RADARMAGELANG.ID—Asam jawa adalah jenis buah tropis yang berasal dari pohon asam yang aslinya dari Afrika, tetapi juga tumbuh di daerah tropis lain.
Pohon asam menghasilkan polong seperti kacang yang mengandung biji dan daging yang berserat.
Saat dimasak, asam jawa ini dapat menghasilkan rasa asam manis yang sangat khas.
Asam jawa memang paling dikenal karena penggunaannya sebagai penyedap rasa di dalam makanan pada beberapa daerah, seperti Asia dan Meksiko.
Selain digunakan sebagai penyedap rasa, asam jawa atau Tamarindus indica memiliki banyak manfaat kesehatan.
Di antaranya, mencegah penyakit jantung, membantu pencernaan, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mengurangi peradangan.
Selain itu, asam jawa juga kaya akan vitamin C, potasium, dan magnesium.
Asam jawa atau tamarin adalah tumbuhan khas daerah tropis yang sangat mudah ditemukan di sekitar kita. Sebagai bumbu dapur, ternyata asam jawa mengandung banyak nutrisi.
Menurut Data Komposisi Gizi Pangan, dalam 100 gram asam jawa terdapat zat gizi di bawah ini.
Air: 31,4 gram (g)
Energi: 267 kalori (kal)
Karbohidrat: 62,5 g
Protein: 2,8 g
Lemak: 0,6 g
Serat pangan: 1,2 g
Kalsium: 74 miligram (mg0
Fosfor: 113 mg
Zat besi: 0,6 mg
Natrium: 9 mg
Kalium: 139,5 mg
Tembaga: 0,09 mg
Zinc: 0,1 mg
Beta Karoten: 9 mikrogram (mcg)
Karoten Total: 30 mcg
Thiamin (vitamin B1): 0,34 mg
Riboflavin (vitamin B2): 0,04 mg
Vitamin C: 2 mg
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa asam jawa dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik).
Selain manfaat kesehatannya, asam jawa juga merupakan bahan kuliner yang populer.
Buah asam jawa dapat digunakan untuk membuat jus, minuman, saus, dan chutney.
Asam jawa juga dapat digunakan sebagai bahan dalam hidangan kari dan sup.
Berikut ini manfaat asam Jawa untuk kesehatan yang sayang Anda lewatkan:
- Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Asam jawa mengandung vitamin C dan antioksidan yang tinggi, yang penting untuk menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh.
Vitamin C membantu meningkatkan produksi sel darah putih, yang merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, antioksidan dalam asam jawa membantu melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Konsumsi asam jawa secara teratur dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi risiko terkena infeksi.
Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology menemukan bahwa orang yang mengonsumsi asam jawa secara teratur memiliki risiko lebih rendah terkena flu dan pilek sebesar 30%.
Selain itu, asam jawa juga dapat membantu mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi peradangan.
Jadi, jika Anda ingin meningkatkan kekebalan tubuh Anda, asam jawa bisa menjadi pilihan yang baik untuk ditambahkan ke dalam makanan Anda.
- Mengurangi Peradangan
Peradangan merupakan respons alami tubuh terhadap cedera atau infeksi.
Namun, peradangan kronis dapat merusak jaringan dan organ dalam tubuh.
Asam jawa memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan.
Asam jawa mengandung senyawa yang disebut flavonoid, yang memiliki sifat anti-inflamasi kuat.
Flavonoid bekerja dengan menghambat produksi senyawa kimia yang menyebabkan peradangan.
Selain itu, asam jawa juga mengandung asam tartarat, yang memiliki efek anti-inflamasi.
Konsumsi asam jawa secara teratur dapat membantu mengurangi peradangan di seluruh tubuh.
Misalnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa orang yang mengonsumsi asam jawa secara teratur memiliki tingkat penanda inflamasi yang lebih rendah dalam darah mereka.
Selain itu, asam jawa juga dapat membantu mengurangi gejala peradangan seperti nyeri, bengkak, dan kemerahan.
Jika Anda menderita peradangan kronis, asam jawa bisa menjadi pilihan yang baik untuk ditambahkan ke dalam makanan Anda.
Asam jawa dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.
- Kaya akan Vitamin C
Vitamin C adalah nutrisi penting yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
Vitamin C memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain itu, vitamin C juga berperan penting dalam pembentukan kolagen, protein yang penting untuk kesehatan kulit, tulang, dan sendi.
Asam jawa merupakan salah satu sumber vitamin C yang baik.
Dalam 100 gram asam jawa terkandung sekitar 12 mg vitamin C.
Jumlah ini memenuhi sekitar 20% kebutuhan vitamin C harian orang dewasa.
Konsumsi asam jawa secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar vitamin C dalam tubuh dan memberikan berbagai manfaat kesehatan, seperti:
Meningkatkan kekebalan tubuh, Melindungi kesehatan jantung, Menjaga kesehatan kulit dan Mencegah penyakit kronis.
Jadi, jika Anda ingin mendapatkan manfaat kesehatan dari vitamin C, asam jawa bisa menjadi pilihan yang baik untuk ditambahkan ke dalam makanan Anda.
- Sumber Potasium
Asam jawa juga merupakan sumber potasium yang baik.
Dalam 100 gram asam jawa terkandung sekitar 290 mg potasium.
Jumlah ini memenuhi sekitar 8% kebutuhan potasium harian orang dewasa.
Kalium adalah mineral penting yang berperan dalam berbagai fungsi tubuh, seperti: Mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh, Membantu mengatur tekanan darah, dan Memelihara fungsi saraf dan otot.
Kekurangan potasium dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti kelelahan, kram otot, dan tekanan darah tinggi.
Konsumsi asam jawa secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar potasium dalam tubuh dan mencegah masalah kesehatan yang terkait dengan kekurangan potasium.
Jadi, jika Anda ingin mendapatkan manfaat kesehatan dari potasium, asam jawa bisa menjadi pilihan yang baik untuk ditambahkan ke dalam makanan Anda.
- Mengandung Magnesium
Selain kaya akan vitamin C dan potasium, asam jawa juga merupakan sumber magnesium yang baik.
Dalam 100 gram asam jawa terkandung sekitar 60 mg magnesium.
Jumlah ini memenuhi sekitar 15% kebutuhan magnesium harian orang dewasa.
Magnesium berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang.
Mineral ini membantu mengatur penyerapan kalsium, yang penting untuk pembentukan dan pemeliharaan tulang yang kuat.
Konsumsi asam jawa secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar magnesium dalam tubuh dan mendukung kesehatan tulang.
Magnesium juga berperan penting dalam fungsi saraf dan otot.
Mineral ini membantu mengatur transmisi sinyal saraf dan kontraksi otot.
Konsumsi asam jawa secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar magnesium dalam tubuh dan mendukung fungsi saraf dan otot yang optimal.
Magnesium juga berperan dalam mengatur kadar gula darah.
Mineral ini membantu meningkatkan sensitivitas insulin, hormon yang membantu sel-sel tubuh menyerap glukosa dari darah.
Konsumsi asam jawa secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar magnesium dalam tubuh dan mendukung pengaturan gula darah yang sehat.
Magnesium telah terbukti efektif dalam mencegah migrain.
Mineral ini membantu melebarkan pembuluh darah di otak, yang dapat mengurangi rasa sakit dan frekuensi migrain.
Konsumsi asam jawa secara teratur dapat membantu meningkatkan kadar magnesium dalam tubuh dan mengurangi risiko migrain.
Jadi, jika Anda ingin mendapatkan manfaat kesehatan dari magnesium, asam jawa bisa menjadi pilihan yang baik untuk ditambahkan ke dalam makanan Anda.
- Membantu Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
Asam jawa mengandung 6 gram serat tidak larut sehingga membuat feses Anda jadi lebih mudah untuk melewati usus.
Menurut penelitian dari Shri Ram Institute of Technology-Pharmacy tentang manfaat asam jawa bagi manusia, terlihat adanya efek pencahar pada tumbuhan tersebut.
Selain itu, ditemukan bahwa anak-anak di Afrika menggunakan asam jawa sebagai bagian dari sarapan untuk mengatasi sembelit.
Biasanya, mereka mencampur buah masam yang belum matang dengan jus jeruk nipis atau madu.
Oleh karena itu, minum-minuman dengan kandungan asam jawa diyakini bisa membantu mengatasi gangguan pencernaan, seperti diare dan sembelit.
- Menjaga Kesehatan Jantung
Manfaat asam jawa selanjutnya adalah membantu menurunkan kolesterol sehingga kesehatan jantung dapat terjaga.
Hal ini karena dalam asam jawa terdapat senyawa flavonoid.
Efektivitas asam jawa dalam menurunkan kolesterol dibuktikan melalui sebuah penelitian yang dilakukan di University of Malaya yang melibatkan binatang percobaan.
Uji coba tersebut menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol jahat (LDL), kolesterol total, dan trigliserida.
