Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Anda Wajib Tahu!! 12 Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui, Salah Satunya Mengontrol Kadar Gula Darah

H. Arif Riyanto • Jumat, 21 Juni 2024 | 21:35 WIB
Kandungan nutrisi daun seledri antara lain protein, serat, karbohidrat, antioksidan, vitamin A, vitamin C, vitamin K dan lainnya.
Kandungan nutrisi daun seledri antara lain protein, serat, karbohidrat, antioksidan, vitamin A, vitamin C, vitamin K dan lainnya.

RADARMAGELANG.ID—Daun seledri banyak dijumpai sebagai pelengkap makanan.

Ternyata, sayuran yang termasuk bagian famili Apiaceae, yaitu wortel ini memiliki khasiat untuk tubuh karena kaya akan kandungan gizi dan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Kandungan nutrisi daun seledri antara lain protein, serat, karbohidrat, antioksidan, vitamin A, vitamin C, vitamin K dan lainnya.

Seledri adalah tanaman yang tumbuh di seluruh dunia dan biasanya digunakan sebagai hiasan hidangan gurih.

Umumnya orang mengonsumsi daun dan batang seledri.

Tetapi juga bisa dikonsumsi dalam bentuk jus.

Seledri memiliki berbagai kandungan zat gizi mikro yang menjadikannya layak untuk dikonsumsi.

Berikut berbagai kandungan nutrisi dalam 40 gram seledri:

Nutrisi dalam seledri memiliki beragam manfaat kesehatan bagi tubuh.

Namun, bagaimanapun, nutrisi tersebut hanya dalam jumlah yang relatif kecil.

Dengan kata lain, hanya mengonsumsi seledri saja tidak cukup untuk memenuhi gizi tubuh.

Namun, setidaknya ini manfaat seledri bagi Kesehatan seperti dilansir dari halodoc:

  1. Mendukung Kesehatan Jantung

Selain memiliki kandungan air yang tinggi, seledri juga mengandung banyak vitamin dan mineral.

Termasuk potasium dan kalsium, yang penting untuk kesehatan jantung.

Di dalamnya juga mengandung folat dan vitamin K, keduanya diperlukan untuk pembentukan sel darah merah dan pembekuan darah yang efektif. 

Sayuran ini juga merupakan sumber senyawa tanaman pelindung yang disebut flavonoid, yang memiliki efek antiinflamasi dan perlindungan pada sistem kardiovaskular.

Menjalani pola makan dengan sumber makanan berserat seperti seledri, bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung.

Manfaat flavonoid pada seledri juga terdapat pada jurnal Phytotherapy Research (PTR) yang berjudul Beneficial effects of celery (Apium graveolens) on metabolic syndrome: A review of the existing evidences.

Menurut penelitian tersebut, flavonoid dalam seledri mampu menekan risiko peradangan yang terjadi pada kardiovaskular.

Stres oksidatif dan peradangan pada aliran darah menjadi salah satu pemicu gangguan kesehatan jantung yang paling utama. 

  1. Mengontrol Kadar Gula Darah

Dengan indeks glikemik yang rendah dan kandungan serat yang tinggi, sayuran ini bermanfaat bagi mereka yang perlu memantau kadar gula darahnya.

Studi juga menunjukkan bahwa cara ini juga efektif untuk mengurangi kadar glukosa darah.

  1. Mencegah Kanker

Seledri bisa membantu Anda untuk mencegah penyakit kanker.

Seledri mengandung antioksidan yang sangat tinggi di dalamnya.

Antioksidan membantu melindungi tubuh mencegah terjadinya stres oksidatif yang memicu pertumbuhan sel kanker.

  1. Mendukung Fungsi Pencernaan

Seledri merupakan sumber serat larut dan tidak larut yang baik, yang penting untuk fungsi pencernaan.

Kandungan fitonutrien juga bermanfaat untuk melindungi mukosa pencernaan, dan mencegah tukak lambung.

  1. Dapat Meredakan Hiperlipidemia

Hiperlipidemia mengacu pada peningkatan molekul lemak dalam darah.

Kondisi ini sering kali tidak bergejala, tapi dapat meningkatkan risiko jangka panjang penyakit jantung dan stroke. 

  1. Mencegah Alzheimer

Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji seledri mengandung L-3-n-butylphthalide yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif dan memori.

Kandungan ini bisa menurunkan risiko dan mencegah penyakit Alzheimer.

  1. Menjaga Kesehatan Mata

Antioksidan dalam seledri mampu mencegah mata dari paparan radikal bebas yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan mata.

Anda bisa menurunkan risiko gangguan, seperti pandangan buram, mata kering, hingga makula degenerasi.

  1. Menurunkan Berat Badan

Seledri mengandung serat dan air yang cukup tinggi.

Selain itu, kalorinya juga terbilang cukup rendah.

Hal ini membuat seledri menjadi salah satu sayuran yang bisa membantu kamu untuk menurunkan berat badan.

  1. Mengoptimalkan Perkembangan Janin Dalam Kandungan

Bagi ibu hamil, cobalah untuk mengonsumsi seledri.

Kandungan folat di dalamnya membuat perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan menjadi lebih optimal.

Selain itu, ibu akan terhindar dari berbagai komplikasi yang rentan terjadi selama kehamilan.

  1. Meningkatkan Kualitas Sperma

Mengonsumsi seledri bisa meningkatkan kualitas sperma.

Hal ini terjadi karena kandungan antioksidannya yang cukup tinggi.

  1. Mengoptimalkan Kesehatan Saraf

Seledri mengandung apigenin yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan saraf.

Kandungan ini juga mampu berkontribusi bagi kesehatan neuron.

  1. Mengontrol Tekanan Darah

Beberapa praktisi pengobatan Cina  memanfaatkan ekstrak biji seledri untuk menurunkan tekanan darah.

Studi dari PubMed Central melihat efek ekstrak bijinya pada tekanan darah tikus yang memiliki tekanan darah normal atau hipertensi buatan.

Peneliti pada studi tersebut menyimpulkan bahwa ekstraknya dapat mengurangi tekanan darah dan meningkatkan detak jantung pada tikus dengan tekanan darah tinggi. 

Namun, efek yang sama tidak terlihat pada tikus dengan tekanan darah normal.

Karena itu, masih diperlukan banyak penelitian mengenai manfaatnya untuk membantu menurunkan tekanan darah pada manusia. 

Itulah berbagai manfaat seledri yang perlu Anda ketahui.

Anda bisa mengonsumsi seledri dalam bentuk sayuran atau ekstrak.

Namun, pastikan Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang sesuai. (*/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#tekanan darah #kesehatan jantung #kadar gula darah #alzheimer #vitamin c #mencegah kanker #pencernaan #seledri #Kesehatan Saraf #kesehatan mata #menurunkan berat badan #vitamin k #kualitas sperma #vitamin a