Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Inilah 9 Khasiat Daging Belut untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui, di Antaranya Turunkan Risiko Stroke dan Mencegah Anemia

H. Arif Riyanto • Rabu, 24 April 2024 - 19:53 WIB
Belut mengandung vitamin A dan protein . Juga asam amino, karbohidrat, magnesium, kalsium, zat besi, dan berbagai nutrisi lain.
Belut mengandung vitamin A dan protein . Juga asam amino, karbohidrat, magnesium, kalsium, zat besi, dan berbagai nutrisi lain.

RADARMAGELANG.ID— Anda tentu sudah tidak asing dengan belut?

Jenis ikan yang menyerupai ular ini mudah dijumpai di perairan tawar.

Belut bisa diolah dengan berbagai cara, baik itu digoreng, dimangut, direbus, maupun dijadikan keripik.

Jenis ikan dengan nama latin Anguilla rostrata ini mengandung vitamin A dan protein yang tentunya baik untuk tubuh.

Tak hanya itu, asam amino, karbohidrat, magnesium, kalsium, zat besi, dan berbagai nutrisi lain juga tersimpan dalam belut.

Berikut ini adalah kandungan nutrisi dalam 100 gram belut menurut Panganku:

Energi: 70 Kal

Protein: 14.6 gr

Lemak: 0,8 gr

Karbohidrat: 1,0 gr

Kalsium: 49 miligram (mg)

Fosfor: 155 mg

Besi: 1,5 mg

Natrium: 55 mg

Kalium: 169.0 mg

Tembaga: 0,20 mg

Seng: 1,2 mg

Thiamin (Vit. B1): 0,22 mg

Riboflavin (Vit. B2): 0,12 mg

Niasin (Niacin): 7,7 mg

Dengan kandungan nutrisi itu, mengonsumsi belut baik untuk kesehatan tubuh, antara lain:

  1. Menjaga Kesehatan Tulang

Belut termasuk ikan yang memiliki kandungan fosfor yang tinggi.

Fosfor dalam ikan ini ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan tulang. 

Fosfor merupakan mineral pembentuk 1 persen dari total berat badan Anda dan menjadi salah satu mineral yang paling banyak di tubuh.

Pasalnya, setiap sel tubuh mengandung fosfor dan sebagian besar ditemukan pada tulang dan gigi. 

Mineral ini berperan penting dalam pembentukan tulang dan gigi.

Selain itu, fosfor juga membantu tubuh mengolah karbohidrat dan lemak, sehingga bisa digunakan untuk pertumbuhan dan perbaikan sel serta jaringan. 

Itu sebabnya, konsumsi makanan yang kaya akan fosfor, seperti belut, dapat membantu menjaga kesehatan tulang. 

  1. Meningkatkan Kesehatan Kulit

Selain tulang, manfaat belut lainnya yaitu meningkatkan kesehatan kulit berkat vitamin E di dalamnya.

Sudah lebih dari 50 tahun vitamin E digunakan dalam dunia dermatologi. 

Vitamin E merupakan antioksidan penting yang banyak dijumpai dalam produk kosmetik.

Pasalnya, vitamin ini memberikan efek perlindungan terhadap kulit dari paparan sinar UV.

Selain itu, ada beberapa manfaat vitamin E lainnya untuk kesehatan kulit, yaitu: mencegah peradangan akibat paparan sinar matahari,  membantu melembapkan kulit, serta  membantu memperlambat proses penuaan dini. 

Walaupun khasiat vitamin E baik untuk kulit, belum ada penelitian yang membuktikan, apakah konsumsi belut juga memiliki efek yang sama.

Hal ini dikarenakan manfaat dari vitamin ini diperoleh dalam bentuk suplemen atau krim.

Meski begitu, tidak ada salahnya untuk mencoba belut dan makanan sumber vitamin E lainnya yang baik untuk kesehatan kulit.

  1. Memperbaiki Sel dan Jaringan Tubuh

Sel dan jaringan tubuh pasti akan mengalami regenerasi untuk menjaga fungsinya, seperti pada rambut, kuku, dan kulit.

Sel-sel di kulit, pencernaan, dan darah mulai berganti setelah satu minggu sehingga butuh diganti oleh sel yang baru.

Manfaat belut untuk memperbaiki jaringan tubuh diperoleh dari kandungan protein di dalamnya.

Protein merupakan zat penting dalam proses regenerasi.

  1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Siapa di antara Anda yang sering susah buang air besar?

Nah, ternyata manfaat mengonsumsi ikan belut juga bisa dirasakan oleh sistem pencernaan.

Kandungan magnesium dalam belut bisa membantu meningkatkan kadar air di usus.

Dengan demikian, pergerakannya pun menjadi lebih lancar.

Namun, masih butuh penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. 

  1. Baik untuk Kesehatan Otak dan Saraf

Belut adalah sumber protein hewani yang memiliki kandungan vitamin B1 dan vitamin B6 yang cukup tinggi.

Nah, kedua jenis vitamin B yang ada di dalam belut ini bermanfaat untuk jaga fungsi otak tetap baik.

Vitamin B1 dan B6 dapat memaksimalkan kemampuan kognitif maupun kemampuan mengingat.

  1. Baik untuk Sistem Imun

Mengonsumsi ikan belut bermanfaat untuk memperkuat sistem imunmu.

Berbagai kandungan vitamin di dalamnya akan menguatkan sistem pertahanan tubuhmu sehingga tidak mudah sakit. 

Selain itu, mineral di dalam belut seperti zinc dan selenium dapat membantu mencegah infeksi virus maupun bakteri.

  1. Turunkan Risiko Stroke

Kandungan kalium (potasium) dalam belut memiliki khasiat terhadap penurunan risiko stroke.

Dilansir dari Harvard Health, terdapat sebuah penelitian dalam jurnal stroke yang membuktikan bahwa konsumsi makanan berkalium tinggi bisa menurunkan risiko stroke.

Para ahli dalam penelitian ini melibatkan sekitar 90.000 wanita pasca-menopause berusia 50 – 70 tahun.

Penelitian yang berlangsung selama 11 tahun ini meminta beberapa peserta untuk menambahkan kalium dalam menu makanannya. 

Hasilnya, wanita yang mengonsumsi lebih banyak potasium mengalami penurunan risiko sebesar 16 persen terhadap stroke eskemik.

Hal tersebut dibandingkan dengan wanita yang lebih sedikit mengonsumsi makanan berkalium. 

Kondisi ini mungkin terjadi karena makanan berkalium tinggi, seperti belut, lebih mungkin menurunkan tekanan darah yang dapat memicu stroke iskemik.

Namun, berapa banyak asupan kalium tidak secara langsung menurunkan risiko stroke. 

  1. Mencegah Anemia

Salah satu kandungan dalam belut yang memberikan manfaat berupa mencegah anemia  yaitu vitamin B12.

Vitamin B12 memiliki peran penting dalam membantu tubuh memproduksi sel darah merah (eritrosit). 

Bila kadar vitamin B12 dalam tubuh terlalu rendah, pembentukan sel darah merah pun terhambat dan mencegahnya berkembang dengan baik. 

Normalnya, sel darah merah berukuran kecil dan bulat.

Bila kekurangan vitamin B12, sel darah merah akan menjadi lebih besar dan berbentuk oval.

Akibatnya, eritrosit pun tidak dapat membawa oksigen menuju organ yang membutuhkannya.

Hal ini yang memicu gejala anemia, berupa rasa lelah dan lemah.

Itu sebabnya, memenuhi kebutuhan vitamin B12, termasuk dengan makan belut, dalam tubuh penting guna mencegah anemia terjadi pada Anda. 

  1. Membantu Meningkatkan Konsentrasi

Kekurangan zat besi sering memicu gangguan kognitif, seperti mengurangi daya konsentrasi, perhatian, dan fungsi kognitif.

Pasalnya, penurunan kadar zat besi dapat memengaruhi konsentrasi dan tingkat perhatian Anda.

Itu sebabnya, Anda perlu memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh demi meningkatkan konsentrasi.

Untungnya, kandungan zat besi dalam belut menawarkan manfaat yang Anda butuhkan.

Ada banyak manfaat yang ditawarkan belut untuk kesehatan tubuh Anda, tetapi darah belut tidak disaranakan untuk dikonsumsi.

Hal ini dikarenakan darah belut mengandung merkuri, yaitu senyawa yang beracun bagi tubuh manusia. 

Tidak ada salahnya menambahkan ikan ini sebagai salah satu menu pilihan sehari-hari.

Jangan lupa untuk mengombinasikan dengan makanan sehat lainnya dan imbangi dengan gaya hidup sehat. (*/aro)

 

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#kesehatan otak #kesehatan kulit #sistem imun #Kesehatan Saraf #konsentrasi #protein #risiko stroke #Kaya Nutrisi #mencegah anemia #kesehatan pencernaan #kesehatan tulang #belut #ikan air tawar #jaringan tubuh #vitamin a