Ekstrak asam jawa yang diberikan kepada hewan tersebut menyerap dan membantu membersihkan LDL dari jaringan saraf.
Berdasarkan penelitian tersebut, disimpulkan bahwa antioksidan buah ini dinilai dapat membantu menurunkan bahaya oksidatif pada kolesterol jahat yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
- Membantu Mengontrol Gula Darah
Manfaat asam jawa berikutnya ialah mengendalikan kadar gula darah bagi penderita diabetes.
Dalam uji coba yang dilakukan pada hewan, ekstrak asam jawa yang sudah dicairkan dapat berperan sebagai antidiabetes yang cukup kuat.
Masih dari penelitian yang sama, pemberian ekstrak asam jawa mampu menurunkan risiko hiperglikemia karena kandungan magnesium yang relatif tinggi.
Magnesium yang terkandung di dalam asam jawa memiliki peran yang penting atas 600 fungsi organ tubuh manusia, termasuk sebagai antidiabetes.
- Membantu Menurunkan Berat Badan
Selain dapat mengurangi risiko penyakit diabetes, ternyata mengonsumsi asam jawa juga bisa membantu menurunkan berat badan.
Melansir Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, asam jawa termasuk dalam kategori buah-buahan tropis yang dapat menurunkan risiko obesitas.
Obesitas terjadi saat kadar lemak tubuh seseorang meningkat secara berlebihan, terutama di dalam jaringan lemak.
Uji coba yang dilakukan pada tikus gemuk menunjukkan bahwa pemberian ekstrak asam jawa terbukti menurunkan berat badan.
Hal tersebut terjadi karena zat asam hidroksi tikit atau HCA membantu menghambat penyimpanan lemak di dalam tubuh.
Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut tentang hal ini.
- Membantu Melindungi Organ Hati
Di Bangladesh, asam jawa dimakan dalam bentuk buah untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya.
Obat ini dikenal dapat melindungi organ hati atau liver mereka.
Pada sebuah studi eksperimen terhadap hamster, terlihat bahwa ekstrak hidroalkohol dari asam tamarin membantu meningkatkan sistem antiperadangan untuk organ hati.
Alkohol dan zat perusak liver lainnya dapat meningkatkan risiko penyakit hati dan menjadi salah satu penyebab apoptosis yaitu proses matinya sel-sel yang tidak diperlukan tubuh.
Oleh karena itu, asam jawa dipercaya oleh kebanyakan orang dapat membantu mengurangi kerusakan liver.
Walaupun demikian, belum ada penelitian lanjutan yang membuktikan efek tersebut terhadap organ hati manusia.
- Menjaga Kesehatan Gigi
Sebuah penelitian dilakukan oleh para ahli kimia dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember.
Tujuannya untuk menguji efek antibakteri pada air hasil rendaman daun asam jawa.
Dari penelitian tersebut disimpulkan berkumur dengan menggunakan air tersebut efektif untuk mencegah gigi berlubang dan mengatasi plak pada gigi.
Hal ini karena daun asam jawa mengandung etanol dan klorin.
Dua zat ini dapat membunuh berbagai jenis bakteri, termasuk Streptococcus dan Lactobacillus yang dapat menyebabkan lubang pada gigi.
- Mencegah Infeksi Jamur
Asam jawa seringkali diolah menjadi jamu.
Secara turun temurun, asam jawa dipercaya memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan area kewanitaan.
Ternyata manfaat ini diperoleh karena kandungan antijamur yang terdapat pada tumbuhan tersebut, yaitu etanol dan klorin.
Selain membunuh bakteri, dua zat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi infeksi jamur.
Untuk itu, para wanita dianjurkan untuk rutin meminum jamu asam jawa untuk mencegah infeksi jamur di area kewanitaan.
Infeksi jamur dapat menyebabkan keputihan dan bau badan tak
- Meredakan Mual
Manfaat asam jawa lainnya yaitu meredakan mual.
Mual biasanya dialami seseorang ketika mabuk kendaraan atau saat hamil muda.
Menghisap permen asam jawa diyakini mampu meredakan rasa mual tersebut.
Ternyata efek anti mual diperoleh dari kandungan kalium yang tinggi pada tumbuhan yang satu ini.
Berdasarkan sejumlah penelitian, kalium dapat membantu meredakan mual dan muntah.
Meskipun demikian, jika perut Anda sensitif terhadap asam sebaiknya tidak mengonsumsi permen asam jawa karena akan membuat perut Anda terasa perih. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto