RADARMAGELANG.ID—Dewandaru merupakan buah tropis dari keluarga myrtle (Myrtaceae) asal Amerika Selatan dan Suriname.
Buah yang satu ini sudah banyak tumbuh di beberapa negara, termasuk di Indonesia.
Buah dengan nama latin Eugenia uniflora ini juga dikenal ceri Suriname. Pohonnya memiliki ketinggian mencapai 25 kaki dengan bunga berwarna putih.
Buahnya kecil, lebarnya sekitar 2 hingga 4 sentimeter.
Setiap buah memiliki tujuh atau delapan rusuk vertikal, sehingga akan tampak seperti labu kecil.
Saat berkembang, warnanya berubah dari hijau menjadi oranye.
Konon, buah ini merupakan buah suci yang dapat mendatangkan rezeki.
Buah dewandaru banyak mengandung nutrisi bahkan dalam 100 gram buah ini memiliki kandungan:
Total lipid (lemak): 0.4 gram.
Karbohidrat: 7.49 gram.
Kalsium: 9 mg.
Besi: 0.2 mg.
Magnesium: 12 mg.
Fosfor: 11 mg.
Kalium: 103 mg.
Natrium: 3 mg.
Vitamin C: 26.3 mg.
Tiamin: 0.03 mg.
Riboflavin: 0.04 mg.
Niasin: 0.3 mg.
Vitamin A: 1500 mcg.
Air: 90.8 gram.
Kalori: 33 kilokalori.
Energi: 138 kilojoule.
Protein: 0.8 gram
Buah dewandaru juga memiliki antioksidan dan vitamin C.
Berkat beberapa kandungan baik di atas, buah ini memiliki sifat antiseptik, antitumor, astringen dan antibakteri yang mampu mendukung kesehatan tubuh keseluruhan.
Berikut ini manfaat buah dan daun dewandaru untuk kesehatan:
- Mengobati Diare
Daun dewandaru mengandung berbagai senyawa fitonutrien, seperti saponin, tanin, terpenoid, dan flavonoid.
Senyawa ini berpotensi melawan bakteri penyebab diare, seperti Bacillus cereus, Salmonella typhi, Staphylococcus aureus, dan Pseudomonas aeruginosa.
Namun, studi ini masih diuji coba di laboratorium, bukan manusia yang mengonsumsi daun atau air rebusannya.
Jadi, khasiat daun sebagai obat tradisional untuk diare perlu dikaji lebih lanjut.
- Mengatasi Rematik
Rematik alias artritis rematoid terjadi akibat adanya peradangan di sendi.
Hal ini menimbulkan rasa nyeri dan sendi kaku.
Daun dari pohon dewandaru kerap dimanfaatkan untuk mengurangi nyeri sendi secara alami.
Daun ini bersifat antiradang karena adanya kandungan flavonoid.
Namun, penelitian yang menguji manfaat pohon dewandaru ini masih terbatas.
- Mengendalikan Gula Darah
Daun dan buah dari pohon dewandaru telah digunakan sejak lama sebagai obat herbal untuk menurunkan gula darah.
Keduanya mengandung flavonoid serta vitamin A, C, dan E yang berperan sebagai antioksidan.
Selanjutnya, antioksidan ini menangkal radikal bebas yang bisa merusak pankreas.
Bila pankreas terlindungi, produksi insulin pun berjalan lancar dan kadar gula darah menurun.
Meski demikian, tanaman ini tidak bisa dijadikan sebagai obat pengganti dari dokter karena studi mengenai manfaatnya masih terbatas.
- Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Buah dewandaru mengandung antioksidan yang kaya akan vitamin esensial, yang penting dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Kandungan ini diperlukan untuk melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh.
Studi berjudul Vitamin C and immune function yang terbit pada Nutrients menemukan, vitamin C bekerja dengan merangsang migrasi neutrofil ke tempat infeksi, meningkatkan fagositosis dan pembentukan oksidan, serta pembunuhan mikroba.
Dengan demikian, vitamin C diperlukan agar sistem kekebalan tubuh dapat meningkatkan dan mempertahankan respons yang memadai terhadap patogen, sekaligus menghindari kerusakan berlebihan pada jaringan tubuh.
Selain buah ceri surinam, ada juga jenis buah yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh.
- Meningkatkan Kesehatan Saluran Pencernaan
Buah dewandaru bertindak sebagai astringen yang dapat mengeringkan sekresi. Artinya, kandungan tersebut digunakan dalam pengobatan diare dan penyakit pencernaan lainnya.
Sifat antiseptik dan astringen buah pitanga akan membantu mengatasi gangguan pencernaan jika dikonsumsi secara teratur.
Kulit tanamannya digunakan untuk pengobatan kesehatan saluran cerna.
- Memperbaiki Fungsi Paru-Paru
Buah dewandaru memiliki sifat antiinflamasi, yang membantu mengurangi peradangan pada saluran pernapasan dan paru-paru.
Sifat tersebut dapat membantu mengurangi gejala pernapasan yang terkait dengan kondisi seperti asma atau bronkitis.
- Memberikan Energi Tambahan
Vitamin B kompleks yang ada dalam buah dewandaru memberikan energi yang dibutuhkan untuk fungsi organ tubuh.
Vitamin tersebut bekerja dengan enzim tertentu dan mencegah defisiensi yang berhubungan dengan kekurangan vitamin B kompleks.
- Membantu Menurunkan Berat Badan
Buah dewandaru diperkaya dengan senyawa penting yang dapat membantu membersihkan penumpukan lemak berlebih di dalam tubuh.
