RADARMAGELANG.ID—Buah maja adalah buah manis beraroma yang tumbuh di pohon maja.
Buah dengan nama latin Aegle marmelos ini asli India dan Asia Tenggara.
Buah maja biasanya dimakan secara langsung, kering, atau dalam bentuk jus.
Buahnya menyediakan vitamin seperti vitamin A dan vitamin C yang bertindak sebagai antioksidan
Ekstrak buah, daun, dan biji maja dapat memberikan manfaat kesehatan tertentu.
Namun, produk buah maja mungkin berbahaya pada dosis yang lebih tinggi, terutama untuk orang tertentu.
Tidak ada cukup informasi yang dapat dipercaya untuk mengetahui apakah maja aman digunakan sebagai obat.
Namun pastinya, mengonsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan sakit perut dan sembelit.
Penelitian menunjukkan bahwa buah maja kaya akan serat dan rendah kalori.
Berikut ini adalah rincian kandungan nutrisi yang terkandung dalam 100 gram buah maja: 88 kalori, 32 gram karbohidrat, 3 gram serat, 2 gram protein, 0,3 gram lemak, dan 1 miligram riboflavin.
Buah maja adalah sumber riboflavin yang sangat baik.
Selain itu, buah ini juga mengandung vitamin A dan vitamin C yang bermanfaat bagi tubuh.
Buah maja pun mengandung tanin, flavonoid, dan kumarin yang bersifat antioksidan, sehingga bisa melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Adapun manfaat buah maja untuk kesehatan, antara lain:
- Mengatasi Sembelit
Studi lain menunjukkan bahwa buah maja kaya akan serat.
Kandungan serat ini dapat mengurangi keluhan sembelit atau susah buang air besar, karena bisa melembutkan feses sehingga lebih mudah dikeluarkan.
- Mencegah Asam Lambung Naik
Ekstrak biji buah maja dapat melindungi lambung dengan cara mengurangi jumlah asam lambung.
Tidak hanya bijinya, ekstrak buah maja juga efektif untuk meredakan tukak lambung berkat kandungan berbagai senyawa antioksidan di dalamnya.
- Memelihara Fungsi Hati
Buah maja juga memiliki manfaat untuk memelihara hati, karena kandungan antioksidan yang dimilikinya mampu meningkatkan fungsi hati.
Selain itu, buah maja juga mampu melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh cisplatin, yaitu jenis obat kemoterapi yang digunakan untuk menangani kanker.
- Mengatasi Diare
Buah maja mengandung senyawa kumarin yang bisa menghambat pertumbuhan salah satu bakteri penyebab diare, yaitu Shigella dysenteriae.
Selain itu, senyawa tanin yang terkandung dalam buah maja juga mampu mengurangi peradangan di saluran pencernaan akibat diare.
- Mengatasi Infeksi Kulit
Manfaat buah maja lainnya adalah mampu mengatasi infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri atau jamur.
Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa minyak dari ekstrak daun buah maja dapat menghambat pertumbuhan jamur penyebab infeksi kulit, yaitu Candida.
Senyawa bersifat antibakteri dalam buah maja juga mampu mengatasi infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus.
- Baik untuk Pencernaan
Maja adalah buah terbaik untuk semua masalah pencernaan yang memiliki sifat anti-bakteri, anti-jamur.
Jusnya dapat mengontrol tukak lambung yang disebabkan karena ketidakseimbangan mukosa dan tingkat stres oksidatif di saluran lambung.
Serta, memiliki sifat pencahar yang mencegah sembelit.
- Bertindak sebagai Pembersih Darah
Maja merupakan pembersih darah karena kaya akan mineral yang membantu membuang semua racun dari tubuh.
Maja adalah agen detoksifikasi alami dan dengan demikian, mencegah disfungsi ginjal dan hati.
- Dapat Mengurangi Risiko Kanker
Ekstrak dari buah maja mengandung antioksidan dengan kemampuan mengais radikal bebas.
Radikal bebas tersebut mungkin bermanfaat untuk mengurangi risiko kanker.
Studi menunjukkan bahwa konsumsi jus ini secara teratur mencegah atau menyembuhkan kanker payudara.
- Membantu Mengendalikan Diabetes
Kulit dan cabang maja kaya dengan senyawa-permen karet Feronia yang mengurangi kadar glukosa darah yang meningkat.
Maja merangsang pankreas dan membantu mereka memproduksi insulin yang mengontrol kadar gula dalam darah.
- Mengurangi Kolesterol
Jus maja membantu dalam pengendalian kolesterol dan juga mengurangi kadar kolesterol darah.
Ini adalah buah pelindung jantung yang kaya akan antioksidan yang mengurangi risiko penyakit jantung.
- Membantu Penyembuhan dalam Penyakit Kudis
Maja kaya akan vitamin C dan antioksidan yang membantu mengendalikan gejala penyakit kudis.
Penyakit kudis dapat menyebabkan kekurangan vitamin C dalam tubuh yang mengakibatkan sakit lengan dan kaki serta kelemahan.
Jus maja adalah sumber vitamin yang baik dan menyembuhkan penyakit ini.
- Merangsang Produksi ASI pada Ibu Menyusui
Konsumsi maja setiap hari dapat merangsang produksi prolaktin dan kortikosteroid, yang menginduksi tindakan galactagogue dan dengan demikian membantu dalam meningkatkan laktasi dan kualitas ASI.
Untuk hasil yang baik, minum jus maja dengan bubuk jahe kering dan gula merah oleh ibu bayi.
- Penambah Kekebalan Tubuh
Jus maja kaya akan vitamin C dan antioksidan yang meningkatkan kekebalan.
Minum jus maja selama musim hujan akan membantu mencegah infeksi akibat bakteri dan virus.
Inilah 13 manfaat yang tersimpan di balik rasa manis buah maja.
Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitas dan keamanan buah maja sebagai pengobatan penyakit tertentu.
Sejauh ini, belum ada ketentuan pasti terkait batas aman konsumsi buah maja, apalagi jika Anda ingin memanfaatkannya sebagai obat.
Selain itu, Anda juga perlu berhati-hati karena mengonsumsi buah maja secara belebihan dapat menyebabkan sakit perut.
Karena itu, jika Anda ingin mengonsumsi buah maja atau olahannya untuk mengatasi penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto