RADARMAGELANG.ID— Mangga termasuk salah satu buah tropis kaya nutrisi yang cukup banyak digemari.
Tidak hanya buahnya, daun mangga ternyata memiliki nilai gizi yang baik untuk kesehatan.
Manfaat daun mangga cukup banyak dan sering kali dijadikan sebagai bahan obat.
Seperti buahnya, daun mangga juga bisa diolah menjadi makanan dan minuman yang berkhasiat untuk tubuh.
daun mangga telah digunakan selama ribuan tahun dalam pengobatan tradisional China, karena khasiatnya yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit.
Diketahui, daun mangga mengandung vitamin C, vitamin A, dan vitamin B, senyawa alkaloid, riboflavin, Thiamin, fenolik, beta-karoten, dan flavonoid.
Berikut ini manfaat air rebusan daun mangga bagi kesehatan:
- Menurunkan Kolesterol Tinggi
Air rebusan daun mangga terbukti efektif untuk menurunkan kadar kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL) dalam tubuh.
Hal tersebut mungkin disebabkan oleh senyawa aktif yang terkandung dalam daun mangga, seperti flavonoid dan fenolik.
Senyawa-senyawa itu terbukti dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol oleh tubuh.
Dengan demikian, mengonsumsi air rebusan daun mangga secara teratur dipercaya dapat menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
- Mengelola Tekanan Darah Tinggi
Manfaat selanjutnya yang bisa didapat dari air rebusan daun mangga adalah mengelola tekanan darah tinggi.
Diketahui, sifat hipotensi dalam daun mangga membantu menurunkan tekanan darah, terutama pada pasien hipertensi.
Karenanya, mengonsumsi air rebusan daun mangga dapat menguatkan dan menyehatkan pembuluh darah.
Selain itu, daun mangga juga menjadi obat yang efektif untuk varises.
- Mengobati Batu Empedu dan Ginjal
Air rebusan daun mangga dapat digunakan untuk mengobati batu empedu dan batu ginjal.
Ini membantu memecah batu ginjal dan membuangnya keluar dari tubuh melalui buang air kecil.
Sebagai informasi, air rebusan daun mangga adalah bentuk terbaik untuk menghilangkan racun berbahaya dari tubuh.
- Mendukung Kesehatan Kulit
Dilansir dari Pharmeasy, daun mangga mengandung semua nutrisi yang penting untuk kesehatan kulit.
Ekstrak daun mangga dapat mengurangi garis-garis halus, tanda-tanda penuaan, dan kekeringan pada kulit.
Rutin mengonsumsi air rebusan daun mangga, disebut dapat membantu produksi kolagen yang dapat mengurangi kerutan dan garis halus pada wajah.
Daun mangga juga memiliki sifat antibakteri yang membantu mengobati infeksi bakteri pada kulit, seperti luka bakar pada kulit.
- Menyeimbangkan Kadar Gula Darah
Bagi penderita diabetes, air rebusan daun mangga dapat bermanfaat dalam menyeimbangkan kadar gula darah.
Pasalnya, daun mangga mengandung tanin yang disebut anthocyanidins dan bisa membantu mengobati diabetes dini.
Selain itu, daun mangga juga mengandung 3beta taraxerol dan etil asetat yang membantu pengobatan hiperglikemia (peningkatan kadar gula darah).
- Mengatasi Masalah Pencernaan
Air rebusan daun mangga memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi yang sangat berguna bagi kesehatan saluran pencernaan.
Senyawa aktif dalam daun mangga juga mengurangi peradangan dalam saluran pencernaan dan melawan pertumbuhan bakteri jahat.
Selain itu, air rebusan daun mangga dapat meredakan berbagai masalah pencernaan, termasuk diare, sembelit, dan gangguan pencernaan lainnya.
- Menurunkan Berat Badan
Sebuah penelitian menunjukkan, daun mangga dapat mengurangi tingkat timbunan lemak dalam tubuh.
Selain itu, konsumsi air rebusan daun mangga yang dilakukan secara rutin dapat membantu dalam mengelola diabetes dan membuat tingkat metabolisme yang tinggi.
Pada akhirnya, tingkat metabolisme yang tinggi dapat membantu Anda dalam upaya penurunan berat badan.
- Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Daun mangga kaya akan antioksidan, termasuk vitamin C dan A, serta berbagai senyawa fitokimia.
Kandungan-kandungan tersebut dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melawan radikal bebas, dan memperkuat respons imun tubuh.
Rutin mengonsumsi air rebusan daun mangga dipercaya dapat menjaga kesehatan secara keseluruhan dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi dan penyakit. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto