Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Mengenal Lebih Dekat Bunga Amarilis Orange dan Simak Cara Perawatannya

Magang Radar Magelang • Minggu, 22 September 2024 | 05:31 WIB

 

Keindahan bunga amarilis, cocok ditanam di rumah.
Keindahan bunga amarilis, cocok ditanam di rumah.

RADARMAGELANG.ID – Bunga amarilis orange atau amaryllis orange Belanda yang memiliki nama latin hippeastrum merupakan salah satu tanaman yang memiliki warna bunga yang mencolok.

Bunga yang berwarna oren dan daun panjang meruncing berwarna hijau.

Amaryllis orange Belanda merupakan salah satu tanaman yang tumbuh tahunan yang memiliki umbi yang lumayan besar.

Bunga ini menyukai kondisi lingkungan yang lumayan lembab.

Tanaman ini memiliki batang berdaging berwarna hijau dengan permukaan mulus tanpa duri.

Mahkota bunga yang berbentuk seperti terompet, dengan jumlah helai bunga sebanyak 5-6.

Bunganya yang berukuran besar membuat tanaman ini sedikit merunduk.

Warna orange yang cerah membuat daya tarik tersendiri dari bunga ini.

Seringkali, bunga ini menjadi simbol dari energi yang positif dan optimistis, dapat diartikan juga sebagai simbol keamanan dan kepuasan.

Keunikan dari tanaman ini yaitu memiliki warna yang beragam, d iantaranya amarilis kuning, amarilis merah, amarilis putih, amarilis merah muda, amarilis ungu, dan amarilis orange.

Bunga amarilis orange banyak tumbuh di indonesia.

Indonesia memiliki tanah yang cocok untuk bung aini berkembang.

Di Indonesia sendiri bung aini dapat disebut juga bunga bakung.

Pada umumnya, tanaman ini membutuhkan suhu normal sekitar 21 hingga 24 derajat celcius dan indonesia merupakan negara tropis yang memiliki suhu udara cukup hangat.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan untuk merawat bunga amarilis orange agar berbunga indah dan lebat.

  1. Memilih media tanam yang tepat

Untuk menanam bunga ini diperlukan pemilihan media tanam yang tepat.

Bunga amarilis dapat ditanam di pot atau di taman.

Jika bunga ini ditanam di pot, maka pilihlah pot yang memiliki cukup lubang agar sirkulasi udara dan air mengalir dengan teratur.

Fungsi dari media tanam yaitu merupakan tempat bunga amarilis akan berkembang dan menjadi rumahnya.

Maka pilihlah media yang tepat agar dapat berbunga lebat.

  1. Memperhatikan unsur tanah

Unsur tanah pada media tanam bunga amarilis juga harus diperhatikan.

Semakin baik kondisi tanah yang digunakan maka sangat berpengaruh pada pertumbuhan bunga amarilis itu sendiri.

Menggunakan pupuk dapat membantu mempersubur tanah agar pertumbuhan bunga amarilis semakin baik.

  1. Sinar matahari cukup

Bunga amarilis memerlukan sinar matahari yang cukup, karena sinar matahari penting untuk pertumbuhan.

Berlebihan menerima sinar matahari dapat membuat bunga cepat kering dan layu.

Letakkan tanaman ini ke tempat yang teduh sehingga bung aini mendapatkan cahaya matahari yang cukup.

  1. Siram secukupnya

Bunga amarilis termasuk tanaman yang membutuhkan cukup air.

Namun, apabila bunga amarilis menerima air secara berlebih, bunga ini akan cepat membusuk.

Apabila mendapat terlalu sedikit air, bung aini juga bisa kekeringan dan layu.

Sehingga dibutuhkan cukup air agar bung aini tidak layu cukup dilakukan penyiraman sehari sekali pada saat pagi atau sore hari.

  1. Memisahkan tunas

Setelah menanam bunga amarilis cukup lama, bung aini akan terus berkembang dan menghasilkan tunas tunas baru.

Memisahkan tunas juga diperlukan agar tanaman tidak berdesakan dan memberikan keleluasaan perkembangan bunga.

Sehingga perkembangan  bunga amarilis dapat terkontrol dengan baik dengan cara memisahkan tunas baru atau repotting.

Itulah 5 cara untuk merawat bunga amarilis agar dapat berkembang dengan baik.

Semoga bermanfaat. (mg23/aro)      

 

 

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#bunga #media tanam #cara merawat #amarilis