RADARMAGELANG.ID—Manfaat air rebusan kulit manggis untuk kesehatan sangat beragam.
Karena dalam kulit buah ini terdapat kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan, seperti vitamin C, magnesium, dan serat.
Selain itu, kulit manggis juga memuat antioksidan, seperti xanthone yang memiliki efek antibakteri, antiradang, dan antijamur.
Air rebusan kulit manggis umum digunakan untuk mengobati diare, infeksi saluran kemih (ISK), gonore, sariawan, TBC, gangguan menstruasi, kanker, osteoartritis, dan infeksi usus yang disebut disentri.
Selain itu, biasanya kulit manggis juga digunakan untuk merangsang sistem kekebalan tubuh.
Beberapa orang menggunakan kulit manggis untuk mengobati eksim dan kondisi kulit lainnya.
Berikut adalah beberapa manfaat air rebusan kulit buah manggis yang dirangkum dari berbagai sumber:
- Kaya Antioksidan
Salah satu kandungan paling penting dari kulit manggis adalah profil antioksidannya.
Antioksidan adalah senyawa yang dapat menetralisir efek merusak dari molekul yang berpotensi berbahaya yang disebut radikal bebas dan berkaitan dengan berbagai penyakit kronis.
Kulit manggis mengandung beberapa nutrisi dengan kapasitas antioksidan, seperti vitamin C dan folat.
Selain itu, ia menyediakan xanthones, jenis senyawa tanaman unik yang dikenal memiliki sifat antioksidan kuat.
Aktivitas antioksidan xanthone telah menghasilkan efek antiinflamasi, antikanker, anti-penuaan, dan antidiabetik.
Dengan begitu, xanthones pada manggis memberikan banyak manfaat kesehatan yang potensial.
- Memperkuat Daya Tahan Tubuh
Sebuah studi menyebutkan bahwa mengonsumsi suplemen yang mengandung ekstrak kulit manggis dapat menurunkan gejala peradangan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Manfaat ini berasal dari kandungan antioksidan dan vitamin C yang terkandung di dalamnya.
- Mengencangkan Kulit
Anda bisa menggunakan skincare dengan kandungan ekstrak kulit manggis untuk memiliki kulit yang kencang dan awet muda. Pasalnya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis bisa membantu meningkatkan elastisitas kulit dengan baik.
Manfaat kulit manggis untuk kulit ini mungkin dapat diperoleh berkat kandungan antiradang dan antioksidan di dalamnya, yang dapat melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.
- Memiliki Fungsi Antiinflamasi
Xanthone yang ditemukan pada manggis berperan dalam mengurangi peradangan.
Xanthones juga memiliki efek antiinflamasi dan dapat mengurangi risiko penyakit radang, seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes. Kulit manggis juga kaya serat, yang menawarkan berbagai manfaat.
- Membantu Menurunkan Berat Badan
Salah satu klaim ketenaran kulit manggis adalah potensinya untuk membantu penurunan berat badan.
Hal ini adalah efek anti-inflamasi yang berperan dalam meningkatkan metabolisme lemak dan mencegah penambahan berat badan.
- Mengurangi Masalah Menstruasi
Kulit dan akar manggis secara tradisional dianggap mampu membantu mengatur siklus menstruasi pada wanita.
Manfaat manggis juga meringankan gejala tidak nyaman yang sering terjadi sebelum menstruasi.
- Baik untuk Kesehatan Jantung
Manggis sangat membantu dalam mengurangi risiko stroke.
Kemungkinan juga manggis memiliki efek kardioprotektif pada sistem pertahanan jaringan antioksidan dan peroksidasi lipid selama stroke.
- Menurunkan Gula Darah
Manggis memiliki manfaat untuk mencegah dan menjaga diabetes tetap terkendali karena dapat membantu menjaga kadar gula darah normal.
Hal ini telah terbukti bertindak sebagai inhibitor alpha-amylase, yang berarti menghambat enzim yang menyebabkan pati terurai menjadi glukosa.
Kemampuan penurun gula darah pada manggis berasal dari asam tanatinya dan bahkan lebih dari itu dari kompleks proanthocyanidin (OPCs) oligomernya. OPC adalah metabolit tumbuhan alami yang banyak tersedia dalam buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, bunga, dan kulit kayu.
Selain baik untuk gula darah, OPC terutama dikenal karena aktivitas antioksidannya, juga berkontribusi sebagai antibakteri, antivirus, antikarsinogenik, antiinflamasi, anti alergi, dan vasodilatasi.
- Mengurangi Peradangan
Kandungan xanthone dan vitamin C pada kulit manggis dipercaya dapat mengatasi peradangan yang disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti radang sendi atau penyakit autoimun.
Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas kulit manggis dalam mengurangi peradangan pada tubuh.
- Menurunkan Kadar Kolesterol
Beberapa penelitan di hewan coba menunjukkan adanya efek ekstrak kulit manggis dalam menurunkan kolesterol.
Hal ini diketahui berkaitan dengan kandungan antioksidan dan xanthone di dalam ekstrak kulit manggis yang punya efek sebagai antiperadangan.
Selain itu, ekstrak kulit manggis juga mengandung serat yang baik untuk membantu mengendalikan kadar lemak darah.
Penurunan kadar kolesterol berkaitan dengan penurunan risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke di kemudian hari.
- Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker
Kandungan xanthone pada kulit manggis dipercaya dapat menghambat perkembangan dan penyebaran sel kanker, misalnya kanker payudara dan kanker paru-paru.
Selain itu, sebuah studi juga menyebutkan bahwa efek antikanker pada kulit manggis dapat menghambat perkembangan kanker usus besar.
Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk memastikan efektivitas kulit manggis dalam mengatasi kanker.
Cara Membuat Air Rebusan Kulit Manggis
Bahan-bahan
- 1 genggam kulit manggis kering
- 1 kantong teh celup
- 1 batang serai
- 1,5 liter air
- 2 sendok makan gula pasir
- Jahe secukupnya
Cara Mengolah
- Cuci kulit manggis, jahe yang sudah dikupas kulitnya, dan serai hingga bersih.
- Rebus semua bahan-bahan tersebut dan tambahkan 1 kantong teh celup.
- Tunggu sampai mendidih dan air berkurang.
- Saring dan tuang ke dalam gelas.
- Tambahkan sedikit gula dan sajikan.
Selain bisa dijadikan teh herbal, ekstrak kulit manggis juga kerap ditemukan dalam suplemen dan produk perawatan kulit, seperti masker.
Bila Anda ingin merasakan manfaat kulit manggis melalui suplemen, konsumsilah sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan supaya keamanannya tetap terjaga.
Begitu juga untuk produk perawatan kulit yang mengandung ekstrak kulit manggis.
Ada baiknya untuk melakukan tes alergi terlebih dahulu ke siku bagian dalam untuk melihat reaksi yang muncul.
Bila kulit tampak memerah, ruam, gatal, atau membengkak, jangan lanjutkan penggunaannya.
Manfaat kulit manggis untuk kesehatan memang beragam.
Namun, jangan jadikan kulit manggis sebagai pengobatan untuk suatu penyakit karena penelitian lebih lanjut terkait efektivitas dan keamanannya masih diperlukan. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto