Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Ramai Diperbincangkan, Polyester Diklaim Berbahaya. Ini Penjelasannya

Magang Radar Magelang • Jumat, 27 September 2024 - 01:50 WIB

 

Bahan Polyester diklaim berbahaya
Bahan Polyester diklaim berbahaya

RADARMAGELANG.ID – Bahan polyester dinilai berbahaya, kenapa?

Polyester merupakan jenis kain yang cukup popular dan seringkali digunakan sebagai bahan utama pembuatan pakaian.

Kain ini memiliki sifat kuat, tahan lama, tidak mudah kusut, cepat kering, ringan, dan mudah dicuci.

Polyester merupakan bahan sintetis.  

Bahan ini cenderung murah, maka dari itu banyak dipergunakan dalam fashion outfit terkini.

Jenis-jenis bahan polyester:

  1. Lacoste CVC Pique

Merupakan jenis kain campuran antara polyester dengan katun.

Biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pakaian seperti kaos.

  1. Polyethylene Terephthalate (PET)

PET merupakan jenis polyester yang umum digunakan.

Biasanya diguanakan sebagai bahan pembuatan pakaian, botol plastik, dan botol air mineral.

  1. Woven

Bahan ini hanya menggunakan polyester saja.

Bahan ini biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pakaian dan pelapis interior.

Banyaknya fashion outfit saat ini yang menggunakan polyester dikarenakan kelebihan dari bahan ini seperti kuat, tahan lama, dan murah.

Namun, tahukah kamu kalau bahan polyester saat ini diklaim berbahaya.

Baru-baru ini ramai diperbincangkan mengenai bahaya dari bahan polyester.

Bahan ini diklaim berbahaya untuk kesehatan karena serat polyester memiliki sifat non-porous sehingga menciptakan penghalang yang dapat menghambat sirkulasi udara antara kulit dan lingkungan.

Kulit yang tertutup bahan polyester akan mengalami peningkatan suhu dan kelembapan.

Sehingga jika dibiarkan secara terus-menerus dapat menyebabkan tumbuhnya jamur dan bakteri yang dapat memicu masalah pada kulit seperti alergi, iritasi dan infeksi.

Proses produksi pembentukan kain polyester ini melibatkan bahan kimia dengan mengubah etilen glikol dan asam tereflatar (dari minyak bumi) menjadi mahan sintetis.

Proses ini menghasilkan zat berbahaya seperti ftalat dan formaldehida yang dapat menyebabkan iritasi kulit dan saluran pernapasan.

Penggunakan bahan polyester yang terlalu sering dapat menyebabkan tumbuhnya jamur karena bahan ini memiliki sifat tidak menyerap keringat, dengan begitu jika dipakai saat kondisi panas akan menyebabkan kulit lembab yang nantinya dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri.

Study Literatur Mikroplastik dalam Rantai Makanan Manusia (2023) yang diunggah oleh Universitas Airlangga.

Partikel mikropastik polyester telah ditemukan dalam produk makanan.

Jika mengonsumsi makanan yang terdapat partikel mikropalstik secara berkala akan menyebabkan masalah kesehatan seperti peningkatan risiko kanker.

Nah, itulah penjelasan mengenai bahan polyester yang ramai diperbincangkan karena diklaim berbahaya. (mg22/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#polyester #Pet #Katun #CVC #sintetis #fashion outfitter