RADARMAGELANG.ID--Di tengah aktivitas kuliah, bekerja, hingga waktu yang banyak dihabiskan di depan layar, menjaga tubuh tetap aktif menjadi tantangan tersendiri bagi generasi Z.
Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut orang dewasa berusia 18–64 tahun dianjurkan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150–300 menit setiap minggu atau aktivitas berat selama 75–150 menit, ditambah latihan kekuatan otot minimal dua kali seminggu.
Aktivitas fisik secara rutin terbukti membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan suasana hati, hingga mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.
Berikut lima olahraga yang cocok untuk Gen Z karena mudah dilakukan, menyenangkan, sekaligus memberikan banyak manfaat kesehatan.
1. Lari (Running)
Lari menjadi salah satu olahraga yang paling mudah dimulai karena tidak membutuhkan banyak peralatan selain sepatu yang nyaman. Selain dapat dilakukan sendiri, olahraga ini juga semakin populer berkat banyaknya komunitas lari yang bermunculan di berbagai kota.
Berlari secara rutin membantu meningkatkan kebugaran jantung dan paru-paru, melatih daya tahan tubuh, serta membakar kalori secara efektif. Bagi sebagian orang, lari juga menjadi cara sederhana untuk mengurangi stres setelah menjalani aktivitas sehari-hari.
2. Latihan Kekuatan (Strength Training)
Olahraga angkat beban atau latihan menggunakan berat badan sendiri, seperti squat, push-up, dan plank, kini semakin diminati oleh anak muda. Latihan ini dapat dilakukan di pusat kebugaran maupun di rumah.
WHO merekomendasikan latihan penguatan otot setidaknya dua kali dalam seminggu karena mampu membantu menjaga massa otot, memperkuat tulang, meningkatkan postur tubuh, hingga menunjang aktivitas harian.
3. Bersepeda
Bersepeda menawarkan kombinasi olahraga dan rekreasi. Selain menjadi sarana transportasi ramah lingkungan, aktivitas ini juga efektif meningkatkan kesehatan jantung, melatih otot kaki, serta memiliki risiko benturan yang lebih rendah dibanding beberapa olahraga lainnya.
Bersepeda juga cocok dilakukan bersama teman atau keluarga sehingga lebih mudah dijadikan rutinitas setiap akhir pekan.
4. Yoga
Bagi Gen Z yang ingin tetap aktif tanpa latihan berintensitas tinggi, yoga bisa menjadi pilihan. Gerakan yoga berfokus pada keseimbangan, fleksibilitas, kekuatan inti tubuh, dan teknik pernapasan.
Selain meningkatkan kelenturan tubuh, yoga juga dikenal membantu mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan membuat pikiran lebih rileks. Kombinasi manfaat fisik dan mental inilah yang membuat yoga semakin populer di kalangan anak muda.
5. Padel
Sekilas mirip tenis, padel dimainkan di lapangan yang lebih kecil dengan dinding kaca sebagai bagian dari permainan sehingga menciptakan pengalaman bermain yang seru dan dinamis. Olahraga ini umumnya dimainkan secara ganda, sehingga juga menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu bersama teman.
Selain menyenangkan, padel termasuk aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga tinggi yang dapat membantu meningkatkan kebugaran jantung, melatih koordinasi tubuh, keseimbangan, serta kelincahan.
Memulai gaya hidup sehat tidak selalu harus dengan olahraga yang berat atau mahal. Kunci utamanya adalah memilih aktivitas yang sesuai dengan minat sehingga lebih mudah dilakukan secara konsisten. Dengan rutin berolahraga dan memenuhi rekomendasi aktivitas fisik dari WHO, Gen Z dapat menjaga kesehatan tubuh sekaligus meningkatkan kesejahteraan mental dalam jangka panjang. (mg2/aro)
Editor : H. Arif Riyanto