RADARMAGELANG.ID- Tanaman anggrek merupakan salah satu tanaman hias yang banyak digemari oleh masyarakat.
Tanaman anggrek diketahui memiliki beragam jenis dengan warna bunga dan karakteristik yang berbeda-beda.
Selain warna bunganya yang cantik, ciri khas dari tanaman anggrek yaitu dapat tumbuh menempel pada pohon.
Menanam anggrek di pohon dapat memberikan kesan alami karena memang pada habitat aslinya tanaman anggrek merupakan tanaman epifit.
Namun, pemilihan batang pohon yang cocok untuk tanaman anggrek dan cara menanamnya perlu diperhatikan dengan baik agar tanaman tersebut dapat tumbuh dengan optimal.
Pada dasarnya tanaman anggrek dapat ditanam pada batang pohon yang masih hidup atau sudah mati, bahkan tanaman anggrek juga dapat ditanam di tembok maupun di tiang beton.
Akan tetapi, batang pohon yang cocok untuk tanaman anggrek harus memenuhi syarat kelembapan agar tanaman tersebut dapat tumbuh dengan optimal.
Apabila Anda ingin menanam anggrek pada pohon yang sudah mati, disarankan untuk memilih batang pohon yang tahan air dan panas matahari, sehingga batang pohon tersebut tidak mudah lapuk.
Namun, apabila Anda ingin menanam anggrek di pohon yang masih hidup, maka pilihlah batang pohong yang berkulit tebal agar tidak mudah terkelupas.
Anda juga dianjurkan untuk memilih batang pohon yang agak kasar untuk mempermudah akar agar dapat melekat pada batang pohon tersebut.
Beberapa jenis batang pohon yang diketahui cocok untuk menanam tanaman anggrek antara lain, batang pohon mangga, jambu air, asam jawa, nangka dan pohon lainnya dengan tekstur batang yang agak kasar.
Namun, tanaman yang berbatang licin seperti jambu biji dan palem juga masih dapat digunakan untuk menanam anggrek. Meskipun begitu, batang yang licin tersebut perlu ditempel dengan media yang dapat menahan dan menyimpan air seperti sabut kelapa atau potongan pakis.
Cara Menanam Anggrek di Batang Pohon
Berikut ini adalah cara menanam anggrek di batang pohon:
- Tempelkan bibit anggrek pada papan pakis, sabut kelapa atau Anda dapat menempelkannya langsung pada batang pohon dengan cara mengikatnya menggunakan tali ijuk.
- Setelah akar dari tanaman anggrek sudah keluar dan sudah merekat pada papan pakis, sabut kelapa atau batang pohon, tali pengikat tersebut dapat Anda lepas.
- Apabila Anda ingin membuatnya terlihat lebih rapi dan kokoh, Anda dapat menggunakan kawat yang telah dipotong sepanjang kurang lebih 5 cm, kemudian tekuk kawat tersebut hingga membentuk huruf U.
- Gunakan kawat tersebut untuk menjepit bibit pada papan pakis, sabut kelapa atau batang pohon dan lepaskan kawat tersebut saat tanaman anggrek sudah melekat dengan erat.
- Lakukan perawatan secara rutin yang meliputi, penyiraman pada media tanamnya setiap 3 sampai 4 hari sekali, pemupukan setiap 1 bulan sekali sesuai dosis yang dianjurkan dan pemangkasan daun yang telah menguning atau layu.
- Baca Juga: Inilah 7 Tips dan Pedoman Praktis Merawat Bunga Anggrek di Dalam Ruangan Agar Tetap Tumbuh Subur dan Berbunga Indah
Itulah tadi cara menanam anggrek di batang pohon beserta kriteria dan contoh pohon yang cocok untuk anggrek.
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.(*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto