Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Rahasia di Balik Mimpi: Mengapa Sulit Mengingatnya?

Magang Radar Magelang • Kamis, 9 Oktober 2025 | 00:28 WIB
Seorang pemuda yang sedang tertidur pulas di tempat tidurnya
Seorang pemuda yang sedang tertidur pulas di tempat tidurnya

RADARMAGELANG.ID--Pengalaman terbangun setelah mengalami mimpi yang terasa begitu nyata, dalam mimpi itu seakan-akan semua hal yang berada di dalamnya benar-benar nyata, namun begitu terbangun, semuanya buyar dan menghilang begitu saja, pasti kita pernah mengalami hal semacam ini bukan?

Bahkan, entah mengapa terkadang hanya menyisakan suatu potongan yang samar, layaknya bayangan yang cepat larut tertelan cahaya di pagi hari.

Fenomena ini tentunya pernah dialami hampir pada setiap orang, hal ini juga sering kali menimbulkan pertanyaan pada benak kita: mengapa mimpi-mimpi itu dengan mudah terlupakan begitu saja?

Bagaimana Mimpi Terbentuk

Dalam memahami mengapa kita sering lupa pada mimpi yang telah kita alami, yang pertama kita perlu tahu yaitu kapan terjadinya mimpi itu.

Sebagian dari mimpi yang kita alami muncul saat kita berada dalam fase tidur REM (Rapid Eye Movement) yang mana merupakan tahapan dalam tidur ketika otak justru sedang aktif-aktifnya.

Di fase ini, aktivitas otak dapat seperti kondisi saa kita sedang terjaga, akan tetapi tubuh ini tetap dalam keadaan lumpuh untuk menjaga tubuh kita agar tidak bergerak mengikuti mimpi.

Pada aktivitas otak yang intens inilah yang kemudian membuat mimpi menjadi terasa hidup dan penuh akan warna.

Namun, yang menjadi masalah adalah hipokampus atau bagian otak yang berperan penting dalam menyimpan memori jangka panjang tidak bekerja secara efektif seperti biasanya saat kita dalam kondisi tertidur.

Hal ini yang mengakibatkan memori mengenai mimpi yang kita alami jarang tersimpan permanen.

Kenapa Mimpi Cepat Hilang?

Berikut ini beberapa alan utama mengapa mimpi sulit untuk diingat:

1. Otak Tidak Mengutamakan Mimpi sebagai Memori Penting

Cenderungnya otak menyaring informasi mana yang perlu untuk disimpannya dan mana yang tidak. Karena menurutnya mimpi biasanya tidak relevan akan kelangsungan hidup, membuat otak sering melepaskan ingatan akan mimpi dengan begitu saja.

2. Peralihan Cepat Saat Bangun Tidur

Begitu tubuh kita terbangun dari tidur, otak otomatis langsung sibuk menyesuaikan diri terhadap dunia nyata, mulai dari merasakan cahaya matahari, suara sekitar, hingga pikiran akan hal aoa yang harus dilakukan di hari itu. Pegeseran fokus ini lah yang membuat cepat memudarnya jejak mimpi.

3. Kurangnya Aktivitas Neurotransmitter

Saat tidur REM, kadar zat kimia tertentu pada otak seperti neropinefrin, yang ada hubungannya dengan pembentukan memori sangatlah rendah. Ini memberi kejelasan tentang kenapa sulit dalam menyimpan detail mimpi.

4. Durasi Mimpi yang Singkat

Mimpi rata-rata hanya berlangsung dalam 5-20 menit. Bahkan ketika kita merasa mimpi berjalan dengan panjang, semua itu sebenarnya hanyalah ilusi otak dalam memadatkan waktu. Semakin singkat mimpi yang kita alami akan semakin mudah pula untuk terlupakan.

Kenapa Ada Orang yang Lebih Mudah Ingat Mimpi?

Apabila kamu pernah iri saat orang lain atau bahkan temanmu dapat dengan detail menceritakan mimpi mereka, sebenarnya ada penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang sering mengingat mimpi, mereka kemungkinan lebih sering terbangun di malam hari, ini yang menberikan kesempatan dalam mengingat apa yang sebelumnya terlupakan.

Selain itu mereka memiliki tingkat aktivitas otak tertentu yang lebih tinggi di area penyimpanan memori. Kemungkinan mereka juga secara sadar telah terlatih untuk mengingat mimpi, misalnya dengan menulis jurnal mimpi di setiap paginya.

Cara Membantu Mengingat Mimpi

Jika kamu ingin terlatih untuk lebih sering mengingat mimpi, mungkin beberapa cara sederhana berikut ini dapat membantumu:
1. Simpan jurnal mimpi di depat tempat tidur. Hal ini dapat memudahkan ketika kamu baru saja terbangun, kemudian menuliskan di dalamnya apapun hal dalam mimpi yang kamu ingat, meski hanya satu kata atau perasaan.
2. Latih bangun secara alami tanpa menggunakan alarm keras. Suara alarm yang tiba-tiba dapat memutuskan ingatan tentang mimpi.
3. Tidur yang cukup. Semakin lama kamu terlelap dalam tidur, akan menyebabkan semakin banyak fase REM yang bisa kamu alami, hal ini memberikan kesempatan yang lebih besar pada dirimu untuk bermimpi dan mengingatnya.

Jadi, Apa Rahasianya?

Mimpi yang dengan cepatnya terlupakan bukan karena mimpi adalah hal yang tidak penting, namun rahasia di baliknya yaitu karena otak memang sudah terancang untuk foku pada dunia nyata.

Namun meski demikian, mimpi tetap menyimpan hal indah di dalamny, yaitu sebagai jendela menuju alam bawah sadar, menjadi sumber inspirasi, bahkan terkadang menjadi potongan cerita yang tak pernah kita temukan di dunia nyata.

Di akhir, kita sadar mungkin bukan soal seberasa seringnya kita mengingat mimpi, namun tentang bagaimana diri kita dapat menikmati saat berhasil mengingatnya.

Sebab dalam mimpi yang kita alami, kita dapat menjelajah tempat, waktu, bahkan kemungkinan lainnya yang tidak terbatas, meskipun hany dalam waktu yang singkat. (mg8)

Editor : H. Arif Riyanto
#fenomena #rem #memori #rahasia #ilusi #neurotransmitter #rapid eye movement #hipokampus #Mimpi