RADARMAGELANG.ID—Siapa yang tidak kenal dengan sayur kangkung? Kangkung sudah menjadi santapan sehari-hari bagi orang Indonesia.
Tanaman dengan nama latin Ipomoea aquatica ini adalah tumbuhan yang tumbuh di air atau di tanah yang lembab.
Kangkung biasanya memiliki batang dengan ukuran sekitar 2-3 meter atau lebih.
Tanaman ini memiliki akar serabut serta bisa mengapung.
Daun kangkung biasanya berbentuk seperti kepala panah, namun ada juga yang berbentuk lain.
Daun kangkung bisa memiliki panjang 5-15 cm dengan lebar 2-8 cm.
Tanaman kangkung memiliki bunga yang berbentuk seperti terompet dengan diameter 3-5 cm dan berwarna putih dengan warna ungu muda di bagian tengahnya.
Kangkung juga dikenal dengan istilah bayam air.
Sayuran ini mengandung sejumlah nutrisi yang baik bagi tubuh.
Dikutip dari situs Data Komposisi Pangan Indonesia, berikut ini adalah kandungan gizi yang terdapat pada 100 gram (g) kangkung segar yang masih mentah:
Air: 91 g
Protein: 3,4 g
Lemak: 0,7 g
Karbohidrat: 3,9 g
Serat: 2 g
Abu: 1 g
Kalsium (Ca): 67 miligram (mg)
Fosfor (P): 54 mg
Besi (Fe): 2,3 mg
Natrium (Na): 65 mg
Kalium (K): 250,1 mg
Tembaga (Cu): 0,13 mg
Seng (Zn): 0,4 mg
Beta-Karoten: 2.868 mikrogram (mcg)
Karoten Total (Re): 5.542 mcg
Thiamin (Vitamin B1): 0,07 mg
Riboflavin (Vitamin B2): 0,36 mg
Niasin (Niacin): 2 mg
Vitamin C: 17 mg
Dalam secangkir bayam air yang sudah disiangi (kira-kira 56 g), Anda bisa memenuhi 70% kebutuhan vitamin A harian serta 51% kebutuhan vitamin C harian.
Meskipun kaya akan berbagai nutrisi penting, kangkung atau bayam air merupakan jenis sayuran yang rendah kalori.
Terbukti, sebelum dimasak, secangkir daun bayam air hanya mengandung sekitar 28 kalori.
Namun, jangan salah, kandungan nutrisi lainnya seperti karbohidrat, protein, serat, vitamin, hingga mineral turut memperkaya nutrisi di dalam sayur kangkung.
Berikut ini adalah manfaat mengonsumsi kangkung bagi kesehatan yang dirangkum dari berbagai sumber:
- Antiradang
Sayur kangkung ternyata punya khasiat antiradang yang mujarab.
Peradangan biasanya ditandai dengan gejala seperti nyeri dan pembengkakan.
Kangkung diketahui juga ampuh dalam melawan peradangan yang diakibatkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus dan Bacillus subtilis.
Bakteri-bakteri tersebut bisa menyebabkan penyakit MRSA, bintitan dan keracunan makanan.
- Mengobati Penyakit Kuning
Kangkung telah digunakan untuk pengobatan penyakit kuning.
Penelitian membuktikan bahwa ekstrak dari tanaman air ini bisa memberikan perlindungan untuk hati yang rusak akibat bahan kimia.
- Mengatasi Anemia
Daun kangkung memiliki kandungan zat besi yang banyak.
Hal ini tentunya sangat bermanfaat bagi orang yang menderita anemia.
Selain itu, kangkung juga baik untuk dikonsumsi ibu hamil, karena ibu hamil lebih banyak membutuhkan kandungan zat besi.
Zat besi merupakan mineral yang sangat penting untuk tubuh, terutama untuk sel darah merah sebagai pembentuk hemoglobin.
- Mengurangi Kolesterol
Kangkung merupakan salah satu pilihan yang baik untuk Anda yang ingin mengurangi berat badan dan mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh secara alami.
Banyak peneliti membuktikan bahwa mengonsumsi kangkung bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh serta triglikosida.
- Perlindungan untuk Penyakit Jantung
Kangkung memiliki beberapa kandungan penting untuk tubuh seperti vitamin A, vitamin C dan juga kandungan betakaroten yang tinggi.
Nutrisi-nutrisi ini memiliki peran sebagai antioksidan untuk mengurangi radikal bebas di dalam tubuh yang bisa mencegah kolesterol teroksidasi.
Kolesterol yang teroksidasi ini akan menempel di dinding pembuluh darah yang bisa menghalangi peredaran darah dan menyebabkan penyumbatan arteri, stroke dan serangan jantung.
Kangkung memiliki kandungan folat yang bisa mengurangi resiko penyakit jantung atau stroke.
Selain itu, kandungan magnesium yang ada pada kangkung bisa menurunkan tekanan darah sehingga memberikan perlindungan untuk kesehatan jantung.
- Sebagai Pencegah Kanker
Kangkung mengandung 13 jenis antioksidan yang berbeda, sehingga kangkung merupakan pencegah kanker yang alami.
Antioksidan ini diketahui bisa menangkal radikal bebas dari tubuh sehingga mengubah kondisi di mana sel kanker berkembang biak.
Sayuran kangkung dinilai paling bermanfaat untuk mencegah kanker kolorektal, perut, kulit dan kanker payudara.
