Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Tanaman Landep, Semak Ajaib Penyembuh Ampuh

Magang Radar Magelang • Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:30 WIB
Tanaman landep yang tumbuh layaknya semak pada umumnya
Tanaman landep yang tumbuh layaknya semak pada umumnya

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Tanaman landep (Barleria Prionitis) tersebar di seluruh wilayah India, Burma, Sri Lanka, dan Afrika Selatan.

Tanaman ini juga dapat ditemukan di Indonesia, Australia, Malaysia, dan Filipina. Barleria Prionitis berasal dari bioma iklim tropis basah di kawasan tropis Afrika, Madagaskar, wilayah Asia tropis dan subtropis.

Tanaman Landep berasal dari keluarga Acanthaceae.

Dilansir dari ScienceDirect, Acanthaceae didefinisikan sebagai keluarga tumbuhan terestrial atau akuatik, semak, atau jarang pohon.

Famili ini mencakup sekitar 212-229 marga dan 3175-4000 spesies, dengan anggota yang ditemukan dari daerah tropis hingga daerah beriklim sedang.

Ciri tanaman landep yakni berdaun sederhana, tunggal, berhadapan, berbentuk elips atau lanset, pangkal dan ujung runcing pertulangan menyirip, berbunga tunggal, berhadapan, batang berkayu, dan dapat tumbuh hingga 1,5 meter.

Tampangnya yang menyerupai semak membuat banyak orang yang belum tahu akan mengira tanaman ini hanya sebagai semak biasa.

Tapi, faktanya semak ajaib ini telah banyak dimanfaatkan sebagai obat-obatan herbal yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Kandungan senyawa flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, dan pofenol pada tanaman landep berperan sebagai antiinflamasi (mengurangi peradangan), analgesik (pereda nyeri), antipiretik (penurun demam), dan antibakteri (membunuh/menghambat bakteri). Hal ini membuat tanaman landep banyak dimanfaatkan sebagai obat herbal karena dapat menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit.

Salah satu khasiat tanaman landep yakni terletak pada daunnya yang dapat menurunkan kadar asam urat.

Pada penelitian yang dilakukan oleh Dosen Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor, Jawa Barat, Drs. Herson Cahaya Himawan. Di mana ia menggunakan hewan uji tikus putih jantan yang diberikan jus hati ayam untuk memacu kadar asam urat dalam tiga kelompok. Kelompok 1 yakni kontrol negatif yang diberi 1,8 ml Na-CMC, kelompok 2 yakni kontrol positif diberi 1,8 ml allupurinol, dan kelompok 3 diberi fraksi n-heksan daun landep.

Hasilnya, aktivitas terbaik fraksi n-heksana, etil asetat, dan air dari ekstrak 96% daun landep terhadap penurunan kadar asam urat tikus putih masing-masing 71,4%, 82,75%, dan 71,17%.

Artinya, daun landep terbukti dapat menurunkan kadar asam urat secara signifikan sebesar 71,17%.

Bunga berwarna kuning keemasan dan daun tunggal berbentuk elips atau lanset menjadi ciri khas tanaman landep
Bunga berwarna kuning keemasan dan daun tunggal berbentuk elips atau lanset menjadi ciri khas tanaman landep

Berikut ini beberapa khasiat daun tanaman landep:

  1. Mengatasi sakit gigi

Senyawa polifenol yang terdapat pada daun landep dapat membantu meredakan sakit gigi. Cara mengolahnya dengan mengunyah beberapa daun landep secara rutin selama beberapa hari.

  1. Mengatasi demam

Senyawa alkaloid dan antiperitik pada daun landep bermanfaat untuk mengatasi demam. Sementara kandungan antibiotik berperan dalam meredakan demam dan flu. Cara mengolahnya dengan merebus air dan beberapa daun landep hingga mendidih. Setelah itu, air rebusan daun landep dapat diminum secara rutin.

  1. Mengobati luka bakar/infeksi

Senyawa alkaloid pada daun landep berperan mencegah bakteri untuk menginfeksi luka. Cara mengolahnya dengan menumbuh beberapa daun landep hingga cukup halus dan mengoleskannya pada luka bakar atau luka lainnya secara rutin.

  1. Mengurangi risiko penyakit jantung

Senyawa flavonoid dan saponin memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Sifat antioksidan dapat melawan stres oksidatif di dalam tubuh.

Stres oksidatif dapat merusak sel-sel dan membran di pembuluh darah dan jantung.

Selain itu, senyawa ini termasuk vasodilator yang dapat melebarkan pembuluh darah sehingga menjaga tekanan darah yang sehat dan mengurangi beban kerja pada jantung.

  1. Menurunkan kadar asam urat

Senyawa alkaloid dan flavonoid dapat menghambat kerja xantin oksidase yakni enzim yang menghasilkan asam urat melalui pemecahan nukleotida purin.

Kedua senyawa ini menghambat pembentukan asam urat dalam tubuh secara signifikan.

Cara mengolahnya dengan meminum air rebusan daun landep secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Di Indonesia, tanaman landep memiliki beberapa sebutan yaitu kembang landep (Sunda), landep (Jawa Tengah), landhep (Madura), dan bunga landak (Sumatra).

Tanaman ini dapat tumbuh baik dengan sinar matahari yang cukup, tanah yang lembap dan berdrainase baik, serta toleran terhadap kekeringan moderat.

Melalui akar yang rapat dan kemampuan fiksasi nitrogen, tanaman landep juga mampu mencegah erosi dan meningkatkan kesuburan tanah. (mg1/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#tanaman bermanfaat #tanaman ajaib #Barleria Prionitis #herbal alami #tanaman herbal #tanaman berkhasiat #Tanaman Landep #herbal #semak