RADARMAGELANG.ID - Selama ini menangis sering dianggap sebagai tanda seseorang merasa lemah.
Bahkan kebanyakan orang akan merasa malu untuk menangis karena takut dianggap lemah atau tidak mampu mengendalikan diri.
Siapa sangka, di balik air mata justru tersimpan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan sejumlah sumber kesehatan seperti dikutip Alodokter menegaskan bahwa menangis adalah hal manusiawi. Semua orang, baik laki-laki maupun perempuan pasti pernah menangis.
Tidak hanya sekedar luapan emosi, menangis sebenarnya adalah mekanisme alami tubuh untuk menjaga keseimbangan.
Saat air mata keluar, tubuh akan melepaskan hormon yang dapat memberilan efek menenangkan. Itulah sebabnya banyak orang merasa lebih lega setelah menangis.
Jenis-Jenis Air Mata
Taukah anda bahwa tubuh kita mampu menghasilakan tiga jenis air mata dengan fungsi yang berbeda?
- Air mata rileks
Air mata rileks berfungsi untuk melindungi mata dari iritasi. Misalnya saat terpapar asap atau saat memotong bawang.
- Air mata basal
Air mata basal berfungsi untuk melembapkan, menutrisi, dan melindungi mata sehari-hari.
- Air mata emosional
Air mata emosional muncul saat kita merasa sedih, senang, atau terharu. Jenis ini yang membawa banyak manfaat untuk kesehatan mental maupun fisik.
Manfaat Menangis untuk Kesehatan
- Mengurangi Stres
Saat menangis, tubuh akan menurunkan hormon kotrisol yang berkaitan dengan stres. Tangisan juga akan merangsang produksi hormon endrofin yang bisa membuat tubuh menjadi lebih rileks dan perasaan jadi lebih lega.
- Meningkatkan Mood
Air mata emosional membantu mengeluarkan kelebihan mangan dalam tubuh. Apabila kadar mangan terlalu tinggi, maka akan memengaruhi suasana hati. Inilah sebabnya setelah menangis, mood sering menjadi lebih baik
- Melegakan Perasaan
Saat menangis, aliran darah ke otak akan meningkat dan dapat memperbaiki pernapasan, sehingga suhu otak menurun. Efeknya, kita akan merasa lebih lega setelah meluapkan emosi melalui tangisan.
- Membersihkan Mata
Air mata dapat membantu menjaga kesehatan mata. Cairan ini mengandung enzim lisozim yang berfungsi sebagai pertahanan alami terhadap infeksi bakteri dengan cara menghancurkan dinding sel bakteri. Kandungan lisozim ini mampu melawan bakteri sekaligus membersihkan kotoran, dan mencegah masuknya bakteri ke dalam tubuh.
- Mengurangi Nyeri
Tangisan akan merangsang pelepasan oksitostin dan endorfin. Hormon tersebut berfungsi sebagai pereda nyeri alami sehingga bisa membantu tubuh merasa lebih nyaman setelah menangis
- Mengontrol Tekanan Darah
Saat menangis, sistem saraf parasimpatis akan aktif sehingga bisa membuat tubuh lebih tenang. Hal ini berdampak positif dalam menurunkan detak jantung dan tekanan darah.
- Membuat Tidur Lebih Nyenyak
Setelah menangis, tubuh akan terasa lelah sekaligus rileks. Kondisi ini dapat membantu seseorang tertidur lebih cepat serta mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.
Meskipun menangis memiliki banyak manfaat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Jangan sampai menangis terlalu lama karena bisa menimbulkan rasa lelah secara emosional. Pilih tempat yang aman dan nyaman untuk meluapkan emosi.
Selain itu, apabila seseorang terlalu sering menangis tanpa alasan yang jelas hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, alangkah baiknya segera berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater agar mendapat penanganan yang tepat. (mg10/aro)
Editor : H. Arif Riyanto