RADARMAGELANG.ID—Manfaat daun kelor sudah cukup populer dalam dunia herbal.
Daun kelor atau Moringa oleifera adalah tanaman yang telah dipuji karena manfaat kesehatannya selama ribuan tahun.
Pohon kelor merupakan tanaman asli India yang juga tumbuh di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.
Daun kelor dalam mitosnya masih dianggap sebagai pengusir setan.
Kini, daun kelor kerap diubah menjadi minuman herbal seperti jamu atau teh.
Selain itu juga kerap dijadikan suplemen dalam bentuk bubuk maupun kapsul.
Daun kelor dapat memberikan manfaat untuk kesehatan dan kerap digunakan untuk pengobatan tradisional.
Hal ini didapat dari kandungan daun kelor tersebut ada beragam kandungan nutrisi yang didapat seperti vitamin c dan kalium yang tinggi.
Selain itu, ada kandungan protein dan vitamin dan mineral lainnya dan mengandung tinggi antioksidan.
Manfaat daun kelor salah satunya paling sering digunakan untuk melancarkan ASI.
Juga bisa untuk memperkuat daya tahan tubuh, mengatasi anemia, dan menghambat pertumbuhan sel kanker.
Daun kelor mengandung protein yang cukup tinggi, sehingga bisa menjadi sumber protein nabati yang baik.
Selain itu, di dalam 100 gram daun kelor, terkandung 64 kalori dan nutrisi-nutrisi berikut ini:
9 gram protein
8 gram karbohidrat
2 gram serat
185 miligram kalsium
112 miligram fosfor
337 miligram kalium
52 miligram vitamin C
7560 IU vitamin A
Daun kelor juga mengandung banyak senyawa aktif yang bermanfaat bagi kesehatan.
Beberapa senyawa aktif tersebut adalah triptofan, treonin, isoleusin, leusin, lisin, valin, alanin, asam glutamat, asam askorbat, dan karotenoid, serta asam amino esensial berupa sistein, dan metionin.
Tak hanya itu, tanaman ini mengandung vitamin B kompleks, magnesium, zat besi, selenium, seng, dan tembaga,
Berikut ini manfaat daun kelor seperti dilansir dari Alodokter:
- Menurunkan Kadar Gula Darah
Menambahkan daun kelor dalam menu makan dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.
Manfaat ini diketahui berkat senyawa isotiosianat dalam daun kelor.
Tak hanya itu, serat pada tanaman ini juga dapat memperlambat penyerapan gula dari makanan, sehingga kadar gula darah tidak akan melonjak.
- Mencegah Serangan Jantung
Mengonsumsi makanan bergizi, termasuk daun kelor, dapat mencegah serangan jantung maupun penyakit jantung yang lain.
Konsumsi daun kelor akan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang bisa memicu penimbunan lemak di dinding pembuluh darah.
Kondisi ini merupakan faktor yang meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung.
Selain berbagai manfaat di atas, daun kelor juga diketahui dapat mengatasi radang sendi, menjaga kesehatan mata dan hati, mengurangi tingkat keparahan asma, mengurangi kecemasan, hingga mencegah kanker.
Daun kelor juga bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk melancarkan produksi ASI.
- Mempercepat Penyembuhan Luka
Kandungan asam oleat pada daun kelor dapat membantu meningkatkan produksi kolagen, sehingga pertumbuhan jaringan kulit baru pada luka bisa lebih cepat.
Selain itu, kandungan polifenol dalam daun kelor juga efektif mengurangi peradangan dan mempercepat proses penyembuhan luka.
- Mengatasi Peradangan
Daun kelor bisa dijadikan sebagai obat alami untuk mengatasi peradangan.
Manfaat ini berasal dari senyawa aktif dalam daun kelor yang kaya akan antioksidan dan bersifat antiradang, sehingga bisa mencegah serta mengobati peradangan.
Sifat antiradang juga bisa membantu mencegah perburukan atau komplikasi suatu penyakit.
- Mengontrol Berat Badan
Mengonsumsi makanan tinggi protein, termasuk daun kelor, dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama dan menurunkan nafsu makan.
Kedua kondisi ini membuat porsi makan Anda menjadi lebih terkontrol, sehingga berat badan tetap terjaga.
Selain itu, makanan tinggi protein juga akan merangsang tubuh untuk membakar kalori lebih banyak.
Tips Mengolah Daun Kelor
Untuk mendapatkan manfaatnya dengan maksimal, Anda bisa mengonsumsi daun kelor dengan cara diolah menjadi sayur bening, dioseng dengan cumi, atau ditumis dengan tempe dan ikan teri.
Daun kelor juga tersedia dalam bentuk suplemen atau maupun teh.
Namun, nutrisi pada suplemen daun kelor tidak lebih besar daripada daun kelor segar.
Jadi, untuk mendapatkan manfaatnya dengan maksimal, Anda disarankan mengonsumsi daun kelor segar dan mengolahnya sendiri.
Sebelum mengolah daun kelor, ada beberapa saran yang sebaiknya Anda lakukan, yaitu:
- Cuci bersih daun kelor sebelum diolah.
- Gunakan minyak yang lebih sehat, seperti minyak zaitun atau minyak alpukat, untuk menumis daun kelor.
- Masak daun kelor dengan bahan makanan sehat lainnya, seperti telur, ikan, cumi, udang, wortel, buncis, atau brokoli.
- Simpan daun kelor segar dalam lemari pendingin agar tahan lama.
- Daun kelor kering bisa tahan hingga berbulan-bulan jika dibiarkan dalam suhu ruan
Daun kelor memang bermanfaat bagi kesehatan.
Namun, ingat, mengonsumsi tamanan ini saja tidak bisa menjadi pola makan sehat.
Pastikan Anda tetap mengonsumsi makanan bergizi lainnya dan mengimbanginya dengan rutin berolahraga. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto