RADARMAGELANG.ID—Pisang batu atau pisang klutuk memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan.
Pisang klutuk memiliki beragam kandungan gizi, seperti kandungan protein, lemak, kalsium, karbohidrat, zat besi, vitamin B, fosfor, dan vitamin C.
Meski jarang dikonsumsi sebagai buah, ternyata kandungan gizi pisang yang memiliki nama latin Musa brachycarpa atau musa balbisiana ini sangat banyak.
Menurut para ahli kesehatan, pisang batu memiliki 4 nutrisi utama, yaitu:
Protein: berfungsi untuk meregenerasi sel mati dan digantikan dengan sel baru.
Lemak: berfungsi dalam melindungi tubuh dari hempasa.
Kabohidrat: berfungsi sebagai penambah energi dalam beraktifitas sehari-hari.
Vitamin: berfungsi dalam menjaga kesehatan tubuh dan nutrisi pelengkap tubuh.
Sehingga memiliki beragam manfaat pula untuk kesehatan.
Salah satu manfaatnya yakni untuk mengatasi ambeien atau wasir.
Di masyarakat umumnya memanfaatkan pisang klutuk selain untuk campuran rujak, digunakan sebagai obat tradisional.
Adapun pemanfaatannya selain untuk obat mengatasi ambeien, yakni sebagai obat antisariawan.
Pisang itu juga dapat digunakan sebagai obat antirambut rontok dan antidiare.
Juga bermanfaat sebagai pelumas usus, penawar racun, penurun panas, antiradang, peluruh kecing (diuretik), dan laksatif ringan.
Selain buah pisangnya, pisang klutuk juga dimanfaatkan baik batangnya maupun akarnya.
Sementara akarnya berkhasiat sebagai penawar racun, peredam panas, pendingin darah, antiradang, dan peluruh kencing.
Sedangkan daunnya bisanya dimanfaatkan untuk pembungkus makanan ataupun penghias sajian makan.
Batang terutama umbi batangnya atau biasa disebut dengan bonggol pisang digunakan sebagai sumber karbohidrat.
Bahkan bonggol pisang ini juga dimanfaatkan untuk abu gosok, yakni dengan cara membakar bonggol menjadi abu.
Selain sebagai abu gosok, abu ini juga menghasilkan soda, sehingga digunakan sebagai bahan pembuatan sabun maupun pupuk.
Sementara batang pisangnya digunakan sebagai bahan pupuk kompos, bahkan di fragmentasi menjadi makanan ternak.
Sebagaimana telah dijelaskan di atas, tanaman pisang klutuk dijadikan obat tradisional untuk mengatasi berbagai macam penyakit.
Adapun manfaat untuk kesehatan yakni:
- Menangkal Diare
Kandungan tanin pisang klutuk bermanfaat untuk menangkal diare dan menetralkan asam.
Tanin bersifat astrigen sehingga dapat mengerutkan dinding usus dan membuat usus tidak sampai memproduksi banyak lendir yang menyebabkan diare.
- Mencegah Virus
Zat tanin selain untuk menangkal diare, berfungsi untuk mengurangi perkembangan bakteri dan kuman.
Selain itu manfaatnya untuk mencegah virus, tanin yang meluruhkan rasa panas dan pedas itulah yang juga menjadi salah satu alasan mengapa peracik bumbu rujak sering menggunakan pisang kluthuk selain karena rasanya yang sedap.
- Obat Sariawan
Pisang klutuk buahnya memiliki kandungan vitamin C, sehingga tanaman buah ini memiliki menafaat untuk obat antisariawan.
- Obat Antimalaria
Sangat luar biasa kandungan zat tanin dalam pisang klutuk yang bermanfaat untuk mengobati beragam penyakit.
Ternyata juga bermanfaat sebagai obat antimalaria.
- Obat Kutil
Selain buahnya yang dimanfaatkan untuk obat, ternyata kulit buah pisang klutuk bermanfaat sebagai obat anti kutil.
Pisang kluthuk adalah salah satu tumbuhan dengan semua bagian dapat digunakan sebagai obat, dari buah hingga akar.
- Hindari Rambut Rontok
Jika buah dan akarnya bermanfaat, begitu juga bongol pisang klutuk juga bermanfaat untuk kesehatan.
Adapun manfaatnya yakni untuk menghindari rambut rontok.
Sedangkan caranya yakni dengan mencacah atau memarut bongol pisang segar.
Lalu hasil parutan disaring dengan kain dan didinginkan dalam embun pagi, selanjutnya dipakai sebagai pembilas rambut pada sore hari. (*)
Editor : H. Arif Riyanto