Meski dikonsumsi dalam jumlah banyak, buah tidak berkontribusi terhadap penambahan berat badan karena kandungan sedikit kalori.
Ada lagi jenis buah yang juga efektif menurunkan berat badan, yaitu lontar.
- Kaya Antioksidan
Buah dewandaru kaya akan antioksidan, seperti likopen, beta-cryptoxanthin, gamma-karoten, dan rubixanthin yang bermanfaat bagi kesehatan.
Kekuatan antioksidannya juga membantu memperlambat tanda-tanda penuaan dini dan membantu melawan aksi radikal bebas.
Mengonsumsi buah ini secara konsisten akan membantu mencegah radikal bebas yang merupakan penyebab utama peradangan dalam tubuh.
- Menurunkan Panas tubuh
Dewandaru sudah sejak lama digunakan sebagai obat herbal untuk menurunkan panas atau demam.
Hal ini karena panas saat demam diketahui berkaitan dengan proses tubuh melawan infeksi.
Nah, dewandaru mengandung vitamin C yang berperan penting dalam memperkuat imun, sehingga tubuh dapat melawan infeksi virus atau kuman penyebab demam.
Selain itu, penelitian juga menunjukkan dewandaru memiliki sifat antimikroba yang bisa melawan bakteri atau parasit.
- Menjaga Kesehatan Kulit
Untuk mendapatkan kulit yang sehat dan awet muda, penggunaan skincare juga harus dibarengi dengan perawatan kulit dari dalam.
Salahnya satunya adalah mengonsumsi makanan bervitamin C, seperti dewandaru.
Vitamin C mampu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat sinar UV dan mengatasi jerawat.
Selain itu, vitamin C juga berperan dalam pembentukan kolagen secara alami yang bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka.
- Mengatasi Infeksi Kulit
Kalau Anda punya masalah kulit akibat infeksi bakteri Staphylococcus aureus, seperti bisul, impetigo, atau selulitis, Anda bisa lho mengonsumsi dewandaru sebagai pengobatan alternatif.
Nutrisi pada dewandaru dapat menghambat pertumbuhan dan membunuh bakteri tersebut, sehingga infeksi kulit bisa cepat pulih.
Selain itu, dewandaru juga diketahui memiliki kemampuan antijamur. Mengonsumsi tanaman ini diyakini dapat membantu mengatasi infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur candida.
- Menjaga Kesehatan Mata
Berkat melimpahnya kandungan vitamin A, dewandaru bisa dimanfaatkan untuk menjaga fungsi mata.
Vitamin A berperan penting dalam mengoptimalkan fungsi penglihatan, khususnya di malam hari.
Ditambah lagi, kandungan beta-karoten pada dewandaru yang akan berubah menjadi vitamin A di dalam tubuh bisa mengurangi risiko terjadinya penyakit mata di kemudian hari, seperti degenerasi makula.
- Menjaga Tekanan Darah Tetap Stabil
Penderita hipertensi bisa mengonsumsi dewandaru untuk membantu mengendalikan tekanan darah.
Hal ini karena nutrisi dalam dewandaru diketahui berperan sebagai diuretik alami.
Artinya, buah ini dapat merangsang tubuh untuk membuang garam dan air yang berlebihan melalui urine.
Nah, dengan berkurangnya kadar garam tubuh, tekanan darah bisa tetap stabil. Tapi ingat, bahan herbal ini tidak bisa menggantikan pengobatan dokter, ya.
- Mencegah Pertumbuhan Sel-Sel Kanker
Dewandaru mengandung senyawa flavonoid dan tanin yang bertindak sebagai antioksidan, antiradang, dan antikanker.
Kandungan tersebut diketahui bisa mencegah kerusakan sel-sel tubuh akibat paparan radikal bebas serta mencegah pertumbuhan sel-sel kanker.
Meski banyak mitos yang beredar tentang dewandaru, tanaman ini bisa kok dijadikan sebagai obat herbal untuk mengatasi serta mencegah penyakit. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut dan uji klinis pada manusia untuk memastikan efektivitas dan keamanannya tanaman ini.
- Mengurangi Kadar Kolesterol
Manfaat pohon dewandaru ini berasal dari buahnya.
Studi terbitan Biomedicine & Pharmacotherapy (2017) menemukan bahwa ekstrak buah dewandaru mengurangi kadar kolesterol jahat.
Ekstrak buah ini mengandung antosianin, flavonoid, dan fitonutrien lainnya yang bisa mengurangi kadar lemak di dalam darah, termasuk lemak dari kolesterol.
Kandungan polifenol pada buah dewandaru juga melindungi tubuh dari radikal bebas yang juga bisa memicu kenaikan kolesterol jahat.
Cara Memanfaatkan Dewandaru
Anda bisa mengonsumsi bagian pohon dewandaru, seperti buah dan daunnya.
Buah bisa dikonsumsi tanpa perlu diolah, sedangkan daunnya bisa dicuci bersih dan direbus selama beberapa menit untuk dikonsumsi sebagai teh herbal.
Hanya saja, hingga saat ini belum ada takaran persis konsumsi air rebusan daun dalam sehari.
Itulah manfaat buah dan daun dewandaru yang bisa Anda peroleh jika rutin mengonsumsinya.
Selain konsumsi dewandaru dan makanan sehat lainnya, jangan lupakan vitamin dan suplemen yang dibutuhkan oleh keluarga. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto