RADARMAGELANG.ID— Asma adalah kondisi menyempitnya saluran udara di paru-paru sehingga menyebabkan kesulitan bernapas.
Hingga kini, belum ada obat yang dapat menyembuhkan asma secara permanen.
Akan tetapi pengobatan yang tepat dapat membantu mengendalikan gejalanya, sehingga pengidap asma dapat hidup normal dan aktif.
Selain mengonsumsi obat medis, ada pula berbagai obat asma herbal yang bisa digunakan untuk mencegah sesak napas, batuk-batuk, dan mengi yang terjadi saat serangan asma terjadi.
Selain mudah ditemukan, obat asma alami ini juga bisa menjadi terapi komplementer untuk memaksimalkan efektivitas obat asma yang dikonsumsi.
Obat asma alami mampu meredakan asma dengan berbagai cara, mulai dari mengurangi peradangan di saluran pernapasan, melebarkan saluran napas, hingga menjaga keseimbangan bakteri di lambung.
Berikut ini 10 obat asma herbal yang bisa ada coba:
- Habbatussauda atau Jintan Hitam
Habbatussauda terkenal sebagai rempah-rempah yang mengobati berbagai jenis penyakit.
Salah satunya yaitu mengurangi gejala asma.
Menurut sebuah studi, habbatussauda dapat membantu meringankan gejala asma, mengurangi peradangan, dan memperbaiki fungsi saluran napas.
Akan tetapi, penelitian ini juga masih harus dipelajari lebih lanjut.
- Kopi
Manfaat kopi sebagai obat asma alami diperoleh dari kandungan kafein di dalamnya.
Oleh karena itu, pilihlah jenis kopi yang mengandung kafein, seperti kopi hitam atau kopi putih. Kafein dapat melebarkan saluran pernapasan, sehingga udara dapat mengalir lebih lancar.
Efek kopi sebagai obat asma alami ini menyerupai teofilin dan bisa bertahan hingga 4 jam.
Anda bisa mengonsumsi ½– 2 cangkir kopi setiap hari untuk mencegah asma kambuh.
- Suplemen Probiotik
Sebuah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara bakteri di saluran pencernaan dan asma.
Saat terjadi ketidakseimbangan bakteri di saluran pencernaan, gejala asma menjadi makin parah.
Nah, mengonsumsi suplemen probiotik sebagai obat asma alami mampu mengembalikan keseimbangan bakteri di saluran pencernaan, sehingga keluhan asma membaik.
Selain mengonsumsi suplemen, Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik, seperti tempe, yogurt, kimchi, atau kombucha, sebagai obat alami asma.
- Minyak Ikan
Minyak ikan yang kaya akan omega-3 selama ini identik dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Padahal asam lemak esensial ini juga mampu mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi paru-paru pada penderita asma berat.
Tak hanya itu, omega-3 juga dapat mengurangi reaksi berlebih dari jalan napas yang menyebabkan kambuhnya asma.
Untuk memanfaatkan minyak ikan sebagai obat asma alami, Anda bisa mengonsumsi suplemen yang banyak dijual di apotek.
Namun, pastikan Anda memilih suplemen yang sudah mendapat ijin edar dari BPOM dan mengonsumsinya sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan.
- Minyak Kayu Putih
Senyawa utama pada minyak kayu putih terbukti mampu mengurangi peradangan saluran pernapasan, sehingga ampuh sebagai obat asma alami.
Anda bisa menggunakan obat asma alami yang satu ini dengan mencampurkan 2–3 tetes minyak kayu putih ke dalam ember berisi air hangat.
Tundukkan kepala Anda ke atas ember tersebut kemudian letakkan handuk di atas kepala hingga menutupi kepala dan ember.
Lalu, hirup uap minyak kayu putih selama 5–10 menit.
Selain itu, Anda juga bisa mencampurkan 2–3 tetes minyak kayu putih dengan carrier oil, lalu oleskan ke dada dan hirup aromanya selama 15–20 menit.
- Bawang Putih
Bawang putih mengandung senyawa allicin yang bersifat antiradang.
Berkat kandungan inilah bawang putih kerap dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit peradangan, salah satunya adalah asma.
Cara mengolah obat asma alami dari bawang putih tidaklah sulit.
Anda cukup merebus beberapa siung bawang putih hingga mendidih, lalu minumlah air rebusannya ketika sudah dingin.
Selain itu, Anda juga bisa menambahkan lebih banyak bawang putih ke dalam masakan untuk mendapatkan manfaatnya dalam meredakan asma.
- Jahe
Manfaat jahe sebagai obat asma alami juga didukung oleh sifat antiradang di dalamnya.
Sifat antiradang pada jahe didapatkan dari senyawa gingerol, shogaol, dan paradol.
Tidak hanya mengurangi peradangan di saluran napas, jahe juga diketahui bermanfaat untuk melemaskan otot trakea.
Dengan begitu, saluran pernapasan akan melebar dan aliran udara menjadi lebih lancar.
Untuk mendapatkan manfaat jahe sebagai obat asma alami, Anda bisa membuat wedang jahe dengan merebus 1 ruas jahe yang telah dimemarkan hingga mendidih, lalu meminumnya saat sudah dingin.
- Madu
Selain bermanfaat sebagai obat flu alami, madu juga berkhasiat sebagai obat asma alami. Manfaat ini diperoleh dari sifat antiradang dalam madu yang dapat meningkatkan fungsi pernapasan, terutama paru-paru, serta meredakan gejala dan frekuensi kekambuhan asma.
Konsumsilah 2 sendok makan madu setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya sebagai obat alami asma.
Anda juga mencampurkan madu ke dalam obat asma alami lainnya yang telah disebutkan sebelumnya.
Meski demikian, beberapa obat asma alami masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Jadi, jangan menghentikan konsumsi obat medis yang diresepkan oleh dokter dan menggantikannya dengan bahan-bahan alami di atas.
- Kunyit
Kunyit adalah bumbu dapur yang berwarna kuning cerah.
Warna dari kunyit berasal dari kurkumin. Kurkumin merupakan zat pewarna alami yang bisa mengurangi peradangan, termasuk peradangan paru-paru yang menyebabkan asma.
Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi 500 mg suplemen kurkumin setiap hari membantu membuka saluran pernapasan, dan secara signifikan meningkatkan kekuatan ekspirasi.
Selain itu, penggunaan suplemen kurkumin juga aman kamu kombinasikan dengan pengobatan medis.
Namun, penelitian ini masih harus dikaji lebih lanjut untuk mengetahui manfaat dan bahayanya.
- Bawang Putih dan Ginseng
Ginseng memiliki banyak manfaat kesehatan termasuk memperbaiki kondisi pernapasan.
Sementara itu, bawang putih memiliki manfaat kesehatan, seperti menurunkan kolesterol dan tekanan darah.
Pada penelitian terhadap hewan tikus, bawang putih dan ginseng diketahui dapat meredakan gejala asma dan mengurangi pembengkakan pada sistem pernapasan tikus.
Meskipun begitu, studi lebih lanjut pada manusia diperlukan untuk mengkonfirmasi efektivitasnya.
Itulah fakta mengenai tanaman herbal dalam mengobati gejala asma.
Supaya lebih aman, sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu ke dokter jika ingin mengonsumsi obat herbal. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto