RADARMAGELANG.ID– Seiring berkembangnya teknologi, permintaan terhadap laptop dengan performa tinggi terus meningkat.
Namun, tahukah kamu jika laptop ini tidak bisa jauh dari baterai?
Ternyata tanpa baterai pun laptop masih bisa digunakan dengan mencolokkan langsung ke listrik dengan kabel charger.
Namun untuk dibawa ke mana-mana, penggunaan baterai lebih praktis.
Karena itu, baterai perlu dilakukan perawatan.
Di sini akan dibahas cara merawat baterai laptop agar tetap awet.
Buat kamu yang mobilitasnya tinggi, penggunaan laptop sangat bergantung dengan kondisi baterai.
Seiring berjalannya waktu, daya tahan baterai akan semakin lemah, dan daya akan cepat habis.
Terlebih jika menggunakan lapatop tanpa teratur.
Sehingga kekuatan baterai akan semakin melemah yang akan berujung pada kerusakan
Daya tahan baterai di setiap laptop memang tidak sama.
Sesuai dengan spesifikasi laptop yang kamu miliki.
Ada laptop yang hanya dapat bertahan sekitar 2 jam hingga 5 jam.
Meski pada saat ini teknologi baterai laptop sudah semakin berkembang, dengan adanya jenis baterai yang bernama Lithum.
Teknologi lithum ini mampu mengidentifikasi kapan baterai laptop terisi penuh.
Setelah baterai terisi penuh, maka secara otomatis baterai tidak akan menyerap daya listrik.
Sederhananya, setelah baterai terisi 100%, maka baterai tidak akan men-charger lagi.
Sehingga meski kamu tinggal charger semalaman, baterai tidak akan mengalami kelebihan daya yang biasanya melembung.
Dengan fitur baterai Lithum, bisa melakukan charging kapanpun sesuka hati tanpa harus menunggu baterainya habis, dan tak perlu takut juga jika terlalu lama melakukan charging.
Karena baterai jenis lithum ini memiliki kecerdasan untuk berhenti menampung daya listrik saat sudah penuh.
Sehingga saat baterai sudah terisi 100%, maka aliran listrik tidak akan tersimpan dan mencegah baterai untuk menampung lagi.
Namun untuk yang memiliki laptop dengan baterai bukan Lithum, tentunya butuh perawatan agar lebih awet dan tahan lama.
Cara Merawat Baterai Laptop Supaya Awet dan Bertahan Lama
- Jangan Sampai Baterai Laptop Terkuras Habis Hingga 0%
Mengisi baterai hingga melebihi batasan daya tampung atau terlalu penuh tentunya tidak baik.
Begitupun, membiarkan baterai laptop kamu benar-benar kosong bahkan hingga 0% ini juga tak lebih baik.
Jika hal itu sering terjadi, maka secara perlahan dapat mempengaruhi ketahanan baterai.
Biasanya hal ini akan membuat baterai laptop kamu error.
Sepengalaman penulis baterai tidak akan terdeteksi di laptop kamu dengan pesan error no battery is detected.
- Hindarikan Laptop Pada Kondisi Tempat Panas
Simpan laptop kamu pada tempat yang bersuhu dingin, meski laptop dalam keadaan shutdown.
Suhu yang panas, dapat mempengaruhi kinerja baterai laptop bahkan dapat menjadi salah satu indikasi kerusakan baterai jika kamu selalu menyimpan laptop pada suhu atau tempat yang panas.
- Aturlah Kecerahan Pencahayaan Laptop
Semakin terang brightness laptop kamu, maka akan semakin besar juga mengonsumsi daya baterai kamu.
Sehingga daya baterai yang terkuras akan semakin boros atau tak tahan lama.
Maka dari itu , sebaiknya kamu atur brightness dan kecerahan layar monitor
- Jangan Dibiasakan Melepas Laptop
Jika kamu sering melepas baterai laptop, lalu kamu sambungkan secara langsung dengan daya Listrik, hal ini juga berisiko baterai dapat mengalami kerusakan.
Selain merusak baterai, cara ini juga dapat merusak hardware laptop kamu yang lainnya, seperti motherboard.
Oleh karena itu, mulai sekarang hindari mencopot baterai dan menghubungkan langsung ke listrik menggunakan charger. (dka/aro)
Editor : H. Arif Riyanto