RADARMAGELANG.ID—Kuaci tentu tak asing bagi Anda?
Kuaci atau biji bunga matahari dipanen dari kepala bunga matahari.
Bijinya terbungkus cangkang berwarna hitam atau putih dan memiliki tekstur yang lembut.
Anda bisa memakannya secara mentah, dipanggang, atau dicampur ke dalam hidangan lain.
Camilan kuaci ini terkandung berbagai zat penting seperti asam amino, protein, mineral, dan lainnya.
Oleh karena itu, makan kuaci punya banyak khasiat atau manfaat bagi kesehatan tubuh.
Salah satunya adalah untuk pertumbuhan fisik dan otak anak.
Selain itu, makan kuaci juga bisa mencegah penyakit kanker.
Manfaat kuaci hadir karena nilai gizinya yang tinggi, selain itu rasanya juga khas dan enak.
Makanan sehat ini mengandung banyak lemak tak jenuh tunggal dan ganda, yang merupakan sumber lemak antiinflamasi dan baik untuk jantung yang sehat.
Selain itu, biji yang berasal dari bunga matahari atau Helianthus annuus ini juga merupakan sumber serat dan protein yang baik.
Kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang terdapat di dalam 100 gram (g) biji bunga matahari meliputi:
- Air: 1,2 g
- Energi: 582 kalori (Kal)
- Protein: 19,33 g
- Lemak: 49,8 g
- Karbohidrat: 24,07 g
- Serat: 11,1 g
- Kalsium: 70 miligram (mg)
- Zat besi: 3,8 mg
- Magnesium: 129 mg
- Selenium: 79,3 mcg
- Fosfor: 1155 mg
- Kalium: 850 mg
- Natrium: 3 mg
- Seng: 5,29 mg
- Vitamin C: 1,4 mg
- Thiamin (vitamin B1): 0,106 mg
- Riboflavin (Vitamin B2): 0,246 mg
- Niacin: 7,04 mg
- Vitamin E: 26,1 mg
- Folat: 237 mcg
- Beta-karoten: 5 mikrogram (mcg)
Berikut ini manfaat kuaci untuk kesehatan tubuh yang dirangkum dari berbagai sumber:
- Mengurangi Peradangan
Biji bunga matahari menawarkan manfaat antiinflamasi berkat kandungan vitamin E, flavonoid, dan senyawa tumbuhan lain yang dapat mengurangi peradangan.
Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi kuaci dan jenis biji lainnya sebanyak lebih dari lima kali setiap minggu, dapat menurunkan peradangan.
Selain itu, konsumsi kuaci secara rutin dapat menurunkan faktor risiko beberapa penyakit kronis.
- Meningkatkan Kesehatan Jantung
Biji bunga matahari memiliki banyak lemak sehat, termasuk lemak tak jenuh ganda dan lemak tak jenuh tunggal.
Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi kuaci secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi.
- Meningkatkan Energi
Tingkat protein yang tinggi dalam kuaci juga dapat membantu meningkatkan energi tubuh.
Ditambah lagi dengan adanya nutrisi lain seperti vitamin B dan selenium yang juga membantu tubuh tetap berenergi.
Vitamin B1 (juga dikenal sebagai thiamin) yang terkandung dalam kuaci dapat membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi.
Sementara itu, selenium dapat meningkatkan aliran darah dan memberikan banyak oksigen ke tubuh.
- Baik untuk Kesehatan Tulang
Kuaci juga mengandung asam lemak omega-6, yang dibutuhkan untuk kesehatan kulit.
Mengingat kekurangan asam esensial dapat berpengaruh pada fungsi dan penampilan kulit, maka makan kuaci sangat direkomendasikan untuk mencegah kondisi kulit.
Contohnya, dermatitis, dan mengurangi efek penuaan pada kulit.
Biji bunga matahari juga mengandung zinc, magnesium, kalsium, dan fosfor yang baik untuk kesehatan tulang.
- Membantu Mencegah Penyakit Kanker
Salah satu manfaat kuaci adalah sebagai pengontrol kerusakan sel sehingga berperan penting dalam mencegah serangan kanker.
Hal tersebut dikarenakan kuaci mengandung selenium yang merupakan musuh utama sel kanker.
Selenium telah terbukti memicu perbaikan DNA dan sintesis dalam sel yang rusak.
Selain itu, selenium mampu menghambat pertumbuhan dan mematikan sel kanker.
Tak hanya itu saja, kandungan vitamin E pada kuaci atau biji bunga matahari berperan dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Kerusakan sel inilah yang berisiko memicu kanker.
- Camilan Aman untuk Berat Badan
Ingin ngemil tanpa khawatir berat badan naik?
Anda harus menjajal kuaci sebagai camilan sehari-hari.
Sebuah penelitian yang terdapat di jurnal Nutrients melibatkan 50 partisipan bertubuh obesitas.
Para partisipan diminta untuk mengonsumsi ekstrak biji bunga matahari selama 12 minggu.
Hasilnya, terjadi penurunan yang signifikan pada berat badan, indeks massa tubuh (BMI), serta lingkar pinggang setelah mengonsumsi ekstrak bunga matahari.
- Mengurangi Stres
Kuaci, yang dikenal juga sebagai makanan untuk hamster, punya manfaat untuk meringankan stres bahkan mengurangi risiko serangan kecemasan.
Ini berkat kandungan magnesium yang tinggi di dalam kuaci atau biji bunga matahari.
Studi dari jurnal Neuropharmacology menunjukkan bahwa magnesium berpengaruh positif pada fungsi otak untuk mengurangi stres dan kecemasan.
Magnesium diyakini bekerja secara langsung pada hipotalamus, yakni bagian otak yang berperan dalam mengatur respons terhadap stres.
- Menyehatkan Kulit
Sudah tidak diragukan lagi jika kuaci mengandung banyak sekali vitamin E di dalamnya.
Nah, kandungan vitamin E yang tinggi pada kuaci ternyata bisa memberi manfaat untuk kulit Anda.
Vitamin E yang terkandung dalam kuaci juga mampu menyehatkan dan menjaga kulit dari paparan sinar ultraviolet matahari.
Di sisi lain, kandungan antioksidan yang tinggi pada kuaci juga membantu menyembuhkan luka di kulit lebih cepat.
- Menurunkan Kadar Gula Darah
Apabila Anda mengidap diabetes dan ingin makan camilan tanpa khawatir gula darah naik, Anda bisa memilih biji bunga matahari alias kuaci.
Manfaat ini bisa Anda dapatkan dengan rutin mengonsumsi kuaci setiap hari.
Hal ini diduga karena biji bunga matahari mengandung asam klorogenat yang diyakini mampu menurunkan kadar gula dalam darah.
- Melancarkan Pencernaan
Makanan yang kaya kandungan serat sudah dikenal dapat membantu memperlancar sistem pencernaan.
Manfaat ini juga bisa Anda peroleh dari kuaci atau biji bunga matahari karena punya kandungan serat yang cukup tinggi.
Serat dapat membantu memperlancar BAB dengan cara mengatur penyerapan makanan serta metabolisme tubuh.
Hal ini dapat membantu Anda akan terhindar dari risiko konstipasi atau sembelit, diare, serta nyeri saat BAB.
- Menurunkan Kolesterol
Manfaat berikutnya dari kuaci adalah menurunnya kadar kolesterol dalam tubuh.
Ini karena kuaci mengandung vitamin E yang tinggi.
Vitamin E ini berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh yang diyakini mampu menyingkirkan kolesterol jahat pada dinding arteri sehingga dapat menurunkan risiko kematian dini dari penyakit jantung.
Hal ini didukung dalam sebuah penelitian dari jurnal ISRN Nutrition yang dilakukan pada tahun 2012.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, ditemukan hasil bahwa partisipan yang rutin makan kuaci selama 3 minggu mengalami penurunan kadar kolesterol jahat sebanyak 9% dan trigliserida sebesar 12%.
Nah, itu dia 11 manfaat biji bunga matahari alias kuaci untuk kesehatan tubuh.
Meski punya banyak manfaat baik, ada baiknya Anda tidak mengonsumsi biji bunga matahari terlalu banyak. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto