Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Turunkan Kadar Kolesterol dengan Konsumsi Tape Singkong, Buktikan!

H. Arif Riyanto • Jumat, 6 September 2024 | 21:43 WIB
Konsumsi  tape singkong dapat menurunkan trigliserida dan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat dengan cara mengurangi penyerapan kolesterol di usus.
Konsumsi tape singkong dapat menurunkan trigliserida dan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat dengan cara mengurangi penyerapan kolesterol di usus.

RADARMAGELANG.ID—Kolesterol merupakan senyawa lemak yang diproduksi oleh tubuh manusia dan juga terdapat dalam makanan tertentu.

Kolesterol memiliki peran penting dalam pembentukan sel dan hormon.

Namun, jika kadar kolesterol dalam tubuh terlalu tinggi, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Karena itu, hati-hati dengan kadar kolesterol yang tinggi.

Nah, untuk menurunkannnya, ada cara alami yang bisa kamu lakukan.

Yakni, dengan mengonsumsi tape singkong.

Apa bisa?

Begini penjelasannya.

Tape adalah makanan yang dibuat dari fermentasi singkong.

Singkong yang diolah menjadi tapai adalah singkong yang manis, biasanya berwarna putih atau kuning.

Cara membuat tape singkong juga mudah.

Selain dimakan langsung, tape singkong bisa diolah menjadi beragam makanan lain yang lezat, mulai dari bolu, bronis, kolak, puding, hingga campuran dalam es buah.

Menurut Data Komposisi Pangan Indonesia, per 100 gram tape singkong mengandung sejumlah zat gizi berikut.

Air: 57,4 gram (g).

Kalori: 169 kkal.

Protein: 1,4 g.

Lemak: 0,3 g.

Karbohidrat: 40, 2 g.

Serat: 2 g.

Kalsium: 21 g.

Fosfor: 34 miligram (mg).

Zat besi: 0,8 mg.

Vitamin C: 9 mg.

Tape singkong mengandung probiotik yang bermanfaat menurunkan kadar kolesterol berlebih dalam tubuh. 

Studi dalam jurnal Applied Biochemistry and Biotechnology menyebutkan bakteri Lactiplantibacillus plantarum pada tape dapat menurunkan trigliserida dan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat dengan cara mengurangi penyerapan kolesterol di usus.

Namun, penelitian ini baru diuji coba pada tikus, sehingga masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikkan manfaatnya pada manusia.

Berbagai manfaat tape singkong itu penting untuk dipahami.

Memang masih dibutuhkan banyak penelitian lanjutan untuk memastikan manfaatnya.

Namun, proses fermentasi selama pembuatan tape singkong berpotensi membawa manfaat untuk kesehatan tubuh.

Selain untuk menurunkan kadar kolesterol, manfaat tape singkong lainnya untuk kesehatan, antara lain:

  1. Menjaga Kesehatan Kulit

Tape singkong mengandung vitamin V yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit.

Sebagai antioksidan, vitamin C mampu mencegah kerusakan pada sel kulit akibat radikal bebas.

Selain itu, vitamin C dapat membantu meningkatkan produksi kolagen, yakni protein penting yang berperan dalam produksi sel kulit. 

Nah, kolagen dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit, sehingga kulit akan tampak lebih kencang. 

  1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Tape juga baik untuk diabetes.

Meski mengandung banyak karbohidrat, tapai termasuk jenis makanan dengan indeks glikemik yang rendah.

Makanan dengan indeks glikemik rendah tidak meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.

Studi dalam jurnal Plos One juga menyebutkan bahwa mengonsumsi probiotik dapat menurunkan kadar gula darah puasa. 

Namun, bagaimana mekanisme probiotik membantu mengontrol gula darah masih belum diketahui secara pasti.

  1. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Manfaat tape singkong selanjutnya untuk kesehatan adalah membantu menjaga daya tahan tubuh.

Khasiat ini berasal dari kandungan probiotik dalam tape.

Probiotik dapat mengaktifkan sel-sel sistem kekebalan tubuh untuk melindungi tubuh dari bakteri atau virus penyebab penyakit. 

Bahkan, tape berpotensi untuk mengurangi risiko terkena flu. Namun, masih dibutuhkan studi lebih lanjut mengenai hal ini. 

  1. Mencegah Anemia Defisiensi Vitamin B12

Tape mengandung vitamin B12 yang dapat membantu mencegah anemia.

Hal ini karena vitamin B12 berperan penting dalam proses pembentukan sel darah merah.

Apabila tubuh kekurangan vitamin B12, sel darah merah yang seharusnya berbentuk bundar dan kecil justru menjadi berbentuk lonjong dan besar.

Hal ini menyebabkan sel darah merah tidak dapat memasuki aliran darah.

Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan suplai oksigen dan zat gizi yang cukup untuk menjalankan fungsinya. 

Meningkatkan Suasana Hati

Tape singkong bermanfaat untuk meningkatkan suasana hati. 

Studi dalam jurnal Gut Pathogens menunjukkan bahwa probiotik Lactiplantibacillus plantarum dapat membantu meningkatkan serotonin, norepinefrin, dan dopamin di dalam usus dan jaringan otak. 

Ketiganya membawa pesan kimia dalam sistem otak dan saraf (neurotransmiter).

Kadar serotonin, norepinefrin, dan dopamin yang normal bisa membuat emosi lebih stabil, perasaan lebih tenang, dan suasana hati lebih gembira.

  1. Meningkatkan Fungsi Kognitif

Kandungan probiotik pada tape singkong juga diketahui dapat berpotensi meningkatkan fungsi kognitif.

Menurut studi dalam jurnal Frontiers in Pharmacology, probiotik dapat meningkatkan sinyal antar sel-sel otak yang dapat mendukung fungsi kognitif.

Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikkan potensi manfaat tape ini untuk meningkatkan fungsi kognitif.

  1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Sebagai salah satu makanan hasil fermentasi, tape singkong mengandung probiotik yang dapat bermanfaat untuk kesehatan sistem pencernaan. 

Probiotik atau bakteri baik berperan penting untuk mencerna makanan dan menyerap gizi pada makanan. 

Selain itu, mengutip Harvard Health, probiotik dapat berpotensi menurunkan gejala sindrom iritasi usus besar (IBS) seperti sakit perut atau perut kembung.

Tak hanya itu, kandungan serat pada tape dapat membantu melembutkan dan memadatkan feses, sehingga buang air besar menjadi lancar.

  1. Sumber Energi

Setiap 100 gram tape singkong mengandung sekitar 40 gram karbohidrat.

Hal ini membuat tape bisa menjadi sumber energi yang baik bagi tubuh untuk menjalankan aktivitas. 

Saat masuk ke tubuh, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa. Kemudian, glukosa akan diubah menjadi energi, sisanya akan diproses menjadi glikogen. 

Glikogen ini akan disimpan dalam otot untuk kemudian digunakan sebagai cadangan energi saat beraktivitas. 

  1. Mengurangi Peradangan

Tape singkong juga dapat bermanfaat untuk mengurangi peradangan di tubuh, termasuk untuk mengatasi radang sendi.

Lagi-lagi, potensi manfaat ini berasal dari kandungan probiotik di dalam tape, yaitu Lactobacillus plantarum yang memiliki sifat antiradang.

Penelitian terbitan jurnal Nutrients menunjukkan Lactobacillus plantarum diketahui dapat menghambat produksi TNF-α, yakni sitokin yang menyebabkan peradangan pada tubuh.

Makanan fermentasi seperti tape singkong memang bermanfaat untuk tubuh. Namun, kebanyakan makan makanan fermentasi bisa menyebabkan perut kembung.

Oleh sebab itu, makanlah tape singkong dengan porsi yang wajar, paling tidak 50 gram saja per hari.

 

Editor : H. Arif Riyanto
#obat herbal #Mengurangi Peradangan #fungsi kognitif #kesehatan alami #tape singkong #sumber energi #mencegah anemia #Menjaga Daya Tahan Tubuh #Menjaga kesehatan pencernaan #Mengontrol Kadar Gula Darah #Menurunkan kadar kolesterol #kolesterol #menjaga kesehatan kulit