RADARMAGELANG.ID – Baru-baru ini viral video seorang penjual es teh di berbagai laman sosial media.
Khususnya, viral penjual es teh yang diolok-olok oleh penceramah Gus Miftah saat pengajian di Lapangan drh. Soepardi, Sawitan, Mungkid, Kabupaten Magelang.
Terlepas dari kabar tersebut mari kita tilik fakta yang ada pada es teh manis.
Apalagi minuman dingin yang satu ini sangat populer di Indonesia.
Harganya yang cenderung murah dan sangat menyegarkan di kala dahaga membuat siapa saja akan memilih es teh sebagai mnuman pendamping seusai makan.
Berikut ini 3 efek bagi kesehatan jika minum es teh manis berlebihan:
1. Dapat Memicu Obesitas
Taukah kamu jika es teh manis mengandung banyak gula yang tinggi kalori?
Biasanya es teh manis untuk disajikan dengan cira rasa yang pas ‘manis’ harus menambahkan butiran gula yang cukup banyak.
Sehingga kalori yang terkandung didalam es teh manis cukup tinggi.
Dengan tingkat konsumsi yang berlebihan dan dalam jangka waktu panjang harus diperhatikan.
Karena kalori yang tinggi pada minuman dapat memicu obesitas.
- Memicu Gagal Ginjal
Est teh manis ternyata mengandung asam oksalat yang cukup tinggi.
Konsumsi es teh manis secara berlebihan dapat membuat kandungan asam oksalat menumpuk di ginjal.
Dengan menumpuknya senyawa tersebut, berpengaruh pada fungsi ginjal.
Fungsi ginjal akan tergangu dan hal inilah yang dapat memicu penyebab gagal ginjal.
- Memicu Penyakit Gula
Takaran pemanis atau gula pasir yang dicampurkan didalam es teh biasanya cukup banyak.
Hal ini karena rasa alami teh memang tidak ada unsur manis sama sekali.
Untuk mendapatkan rasa manis yang awet apalagi dicampur dengan es batu, maka jumlah takaran gula biasanya banyak agar rasa manis di es teh tetap terjaga.
Namun efek dari takaran gula yang berlebihan dan konsumsi dalam jangka panjang dapat memicu penyakit gula.
Nah, untuk pencegahannya kamu dapat membuah es teh manis sendiri dengan takaran gula yang aman bagi kesehatan.
Kamu juga dapat mengganti gula pasir ke alternatif lainnya seperti pemanis alami stevia.
Gimana nih, kamu tentunya dapat lebih memperhatikan konsumsi es teh ya.
Semoga bermanfaat. (mg24/aro)
Editor : H. Arif Riyanto