RADARMAGELANG.ID—Jambu air yang memiliki nama latin Syzygium aqueum ini masuk ke dalam famili Myrtaceae alias suku jambu-jambuan.
Sesuai dengan namanya, jambu air memiliki banyak kandungan air dalam daging buahnya.
Jambu air memiliki kemiripan dengan jambu semarang (Syzygium samarangense), baik dari buah dan pohonnya, walaupun keduanya berbeda.
Jambu air juga memiliki kerabat lain, yakni jambu jamaika atau jambu bol (Syzygium malaccense) yang memiliki ukuran lebih besar dan daging buah lebih tebal.
Dikutip dari Panganku.org, dalam 100 gram daging buah jambu air memiliki sejumlah kandungan nutrisi seperti di bawah ini.
- Air: 87 gram (g).
- Kalsium: 8 miligram (mg).
- Fosfor: 9 mg
- Kalori: 46 kkal.
- Protein: 0,6 g.
- Lemak: 0,2 g.
- Karbohidrat: 11,8 g.
- Serat: 2,1 g
- Zat besi: 1,1 mg.
- Natrium: 11 mg.
- Kalium: 321,2 mg.
- Seng: 0,1 mg.
- Beta karoten: 92 mikrogram (mcg).
- Thiamin: 0,02 mg.
- Riboflavin: 0,38 mg.
- Niacin: 4,6 mg.
- Vitamin C: 5 mg.
Jambu air adalah salah satu buah yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Dikenal dengan rasa pahit asamnya yang khas, jambu air sering diolah menjadi rujak atau dikonsumsi langsung.
Namun di balik kenikmatannya, jambu air menyimpan beragam zat yang bermanfaat dalam penyembuhan beberapa penyakit
Berikut ini manfaat jambu air untuk kesehatan yang dirangkum dari berbagai sumber:
- Menjaga Kesehatan Kulit Wajah
Vitamin C dalam jambu air juga berperan sebagai antioksidan yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit wajah.
Mengonsumsi jambu air secara teratur dapat membantu meredakan peradangan kulit dan mempromosikan kulit yang lebih cerah dan sehat.
- Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Vitamin C yang tinggi dalam jambu air dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat, tubuh akan lebih tahan terhadap berbagai infeksi dan penyakit.
- Mencegah Kanker
Jambu air mengandung senyawa yang dapat membantu mencegah kanker payudara dan prostat.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jambu air secara teratur dapat memberikan perlindungan dari jenis kanker tertentu.
- Mengurangi Demam
Sifat antibakteri dan antijamur dalam jambu air dapat membantu mengurangi demam yang terkait dengan infeksi.
Jambu air juga memiliki efek pendingin alami yang dapat membantu meredakan demam dan meningkatkan kenyamanan selama sakit.
- Mengurangi Oksidasi Kolesterol Jahat
Kandungan serat dalam jambu air membantu mengurangi oksidasi kolesterol jahat dalam tubuh.
Ini berkontribusi pada kesehatan jantung dan pembuluh darah, serta mengurangi risiko terjadinya penyakit kardiovaskular.
- Mengontrol Kadar Gula Darah
Kandungan senyawa organik dalam jambu air membantu mengatur kadar gula darah.
Sehingga dapat membantu mengontrol diabetes.
Bagi yang memiliki masalah dengan kadar gula darah, mengonsumsi jambu air secara teratur dapat menjadi pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.
- Detoksifikasi Tubuh
Jambu air mengandung nutrisi yang berperan sebagai diuretic alami yang membantu mendetoksifikasi tubuh secara alami.
Detoksifikasi ini membantu mengeluarkan racun dan bahan-bahan berbahaya dari tubuh, sehingga tubuh dapat berfungsi lebih baik dan lebih sehat.
- Menjaga Kesehatan Gigi dan Tulang
Kandungan kalsium dalam jambu air berperan penting dalam menjaga kesehatan gigi dan tulang.
Kalsium merupakan mineral esensial yang membantu menjaga kekuatan gigi dan tulang, serta mencegah osteoporosis.
- Memperlancar Buang Air Besar
Kombinasi air dan serat yang tinggi dalam kandungan jambu air membuat buah ini bermanfaat dalam menjaga sistem pencernaan, sekaligus melancarkan buang air besar.
Kedua kandungan ini dapat membantu makanan agar mudah dicerna, mengatasi sembelit, dan juga gangguan pencernaan lainnya.
Tanin dalam jambu air pada tingkatan tertentu bermanfaat untuk mengobati diare atau mencret.
Ekstrak biji jambu air juga berpotensi mengatasi disentri, penyakit infeksi usus akibat bakteri.
- Memelihara Fungsi Saraf
Jambu air tinggi kandungan kalium yang penting untuk memelihara fungsi saraf dan sel tubuh.
Orang yang menderita hipokalemia, kadar kalium dalam darah lebih rendah dari batas normal, bisa mengonsumsi jambu air untuk menaikkan kadar kalium.
Mengonsumsi jambu air secara rutin dapat meningkatkan kadar kalium dan memperkuat otot untuk mencegah kondisi ini
- Menjaga Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah
Kandungan kalium yang tinggi dengan natrium yang rendah pada jambu air menjadi pilihan nutrisi tepat yang dibutuhkan penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
Dikutip dari Harvard Health, Anda bisa mengombinasikan jambu air dan sumber kalium lain seperti sayuran dan buah-buahan untuk menjalani diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Diet ini dipercaya dapat membantu mengatasi hipertensi dan kolesterol tinggi.
Mengatasi kedua hal tersebut tentu dapat membantu Anda menghindari aterosklerosis, stroke, serangan jantung, hingga jantung koroner.
- Menangkal Radikal Bebas
Frontiers in Pharmacology menguji kandungan daun jambu air yang umum digunakan sebagai pengobatan tradisional dalam membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan.
Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu air kaya akan kandungan polifenol, antioksidan alami yang mampu menangkal radikal bebas yang memengaruhi sel tubuh.
Tubuh yang terpapar radikal bebas lebih rentan terserang penyakit, maka penting untuk mengonsumsi makanan tinggi antioksidan. Walaupun begitu, perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas sifat antioksidan pada tumbuhan ini.
Tips Mengonsumsi Jambu Air
- Karena mudah membusuk, Anda perlu segera mengonsumsi jambu air dalam keadaan matang.
- Buah ini juga umum disebut sebagai “buah meja”, karena dapat langsung makan dalam kondisi segar atau dengan sambal rujak untuk menambah cita rasanya
- Buah jambu air dapat diolah menjadi puree, sirup, selai, atau bentuk awetan lain, seperti manisan atau asinan.
Namun berbagai manfaat dan khasiat jambu air tidak serta-merta dapat membantu Anda mencegah dan mengatasi berbagai penyakit. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi Anda untuk mengetahui informasi lebih lanjut. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto