang efetif membantu menghambat pertumbuhan sel-sel pada kanker di dalam tubuh.
Dengan beragam khasiat yang terkandung di dalamnya, daun kelor menjadi salah satu tanaman yang memiliki nilai gizi dan mudah diolah. Tanaman yang sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat bisa kembali populer sebai bagian dari pola hidup sehat. (mg1/aro)
Editor : H. Arif Riyanto