RADARMAGELANG.ID—Bawang merah dikenal sebagai bumbu pelengkap masakan yang memberikan cita rasa istimewa pada setiap menu kuliner.
Namun di balik kelezatan rasanya, bawang merah juga terkenal sebagai rempah yang memiliki sejuta manfaat untuk kesehatan.
Thiosulfinate adalah senyawa efektif yang terdapat dalam bawang merah, telah terbukti mampu membunuh berbagai bakteri, termasuk yang umum ditemukan pada Salmonella typhi, Pseudomonasaeriginosa, dan Escherichia coli.
Selain itu, bawang merah mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin C, vitamin K, protein, zat besi, kalsium, magnesium, kalium, serat, zinc, dan sejumlah nutrisi lainnya.
Selama ini, sebenarnya masyarakat sudah lama memanfaatkan bawang merah untuk kesehatan.
Misalnya, bawang merah kerap digunakan sebagai obat demam anak.
Caranya dengan mengoleskan parutan bawang merah dicampur minyak kelapa di tubuh anak.
Studi Phytotherapy Research membuktikan bahwa bawang merah adalah sumber antioksidan.
Selain itu, masih ada sederet manfaat bawang merah untuk kesehatan tubuh, antara lain:
- Mengatur Kadar Gula Darah
Bawang merah bermanfaat untuk mengendalikan kadar gula darah.
Kromium yang ada di dalam bawang berpotensi membantu pengaturan gula darah.
Sementara itu, sulfur bisa bantu menurunkan kadar gula darah dengan memicu produksi insulin.
Penelitian di jurnal Environmental Health Insights pada 2010 mengungkap, orang dengan diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi bawang merah menunjukkan kadar glukosa yang lebih rendah hingga 4 jam.
Selanjutnya, analisis pada 2014 di jurnal Nutrition menemukan, penderita diabetes tipe 2 punya kadar gula darah yang lebih rendah saat makan bawang.
- Menurunkan Demam pada Bayi
Sudah lama dikenal, manfaat bawang merah dapat membantu menurunkan demam pada bayi.
Campuran parutan bawang merah dengan minyak kelapa dan sedikit asam dapat dioleskan pada tubuh secara merata, khususnya di punggung dan perut bayi. Penggunaan alami ini dapat membantu meredakan panas tubuh yang tidak diinginkan.
- Meningkatkan Kepadatan Tulang
Studi yang dimuat di jurnal Menopause pada 2009 mengungkapkan, mengonsumsi bawang setiap hari berpotensi meningkatkan kepadatan tulang pada wanita menopause.
Wanita yang mengonsumsi bawang merah juga memiliki risiko patah tulang pinggul sekitar 20 persen lebih rendah, dibandingkan wanita yang tak pernah makan bawang.
- Menghilangkan Alergi Musiman
Kandungan quercetin pada bawang merah dapat membantu memerangi alergi musiman.
Hal ini termuat dalam hasil penelitian berjudul Antiallergic activities of shallot (Allium ascalonicum L.) and its therapeutic effects in allergic rhinitis, yang terbit di Asian Pacific Journal of Allergy and Immunology.
Menurut studi tersebut, quercetin pada bawang merah bekerja menghambat produksi histamin, senyawa peradangan. Tak hanya itu, senyawa ini juga dapat membantu mengurangi gejala alergi, seperti bersin, mata berair, dan pilek.
- Meningkatkan Memori
Bawang merah mengandung inulin, yaitu serat prebiotik larut yang memberi makan bakteri sehat di usus. Inulin dapat memberikan manfaat pada suasana hati dan kinerja otak.
- Mengurangi Risiko Obesitas
Sebagai salah satu makanan sehat yang patut Anda konsumsi, bawang merah merupakan sumber serat larut.
Ini membuatnya menjadi makanan prebiotik yang kuat.
Sebab, sayuran dengan nama latin Allium cepa L ini dapat membersihkan usus, sehingga berfungsi membantu menurunkan berat badan dan menghilangkan lemak perut.
- Melawan Radikal Bebas
Manfaat bawang merah berikutnya adalah dapat meningkatkan imunitas.
Ya, polifenol dalam bawang berfungsi sebagai antioksidan untuk memproteksi tubuh dari radikal bebas.
- Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Menghilangkan radikal bebas berarti bisa membantu meningkatkan dan menjaga daya tahan serta kekebalan tubuh.
Itulah mengapa, konsumsi bawang merah – yang tentunya diimbangi dengan makanan bergizi seimbang lainnya – dapat membuat kamu terhindar dari berbagai penyakit.
- Memperbaiki Sistem Pencernaan
Salah satu kegunaan bawang merah adalah dapat memperbaiki sistem pencernaan.
Bawang merah mengandung serat sehingga membantu proses pencernaan. Buang air besar pun bisa berlangsung teratur.
Tak hanya itu, bawang merah juga mengandung jenis serat larut khusus, oligofruktosa, untuk mendorong tumbuhnya bakteri baik di usus.
- Membantu Menjaga Kesehatan Mulut
Manfaat bawang merah selanjutnya adalah menjaga kesehatan mulut.
Sebab, bawang merah mengandung senyawa belerang yang bersifat antibakteri.
Khususnya bakteri penyebab bau mulut, kerusakan gigi, karies, dan masalah pada gusi.
Selain itu, bawang merah juga bisa membantu mengurangi risiko terkena kanker mulut.
- Mencegah Osteoporosis
Manfaat bawang merah untuk membantu mencegah osteoporosis.
Sebab, senyawa quercetin membantu menjaga tulang tetap sehat dan kuat.
Bawang merah juga mengandung selenium yang terbukti memiliki efek antiradang pada persendian dan jaringan.
- Baik untuk Kesehatan Jantung
Konsumsi bawang merah dapat mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah.
Sebuah penelitian pada 2002 yang dimuat di jurnal Thrombosis Research menunjukkan, sulfur pada bawang merupakan komponen yang berpengaruh pada kesehatan jantung.
- Menyuburkan Rambut
Bawang merah bermanfaat untuk meningkatkan pertumbuhan rambut.
Konsentrasi belerang yang tinggi pada bawang merah, meningkatkan sirkulasi darah ke kulit kepala, dan mendorong pertumbuhan folikel rambut.
Pada akhirnya ini mencegah kerontokan rambut dan kondisi kulit kepala seperti ketombe.
Untuk mendapatkan manfaat ini bisa dengan memasukkan bawang merah pada makanan, atau membuat jus bawang merah dan mengoleskannya ke kulit kepala.
- Bermanfaat untuk Kulit
Kandungan antioksidan dalam bawang merah dapat melawan radikal bebas. Radikal bebas adalah senyawa yang dapat merusak sel kulit sehingga memicu penuaan lebih cepat.
Bawang merah juga dapat membantu mengencangkan kulit dan memperbaiki warna kulit.
Menariknya lagi, ada beberapa manfaat lain bawang merah untuk kulit terutama kulit wajah.
- Penangkal Diare Alami
Sebuah studi menemukan bahwa oligofruktosa dalam bawang merah dapat membantu mengobati dan mencegah diare. Ini menunjukkan bahwa bawang merah bukan hanya memberikan rasa lezat pada masakan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pencernaan.
- Mendorong Stamina Pria yang Prima
Kejantanan pria dapat mendapatkan dorongan dari konsumsi bawang merah. Fitokemikal dalam bawang merah dapat meningkatkan vitamin C yang mendukung kekebalan tubuh, menjadikannya alat pertahanan terhadap penyakit dan penambah stamina yang alami. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto