RADARMAGELANG.ID, Magelang - Sayuran mempunyai kandungan serat tinggi dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh.
Namun, di balik itu terdapat beberapa sayuran menyebabkan asam lambung naik.
Refluks asam terjadi ketika isi perut naik ke kerongkongan. Ini terjadi ketika sfingter esofagus bagian bawah rileks dan memungkinkan asam lambung masuk ke kerongkongan.
Hal ini mengakibatkan penderita asam lambung merasa mual, nyeri di bagian dada, tenggorokan panas, dan sesak napas.
Asam lambung naik dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Seperti, pola makan, stres, kelelahan, serta berat badan berlebih. Ada beberapa makanan yang harus dihindari karena bisa mengakibatkan naiknya asam lambung.
Simak di bawah ini deretan sayuran yang sebaiknya dihindari bagi penderita asam lambung, seperti sakit maag dan juga gerd.
- Kubis
Kubis sering kali dijadikan sebagai sayuran pendamping nasi. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata kubis menjadi salah satu sayuran pemicu asam lambung?
Ya, hal ini dikarenakan kubis memiliki kandungan fruktosa tinggi gula yang dapat memicu lambung menghasilkan lebih banyak gas.
Selain itu, kandungan serat dalam kubis cukup tinggi sehingga sulit dicerna oleh tubuh. Bagi penderita asam lambung, akan lebih baik jika mengonsumsi kubis dengan memasaknya terlebih dulu.
- Sawi
Sawi merupakan sayuran yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia sebagai masakan sehari-hari.
Selain mudah ditemukan, sawi bisa diolah menjadi berbagai menu makanan. Namun, rupanya sawi termasuk salah satu sayuran pemicu asam lambung lho.
Sama halnya dengan sayuran lain, sawi berpotensi menghasilkan gas yang berlebih dalam lambung dan dapat menyebabkan mual bagi pengidap asam lambung.
- Tomat
Tomat merupakan sayuran yang sering digunakan sebagai campuran dalam masakan.
Sayuran ini mempunyai rasa asam sehingga jika dikonsumsi berlebih bagi penderita asam lambung tidak baik.
Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui seberapa besar tingkat toleransi Anda terhadap tomat, untuk mencegah penyakit asam lambung kambuh.
- Kembang Kol
Kol atau kembang kol mempunyai kandungan gula kompleks yang disebut rafinosa yang sulit dicerna oleh pencernaan. Untuk bisa mencerna gula kompleks ini, diperlukan enzim tertentu, yaitu α-galactosidase.
Sayangnya, tubuh kita tidak memiliki enzim ini di usus kecil sehingga saat kol turun ke usus besar, bakteri akan berusaha mencernanya. Pada proses itulah pembentukan gas terjadi.
- Seledri
Seledri juga merupakan sayuran yang dapat memproduksi gas di dalam perut.
Umumnya, seseorang yang mengalami asam lambung naik, kerap merasakan nyeri dan mual karena adanya produksi gas berlebih dalam lambung.
Oleh sebab itu, seledri merupakan salah satu sayuran yang dilarang untuk asam lambung.
- Daun bawang
Sayuran yang dilarang untuk asam lambung selanjutnya adalah daun bawang.
Daun bawang mengandung fruktan tinggi, sejenis serat yang terbuat dari molekul fruktosa.
Tubuh manusia kekurangan enzim untuk memecah fruktan, jadi tubuh tidak dapat mencernanya "sepenuhnya".
Pencernaan yang tidak tepat dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti gas, kembung, sendawa, dan naiknya asam lambung.
- Lobak
Sayuran umbi-umbian ini memiliki banyak nutrisi bagi kesehatan. Sayangnya, lobak juga kaya serat larut, yang tidak terurai hingga mencapai usus kecil dan juga bisa menyebabkan gas dan memicu terjadinya asam lambung.
- Brokoli
Brokoli adalah salah satu sayuran yang disukai banyak orang karena kaya akan nutrisi penting bagi tubuh.
Namun, bagi yang menderita asam lambung, sebaiknya mengonsumsi tidak berlebihan.
Hal ini disebabkan oleh kandungan gula rafinosa yang terdapat dalam brokoli dapat menyebabkan perut kembung. Hindari memasak brokoli menggunakan makanan tinggi lemak seperti keju atau susu.
Itulah beberapa daftar lengkap sayuran yang harus dihindari bagi penderita asam lambung.
Memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi dapat membantu Anda untuk menghindari gejala asam lambung.
Pola makan tepat, istirahat cukup, hindari stres dan dan berolahraga akan membuat tubuh sehat. (far/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo