RADARMAGELANG.ID—Daun seledri banyak dijumpai sebagai pelengkap makanan.
Ternyata, sayuran yang termasuk bagian famili Apiaceae, yaitu wortel ini memiliki khasiat untuk tubuh karena kaya akan kandungan gizi dan nutrisi yang baik untuk tubuh.
Kandungan nutrisi daun seledri antara lain protein, serat, karbohidrat, antioksidan, vitamin A, vitamin C, vitamin K dan lainnya.
Seledri adalah tanaman yang tumbuh di seluruh dunia dan biasanya digunakan sebagai hiasan hidangan gurih.
Umumnya orang mengonsumsi daun dan batang seledri.
Tetapi juga bisa dikonsumsi dalam bentuk jus.
Seledri memiliki berbagai kandungan zat gizi mikro yang menjadikannya layak untuk dikonsumsi.
Berikut berbagai kandungan nutrisi dalam 40 gram seledri:
- Kalori: 5,6.
- Lemak: 0,1 gram.
- Sodium: 32 gram.
- Karbohidrat: 1,2 gram.
- Serat: 0,6 gram.
- Gula: 0,5 gram.
- Protein: 0,3 gram.
- Potasium: 104 miligram.
- Sodium: 32 miligram.
- Fosfor: 9,6 miligram.
- Vitamin A: 8,8 mikrogram.
- Folat: 14,4 mikrogram.
- Vitamin K: 11,7 mikrogram.
Nutrisi dalam seledri memiliki beragam manfaat kesehatan bagi tubuh.
Namun, bagaimanapun, nutrisi tersebut hanya dalam jumlah yang relatif kecil.
Dengan kata lain, hanya mengonsumsi seledri saja tidak cukup untuk memenuhi gizi tubuh.
Namun, setidaknya ini manfaat seledri bagi Kesehatan seperti dilansir dari halodoc:
- Mendukung Kesehatan Jantung
Selain memiliki kandungan air yang tinggi, seledri juga mengandung banyak vitamin dan mineral.
Termasuk potasium dan kalsium, yang penting untuk kesehatan jantung.
Di dalamnya juga mengandung folat dan vitamin K, keduanya diperlukan untuk pembentukan sel darah merah dan pembekuan darah yang efektif.
Sayuran ini juga merupakan sumber senyawa tanaman pelindung yang disebut flavonoid, yang memiliki efek antiinflamasi dan perlindungan pada sistem kardiovaskular.
Menjalani pola makan dengan sumber makanan berserat seperti seledri, bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung.
Manfaat flavonoid pada seledri juga terdapat pada jurnal Phytotherapy Research (PTR) yang berjudul Beneficial effects of celery (Apium graveolens) on metabolic syndrome: A review of the existing evidences.
Menurut penelitian tersebut, flavonoid dalam seledri mampu menekan risiko peradangan yang terjadi pada kardiovaskular.
Stres oksidatif dan peradangan pada aliran darah menjadi salah satu pemicu gangguan kesehatan jantung yang paling utama.
- Mengontrol Kadar Gula Darah
Dengan indeks glikemik yang rendah dan kandungan serat yang tinggi, sayuran ini bermanfaat bagi mereka yang perlu memantau kadar gula darahnya.
Studi juga menunjukkan bahwa cara ini juga efektif untuk mengurangi kadar glukosa darah.
- Mencegah Kanker
Seledri bisa membantu Anda untuk mencegah penyakit kanker.
Seledri mengandung antioksidan yang sangat tinggi di dalamnya.
Antioksidan membantu melindungi tubuh mencegah terjadinya stres oksidatif yang memicu pertumbuhan sel kanker.
- Mendukung Fungsi Pencernaan
Seledri merupakan sumber serat larut dan tidak larut yang baik, yang penting untuk fungsi pencernaan.
Kandungan fitonutrien juga bermanfaat untuk melindungi mukosa pencernaan, dan mencegah tukak lambung.
- Dapat Meredakan Hiperlipidemia
Hiperlipidemia mengacu pada peningkatan molekul lemak dalam darah.
Kondisi ini sering kali tidak bergejala, tapi dapat meningkatkan risiko jangka panjang penyakit jantung dan stroke.
- Mencegah Alzheimer
Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji seledri mengandung L-3-n-butylphthalide yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan memori.
Kandungan ini bisa menurunkan risiko dan mencegah penyakit Alzheimer.
- Menjaga Kesehatan Mata
Antioksidan dalam seledri mampu mencegah mata dari paparan radikal bebas yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan mata.
Anda bisa menurunkan risiko gangguan, seperti pandangan buram, mata kering, hingga makula degenerasi.
- Menurunkan Berat Badan
Seledri mengandung serat dan air yang cukup tinggi.
Selain itu, kalorinya juga terbilang cukup rendah.
Hal ini membuat seledri menjadi salah satu sayuran yang bisa membantu kamu untuk menurunkan berat badan.
- Mengoptimalkan Perkembangan Janin Dalam Kandungan
Bagi ibu hamil, cobalah untuk mengonsumsi seledri.
Kandungan folat di dalamnya membuat perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan menjadi lebih optimal.
Selain itu, ibu akan terhindar dari berbagai komplikasi yang rentan terjadi selama kehamilan.
- Meningkatkan Kualitas Sperma
Mengonsumsi seledri bisa meningkatkan kualitas sperma.
Hal ini terjadi karena kandungan antioksidannya yang cukup tinggi.
- Mengoptimalkan Kesehatan Saraf
Seledri mengandung apigenin yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan saraf.
Kandungan ini juga mampu berkontribusi bagi kesehatan neuron.
- Mengontrol Tekanan Darah
Beberapa praktisi pengobatan Cina memanfaatkan ekstrak biji seledri untuk menurunkan tekanan darah.
Studi dari PubMed Central melihat efek ekstrak bijinya pada tekanan darah tikus yang memiliki tekanan darah normal atau hipertensi buatan.
Peneliti pada studi tersebut menyimpulkan bahwa ekstraknya dapat mengurangi tekanan darah dan meningkatkan detak jantung pada tikus dengan tekanan darah tinggi.
Namun, efek yang sama tidak terlihat pada tikus dengan tekanan darah normal.
Karena itu, masih diperlukan banyak penelitian mengenai manfaatnya untuk membantu menurunkan tekanan darah pada manusia.
Itulah berbagai manfaat seledri yang perlu Anda ketahui.
Anda bisa mengonsumsi seledri dalam bentuk sayuran atau ekstrak.
Namun, pastikan Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang sesuai. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto