RADARMAGELANG.ID—Anda mungkin sudah tak asing lagi dengan kacang kedelai hitam?
Kedelai jenis ini adalah salah satu bahan baku membuat kecap.
Tanaman yang memiliki nama latin Phaseolus vulgaris ini ternyata memiliki beragam manfaat untuk kesehatan.
Kedelai hitam atau black soy bean mengandung senyawa-senyawa bioaktif, seperti antosianin, isoflavon, dan antioksidan, yang memberikan warna gelap pada bijinya. Keunggulan utama kedelai ini adalah kandungan antosianinnya yang tinggi, yang juga ditemukan dalam beri-berian dan sayuran berwarna gelap.
Antosianin memiliki sifat antioksidan kuat yang dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas dan peradangan, serta mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Dalam setiap 130 gram kedelai hitam mengandung nutrisi sebagai berikut:
Kalori: 120.
Lemak: 6 gr.
Natrium: 30 mg.
Karbohidrat: 8 gr.
Serat: 7 gr.
Gula: 1 gr.
Protein: 11 gr.
Kedelai hitam kaya nutrisi yang sangat manfaat untuk kesehatan, antara lain:
- Sumber Protein Nabati
Kedelai hitam kaya akan protein nabati, yang merupakan pilihan sehat bagi vegetarian dan vegan.
Protein ini penting untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan, dan menjaga kekuatan otot.
- Mencegah Terjadinya Kanker
Sama seperti kacang kedelai biasa, kedelai hitam juga mengandung antioksidan isoflavon, yang merupakan fitoesterogen, yaitu zat dengan fungsi mirip hormon estrogen. Zat ini dapat mengurangi risiko terjadinya beberapa jenis kanker, seperti kanker prostat dan kanker payudara.
Selain itu, kedelai hitam juga kaya akan fitosterol dan saponin yang dipercaya mampu melawan kanker.
- Mengurangi Risiko Penggumpalan Darah
Trombosis atau penggumpalan darah bisa berakibat fatal jika menyumbat aliran darah pada organ-organ penting, seperti otak, jantung, dan paru-paru.
Rutin mengonsumsi kedelai hitam dipercaya mampu mencegah terbentuknya gumpalan darah, sehingga penyumbatan aliran darah pun dapat dihindari.
- Menjaga Gula Darah Tetap Stabil
Kandungan nutrisi dan zat aktif yang terdapat dalam kedelai hitam juga bermanfaat untuk menjaga kadar gula darah normal.
Hal ini didukung oleh penelitian berskala kecil yang menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi kedelai hitam memiliki kadar gula darah yang lebih stabil.
- Mencegah Penyakit Jantung
Tak hanya serat, kedelai hitam juga mengandung lemak sehat, yaitu asam alfa linolenat yang merupakan jenis asam lemak omega-3.
Kandungan dua nutrisi tersebut menjadikan kedelai hitam berman untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah terjadinya penyakit jantung.
- Menurunkan Kadar Kolesterol dalam Tubuh
Kedelai hitam memiliki kandungan serat, protein, dan antioksidan yang tinggi, salah satunya antosianin, yaitu antioksidan yang membuat kedelai ini berwarna hitam.
Kombinasi berbagai nutrisi tersebut menjadikan kedelai hitam bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, sehingga cocok dikonsumsi setiap hari oleh penderita kolesterol tinggi.
- Memiliki Sifat Antioksidan
Kacang kedelai hitam dikenal memiliki sifat antioksidan yang tinggi.
Ini berasal dari kandungan antosianin di dalamnya yang memiliki sifat antioksidan kuat.
Antosianin merupakan senyawa yang memberikan warna hitam pada kulit kacang kedelai hitam.
Ada juga kandungan antioksidan lainnya seperti tanin, isoflavon, dan asam fenolik.
Antioksidan dapat membantu tubuh melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan pada sel tubuh.
- Memelihara Kesehatan Tulang
Manfaat lain dari kedelai hitam adalah membantu memelihara kesehatan tulang. Kedelai hitam mengandung berbagai mineral yang penting untuk menjaga kesehatan tulang.
Jenis kacang kedelai ini mengandung kalsium dan magnesium yang berfungsi menjaga kepadatan mineral tulang serta menjaga agar struktur tulang tetap kokoh.
Tidak hanya itu, kandungan kalium di dalam black soybean juga menjaga kadar kalsium agar tidak terbuang melalui urine serta mengurangi risiko osteoporosis.
- Menurunkan Berat Badan
Kedelai hitam termasuk makanan yang rendah kalori.
Anda bisa memilih makanan dari olahan kedelai hitam sebagai menu untuk program menurunkan berat badan.
Tidak hanya rendah kalori, kacang kedelai hitam juga mengandung protein dan serat yang cukup tinggi.
Protein dan serat lama dicerna oleh tubuh, sehingga dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama.
Efek ini membantu mengendalikan nafsu makan. Dengan begitu, asupan kalori harian Anda menjadi lebih terkontrol.
- Memiliki Sifat Antibakteri
Kedelai hitam juga memiliki sifat antibakteri yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Campylobacter jejuni.
Kedua bakteri ini merupakan penyebab umum diare.
Jadi, kacang kedelai ini bisa menjadi pilihan obat alami untuk meredakan gejala diare seperti nyeri perut, BAB menerus, dan feses encer.
- Menyehatkan Kulit
Kedelai hitam mengandung senyawa yang dapat membantu mengurangi penuaan kulit, meningkatkan elastisitas kulit, dan mengurangi keriput.
Ini membuatnya bermanfaat untuk menjaga kulit tetap sehat dan awet muda.
Menurut studi berjudul Studi Potensi Sifat Anti-Aging Ekstrak Kedelai Hitam (Glycine max (L.) Merrill) Varietas Detam 1 melalui Uji Antioksidan, dalam Jurnal Ilmiah Warta AKAB, kedelai hitam berpotensi memiliki sifat antioksidan yang dapat dimanfaatkan sebagai anti-aging.
Salah satu faktor penyebab kerusakan kulit adalah paparan radikal bebas. Pencegahan terhadap berkembangnya radikal bebas dapat diatasi dengan menggunakan senyawa antioksidan yang saat ini banyak dimanfaatkan sebagai anti-aging pada berbagai produk kosmetik.
- Menyehatkan Pencernaan
Serat yang tinggi dalam kedelai hitam dapat membantu dalam pencernaan dan mencegah sembelit.
Serat juga dapat membantu mengatur kadar gula darah dan mengurangi risiko penyakit pencernaan seperti divertikulitis.
Nah, jika ingin mendapatkan berbagai manfaat kedelai hitam di atas, masukkanlah kedelai hitam ke dalam menu makanan Anda sehari-hari.
Anda bisa mengolahnya dengan cara direbus, digoreng, atau dijadikan sup.
Namun, bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikanlah dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi kedelai hitam. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto