Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Pahit di Lidah, Manis untuk Tubuh, Berikut 4 Manfaat Pare untuk Kesehatan

Magang Radar Magelang • Rabu, 9 Oktober 2024 | 21:59 WIB
Pare memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh
Pare memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh

RADARMAGELANG.ID - Pare yang juga dikenal sebagai pare pahit atau Momordica charantia, adalah tanaman merambat tropis dari keluarga labu-labuan, yang berhubungan erat dengan sayuran seperti zucchini, labu, waluh, dan mentimun.

Buahnya yang dapat dimakan banyak ditanam di berbagai belahan dunia dan menjadi makanan pokok dalam berbagai masakan Asia.

Varietas pare dari Tiongkok biasanya panjang, berwarna hijau pucat, dan memiliki permukaan bergelombang dengan tonjolan seperti kutil.

Sedangkan varietas dari India lebih ramping, dengan ujung yang runcing dan kulit yang kasar serta berduri.

Selain rasa pahitnya yang khas dan bentuknya yang unik, pare juga dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan yang signifikan.

Pare adalah sumber yang kaya akan berbagai nutrisi utama. Setiap 100 gram pare mentah mengandung :

- Kalori: 21  

- Karbohidrat: 4 gram  

- Serat: 2 gram  

- Vitamin C: 99% dari kebutuhan harian (DV)  

- Vitamin A: 44% dari DV  

- Folat: 17% dari DV  

- Kalium: 8% dari DV  

- Seng: 5% dari DV  

- Zat besi: 4% dari DV  

Pare juga kaya akan antioksidan kuat seperti katekin, asam galat, epikatekin, dan asam klorogenat, yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

Berikut 4 manfaat pare untuk kesehatan :

1. Dapat Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah  

Karena khasiat obatnya yang kuat, pare telah lama digunakan oleh berbagai masyarakat tradisional di seluruh dunia untuk membantu mengatasi kondisi terkait diabetes.

Baru-baru ini, beberapa penelitian telah membuktikan peran buah ini dalam pengendalian gula darah.

Sebuah penelitian selama 3 bulan terhadap 24 orang dewasa penderita diabetes menunjukkan bahwa konsumsi 2.000 mg pare setiap hari dapat menurunkan kadar gula darah serta hemoglobin A1c, yaitu tes yang digunakan untuk memantau kontrol gula darah selama tiga bulan.

Selain itu, suplemen pare juga secara drastis menurunkan kadar fruktosamin, penanda jangka pendek yang digunakan untuk mengukur kontrol gula darah jangka panjang.

Pare dipercaya dapat meningkatkan pemanfaatan gula dalam jaringan tubuh dan mendorong sekresi insulin, hormon yang mengatur kadar gula darah.

Namun demikian, penelitian pada manusia masih terbatas, dan diperlukan studi yang lebih besar dan lebih mendalam untuk memahami efek pare terhadap kadar gula darah pada populasi yang lebih luas.

2. Memiliki Sifat Antikanker 

Penelitian menunjukkan bahwa pare mengandung senyawa tertentu yang memiliki potensi melawan kanker.

Sebuah penelitian lama menggunakan tabung reaksi menunjukkan bahwa ekstrak pare efektif dalam membunuh sel-sel kanker di lambung, usus besar, paru-paru, dan nasofaring — area di belakang hidung dan tenggorokan.

Studi lain yang menggabungkan penelitian tabung reaksi dan hewan juga menunjukkan hasil serupa, yang melaporkan bahwa ekstrak pare dapat menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker payudara serta mendorong kematian sel kanker.

Perlu dicatat bahwa penelitian ini dilakukan dengan menggunakan konsentrasi ekstrak pare yang tinggi pada sel-sel individu di laboratorium.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana pare dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kanker pada manusia saat dikonsumsi dalam jumlah yang biasa ditemukan dalam makanan.

3. Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol  

Tingginya kadar kolesterol dapat menyebabkan penumpukan plak lemak di arteri, yang memaksa jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa pare dapat menurunkan kadar kolesterol untuk mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.

Sebuah studi pada manusia menemukan bahwa pemberian ekstrak pare yang larut dalam air menyebabkan penurunan signifikan pada kadar kolesterol LDL atau “kolesterol jahat” dibandingkan dengan kelompok plasebo.

Diperlukan penelitian tambahan untuk menentukan apakah efek positif ini juga berlaku pada manusia yang mengonsumsi pare sebagai bagian dari diet seimbang.

4. Meningkatkan Asupan Serat  

Pare adalah tambahan yang sangat baik untuk diet penurunan berat badan karena rendah kalori namun tinggi serat. Dalam setiap 100 gram pare, terdapat sekitar 2 gram serat.

Serat bergerak lambat melalui saluran pencernaan Anda, yang membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan mengurangi rasa lapar serta nafsu makan.

Selain itu, pare memiliki sifat laksatif, yang dapat membantu mendukung pencernaan jika Anda mengalami sembelit.

Dengan demikian, mengganti bahan dengan kalori tinggi dengan pare dapat membantu meningkatkan asupan serat dan mengurangi kalori, yang mendukung penurunan berat badan.

Perlu dicatat bahwa penelitian ini dilakukan dengan suplemen pare dalam dosis tinggi. Masih belum jelas apakah mengonsumsi pare sebagai bagian dari diet sehari-hari akan memberikan efek kesehatan yang serupa.

Nah, itulah 4 manfaat yang bisa kamu dapatkan dalam mengonsumsi pare. (mg21/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#menurunkan kadar gula darah #asupan serat #pare #manfaat #Antikanker #kolesterol