- Obat untuk Gangguan Pencernaan atau Sembelit
Tanaman kangkung memiliki kandungan serat yang tinggi.
Kandungan serat ini tentunya bisa membantu pencernaan, sehingga bisa mengobati berbagai gangguan pencernaan secara alami.
Sifat pencahar ringan yang dimiliki tanaman kangkung sangat bermanfaat bagi orang yang sedang mengalami sembelit atau gangguan pencernaan.
Selain itu, kangkung juga bisa digunakan sebagai obat cacingan.
- Meningkatkan Imun di Tubuh
kangkung merupakan sayuran hijau yang kaya akan macam-macam nutrisi. Tanaman yang murah ini merupakan salah satu makanan yang bisa meningkatkan imun di dalam tubuh secara alami dibandingkan dengan suplemen-suplemen yang di jual di toko obat.
Mengkonsumsi kangkung secara rutin bisa meningkatkan sistem imun tubuh dan juga menguatkan tulang.
Kangkung juga berkontribusi dalam menetralkan racun di dalam tubuh.
- Menjaga Kesehatan Mata
Kangkung kaya kandungan vitamin A yang baik untuk menjaga kesehatan mata.
Pasalnya, vitamin A mampu melindungi kornea dan lapisan mata dari infeksi bakteri dan virus.
Vitamin ini juga bisa meningkatkan produksi cairan guna mencegah mata kering.
- Mencegah Diabetes
Pada tahun 2013 para peneliti berhasil menemukan khasiat rutin makan kangkung untuk mencegah diabetes pada ibu hamil dan bayinya yang dilakukan pada tikus percobaan.
Penelitian dalam Journal of Diabetes ini mencatat bahwa sayur kangkung bekerja sebagai antioksidan.
Antioksidan tersebut mampu menangkal oksidasi penyebab diabetes pada sel-sel tubuh ibu hamil dan janin.
- Nutrisi untuk Rambut
Memiliki rambut dan kulit kepala yang sehat tentunya membutuhkan banyak nutrisi.
Nutrisi yang ada di dalam kangkung sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit kepala dan rambut.
Tanaman ini bisa membantu untuk penumbuhan rambut dan mencegah kerontokan rambut.
Selain itu kangkung juga bisa meningkatkan kualitas dan memperbaiki tekstur rambut.
Untuk mendapatkan rambut yang sehat, Anda bisa mengonsumsi jus kangkung dan selada.
Anda juga bisa menambahkan rasa ke dalam jus dengan perasaan lemon. Konsumsi jus ini setiap hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
- Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Manfaat kangkung lainnya yang sayang jika dilewatkan yaitu mengurangi risiko penyakit kronis dan membantu mencegah penyakit lain yang disebabkan oleh lemahnya sistem kekebalan tubuh Anda.
Pasalnya, kangkung tinggi akan vitamin C yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh sekaligus melawan kerusakan sel.
Baik itu kerusakan sel karena penyakit kronis seperti penyakit jantung dan stroke atau karena infeksi virus dan bakteri.
- Melawan Kerusakan Hati (liver)
Sejak berabad-abad lalu, manfaat kangkung diketahui mujarab untuk melawan kerusakan organ hati.
Baru-baru ini penelitian dalam jurnal Molecules juga berhasil membuktikan manfaat tersebut.
Kangkung disebut-sebut bisa melindungi organ hati dari kerusakan, luka, dan peradangan.
Menurut para ahli, ini karena kangkung bisa memicu produksi enzim yang akan membersihkan (detoksifikasi) hati dari racun dan zat sisa yang dapat menyebabkan kerusakan.
- Mencegah Dehidrasi
Tingginya kandungan berbagai jenis mineral dalam kangkung membuat sayur ini baik untuk mencegah dehidrasi.
Ini karena peran utama mineral seperti kalium dan natrium yang ada di dalamnya.
Kedua mineral tersebut bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan cairan dan kadar elektrolit dalam tubuh.
Itu sebabnya, makan sayur bayam air ini bisa mencegah Anda kehilangan terlalu banyak cairan.
Tips Aman Mengolah Kangkung
Beberapa orang mungkin menggemari makan sayur-sayuran mentah, entah dicampur bersama salad atau sebagai lalapan saat makan.
Makan sayuran mentah juga dipercaya dapat memberikan Anda nutrisi dalam bentuk yang masih utuh karena tidak melalui proses pemanasan sebelumnya.
Ketika melalui proses pemasakan, kandungan nutrisi yang ada di dalam sayuran mentah tersebut bisa saja hilang atau bahkan berkurang.
Anda dianjurkan untuk lebih hati-hati saat makan sayuran mentah, termasuk makan kangkung mentah.
Hal ini bukan tanpa alasan, karena sayuran mentah berisiko mengandung bakteri dan parasit cacing yang bisa menimbulkan penyakit jika sampai termakan.
Terlebih lagi, memang tidak semua sayuran aman untuk dimakan mentah, salah satunya kangkung.
Alih-alih langsung memakannya, sebaiknya olah terlebih dahulu sayur kangkung sebelum dimakan.
Tak perlu bingung bagaimana harus mengolahnya karena ada berbagai resep kangkung yang menarik untuk dicoba.
Anda bisa menumisnya, memasaknya bersama tauco, menggoreng kering hingga dengan tepung menyerupai keripik, dibuat berkuah, maupun mengolahnya bersama bubur atau yang kerap dikenal sebagai bubur manado. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto