RADARMAGELANG.ID - Buah sukun dikenal dengan tekstur lembut menyerupai roti, telah lama menjadi bagian dari kuliner tradisional di berbagai wilayah tropis.
Di Eropa, buah ini bahkan dijuluki "breadfruit" karena kemiripannya dengan roti.
Selain rasanya yang lezat, sukun menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang patut diperhitungkan.
Sukun merupakan sumber karbohidrat kompleks yang tinggi, setara dengan beras, namun dengan kandungan kalori lebih rendah, menjadikannya pilihan ideal untuk menu diet sehat.
Selain itu, buah ini kaya akan protein, serat, serta berbagai vitamin dan mineral penting seperti vitamin A, C, E, K, dan kelompok vitamin B (niacin, folat, piridoksin, tiamin, riboflavin).
Mineral seperti kalsium, kalium, magnesium, dan zat besi juga terkandung di dalamnya, memberikan kontribusi signifikan bagi kesehatan tubuh.
Berikiu 5 manfaat buah sukun untuk kesehatan:
1. Mengontrol Gula Darah
Kandungan serat tinggi dalam sukun membantu memperlambat penyerapan gula, sehingga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
2. Memberikan Rasa Kenyang Lebih Lama
Kombinasi serat dan karbohidrat kompleks membuat sukun mampu memberikan rasa kenyang yang bertahan lama tanpa meningkatkan asupan kalori berlebih, cocok untuk mereka yang menjalani program penurunan berat badan.
3. Sumber Asam Lemak Esensial
Sukun mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6 yang penting untuk perkembangan otak pada anak-anak serta menjaga kesehatan jantung.
4. Meningkatkan Kesehatan Kulit
Antioksidan dalam sukun, terutama vitamin C dan E, berperan dalam menjaga kesehatan kulit, mencegah infeksi, dan memberikan efek kulit yang lebih halus dan bercahaya.
5. Melancarkan Pencernaan
Serat dalam sukun membantu memperlancar proses pencernaan dan mencegah sembelit, serta membantu detoksifikasi usus dengan mengeluarkan racun dari saluran pencernaan.
Sukun dapat diolah dengan berbagai cara, seperti direbus, digoreng, disangrai, atau dibakar.
Di beberapa daerah, sukun diiris tipis dan digoreng menjadi keripik yang renyah.
Di wilayah Pasifik, sukun bahkan dijadikan sumber karbohidrat utama sebagai pengganti roti. (mg20/aro)
Editor : H. Arif Riyanto