Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Ikan Gabus Dianggap Masalah Bagi Ekosistem Perairan Amerika Serikat, Ini Penjelasannya

Magang • Sabtu, 7 September 2024 | 04:06 WIB
Ikan gabus merupakan predator air yang berasal dari Asia Tenggara. Di Indonesia dan Malaysia, ikan ini juga seringkali disebut ikan Channa
Ikan gabus merupakan predator air yang berasal dari Asia Tenggara. Di Indonesia dan Malaysia, ikan ini juga seringkali disebut ikan Channa

RADARMAGELANG.ID—Ikan gabus merupakan predator air yang berasal dari Asia Tenggara.

Di Indonesia dan Malaysia, ikan ini juga seringkali disebut sebagai ikan channa.

Ikan gabus sudah menjadi ikan yang lazin dikonsumsi bagi masyarakat Indonesia.

Namun siapa sangka, ternyata di belahan dunia lain tepatnya di Amerika Serikat, ikan ini dianggap hama bagi ekosistem.

Mengapa demikian?

Di Amerika Serikat, ikan ini seringkali ditemukan hidup di area air yang sudah berpolusi.

Ikan ini juga mengganggu ekosistem kehidupan hewan di sungai karena habitatnya yang invasif.

Habitat ikan gabus seringkali berdampingan dengan spesies hewan dan tumbuhan invasif lain seperti sekumpulan ikan gurame, bahkan ikan koi hingga hydrilla atau tumbuhan lukut.
Ikan gabus dianggap sebagai masalah spesies invasif di Amerika Serikat karena beberapa masalah, yakni :

  1. Pemangsa yang Rakus

 Ikan gabus adalah spesies puncak habitat aslinya dan tidak memiliki banyak predator alami yang memangsanya.

Ikan gabus akan memangsa berbagai macam ikan di habitat aslinya.
Selain itu, mereka juga memangsa udang-udangan, amfibi, dan bahkan
mamalia hingga burung kecil.

  1. Reproduksi dan Pertumbuhan Cepat

Ikan gabus dapat berkembangbiak dengan cepat, satu betina dapat bertelur hingga 15.000 telu sekaligus dalam satu waktu.

Mereka juga daoat tumbuh dengan cepat, hanya dibutuhkan wahtu 1 hingga 2 tahun untuk mencapai ukuran dewasa.

  1. Kurangnya Kontrol Alami

Ikan gabus merupakan hewan tangguh yang dapat hidup di darat dalam bebeapa hari.

Bahkan ikan ini juga dapat merayap di darat.

Hal ini yang membuat masyarakat sulit memberantas populasi ikan gabus.

  1. Gangguan Ekosistem

Dengan mengungguli dan memangsa spesies asli tempat mereka bertumbuh kembang, ikan gabus dapat mengubah keseimbangan ekosistem perairan. Hal ini dapat membahayakan populasi satwa liar asli.

  1. Dampak Ekonomi

Penyebaran ikan gabus yang tak terkendali dapat berdampak buruk pada industri penangkapan ikan komersial dan rekreasi di Amerika Serikat.

Ikan ini juga dapat berdampak buruk di sektor industri makanan air.
Secara keseluruhan, kehidupan invasif ikan gabus, tingginya tingkat reproduksi, dan kurangnya kontrol populasi alami menjadikannya ancaman serius bagi keanekaragaman hayati air asli dan kepentingan manusia di manapun diluar habitat ikan gabus aslinya.

Selama ada cukup persediaan makanan di perairan yang cukup besar, ikan gabus tidak dapat sepenuhnya mengalahkan habitat ikan asli. (mg27/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#amerika serikat #ikan channa #ikan gabus #predator