RADARMAGELANG.ID—Minyak zaitun atau olive oil adalah minyak alami yang diekstraksi dari buah zaitun.
Berdasarkan proses ekstraksi yang dilalui dan jumlah kandungan asam oleat di dalamnya, minyak zaitun terbagi menjadi tiga varian, yaitu extra virgin, virgin, dan pure.
Minyak zaitun terkenal lebih sehat dari minyak goreng biasa.
Hal ini karena kandungan nutrisinya, yang bisa mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.
Minyak zaitun memiliki kandungan omega-6 dan asam lemak omega-3.
Namun, asam lemak yang paling banyak terkandung dalam minyak zaitun adalah asam oleat yang sangat baik bagi tubuh.
Dalam sekitar 100 gram minyak zaitun, terkandung beberapa nutrisi, sebagai berikut:
Kalori: 119
Lemak: 14 gram.
Natrium: 0,3 miligram.
Vitamin E: 1,9 miligram.
Vitamin K: 8.1 mikrogram.
Berikut manfaat minyak zaitun bagi kesehatan:
- Membantu Menurunkan Kolesterol
Salah satu manfaat utama yang kamu dapatkan dari konsumsi minyak zaitun adalah menurunkan kolesterol dalam darah.
Sebab, minyak ini mengandung campuran antioksidan yang menurunkan kolesterol buruk (LDL), sekaligus mempertahankan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.
- Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Kandungan polifenol dalam minyak zaitun dapat membantu turunkan risiko penyakit jantung, bahkan mencegah terjadinya serangan jantung.
Kendati demikian, bukan berarti dengan banyak-banyak mengonsumsi minyak ini dapat membuat kamu terbebas dari penyakit jantung, ya.
Melansir dari jurnal Frontiers in Nutrition, minyak ini mengandung senyawa fenolik, vitamin E dan molekul lipid yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan.
Kedua kandungan tersebut membuat penggunaan minyak ini untuk diet Mediterania cukup populer dalam masyarakat.
Diet mediterania dengan menggunakan minyak zaitun mampu menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 31 persen.
Namun, Anda tetap perlu mengimbanginya dengan memiliki pola makan sehat, rutin berolahraga, istirahat yang cukup, dan menghindari stres.
Jangan lupa juga untuk mengonsumsi vitamin dan suplemen untuk meningkatkan kekebalan tubuh Anda.
- Mengontrol Tekanan Darah
Mengonsumsi minyak zaitun secara rutin setiap harinya akan membantu kontrol tekanan darah.
Itulah sebabnya minyak ini sangat baik untuk dikonsumsi pengidap hipertensi yang ingin mengontrol tekanan darah.
Tekanan darah yang terkontrol dengan dapat menurunkan risiko berbagai penyakit, termasuk penyakit jantung.
- Minyak Zaitun dapat Mencegah Kanker
Kombinasi pola makan sehat dengan menambah asupan minyak ini dapat meningkatkan kadar antioksidan dalam tubuh.
Perlu Anda ketahui bahwa antioksidan dapat membantu menangkal radikal bebas, yang juga dapat berdampak baik dalam pencegahan kanker.
Meski demikian, perlu penelitian lebih lanjut terkait hal ini.
- Sumber Lemak Tak Jenuh Tunggal
Minyak zaitun adalah minyak alami yang diekstraksi dari buah zaitun, buah dari pohon zaitun.
Sekitar 14 persen dari kandungan minyaknya adalah lemak jenuh, sedangkan 11 persennya adalah lemak tidak jenuh ganda, seperti asam lemak omega-6 dan omega-3.
Namun, asam lemak yang dominan dalam minyak zaitun adalah lemak tak jenuh tunggal yang bernama asam oleat.
Asam lemak ini merupakan 73 persen dari total kandungan minyak.
Asam oleat terkenal dapat mengurangi peradangan, dan bahkan mungkin memiliki efek menguntungkan pada gen yang terkait dengan kanker.
Selain itu, lemak tak jenuh tunggal juga cukup tahan terhadap panas tinggi, membuat minyak zaitun extra virgin menjadi pilihan yang sehat untuk memasak.
- Mencegah Stroke
Stroke terjadi akibat gangguan aliran darah ke otak, baik karena gumpalan darah atau pendarahan.
Ini adalah salah satu penyebab kematian yang paling umum, selain penyakit jantung.
Hubungan antara minyak zaitun dan risiko stroke telah dipelajari secara ekstensif.
Sebuah ulasan penelitian yang terbit pada 2014 di jurnal Lipids in Health and Disease mencoba mempelajari hal ini.
Dengan mengulas penelitian pada 841.000 orang menemukan bahwa minyak zaitun adalah satu-satunya sumber lemak tak jenuh tunggal, yang terkait dengan penurunan risiko stroke dan penyakit jantung.
- Sumber Antioksidan
Minyak zaitun extra virgin sangat baik bagi kesehatan karena banyak alasan.
Terlepas dari asam lemaknya yang bermanfaat, ini juga mengandung vitamin E dan K dalam jumlah sedang.
Selain itu, minyak ini juga sarat akan antioksidan kuat.
Antioksidan ini aktif secara biologis dan dapat mengurangi risiko penyakit kronis.
Ini dapat melawan peradangan dan membantu melindungi kolesterol darah dari oksidasi.
Bukan hanya minyak zaitun, kamu bisa dapatkan antioksidan dari bumbu dapur.
- Mengurangi Peradangan dalam Tubuh
Peradangan kronis adalah salah satu pemicu utama penyakit, seperti kanker, penyakit jantung, sindrom metabolik, diabetes tipe 2, radang sendi, dan obesitas.
Nah, minyak ini dapat mengurangi peradangan, yang mungkin menjadi salah satu alasan utama manfaat kesehatannya.
Melansir dari Current Pharmaticeutical Design, minyak zaitun memiliki sifat antiinflamasi.
Hal tersebut ada karena antioksidan yang ada dalam minyak ini.
Selain karena sifat antioksidannya, kandungan asam lemak oleocanthal juga mendukung manfaat antiinflamasi dari minyak zaitun.
Asam lemak ini dapat mengurangi kadar penanda peradangan penting seperti protein C-reaktif (CRP).
Oleocanthal juga berfungsi serupa dengan obat ibuprofen yang banyak untuk penggunaan anti-peradangan.
- Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer
Penyakit Alzheimer adalah kondisi neurodegeneratif yang cukup umum terjadi.
Salah satu penyebab utamanya adalah penumpukan plak beta-amiloid di dalam sel otak.
Menurut penelitian pada 2013 di Journal of Neurology, Neurosurgery, and Psychiatry menunjukkan, diet Mediterania yang kaya minyak zaitun bermanfaat bagi fungsi otak.
Namun, masih perlu lebih banyak penelitian tentang manfaat minyak ini terhadap penurunan risiko penyakit pada Alzheimer.
- Mencegah Obesitas
Masih soal antioksidan, kandungan antioksidan yang cukup tinggi dalam minyak ini dapat membantu pengolahan lemak dalam tubuh.
Hal ini tentu akan berdampak baik dalam menjaga berat badan dan mencegah obesitas.
Terlebih jika Anda imbangi dengan pola makan sehat dan olahraga rutin.
- Melembabkan Kulit
Jika Anda memiliki kulit yang sangat kering, Anda bisa mencoba untuk menggunakan olive oil.
Penggunaan minyak alami ini dapat melembabkan kulit khususnya di musim dingin.
Melansir dari ISRN Dermatology, minyak ini mengandung antioksidan yang sangat tinggi.
Kandungan tersebut mampu melindungi tubuh dari berbagai paparan radikal bebas.
Bagi kulit, terpenuhinya kebutuhan antioksidan maka bisa menjaga kulit tetap sehat.
Sehingga menurunkan risiko tanda-tanda penuaan dini pada kulit, seperti kulit kusam hingga keriput.
- Optimalkan Penyembuhan Luka
Minyak zaitun mengandung antioksidan dan antiinflamasi.
Kedua kandungan tersebut mampu membantu proses penyembuhan luka ringan dengan membantu produksi kolagen.
Selain itu, minyak alami ini juga bisa mengurangi iritasi pada kulit akibat paparan sinar matahari.
- Mengoptimalkan Kesehatan Rambut
Minyak ini mengandung asam linoleat, asam oleat, dan asam palmitat.
Kandungan tersebut mampu melapisi batang rambut sehingga rambut menjadi lebih ternutrisi.
- Menjaga Kesehatan Payudara
Minyak ini juga berfungsi untuk menjaga kesehatan payudara.
Lalu, apa manfaat minyak zaitun untuk payudara?
Mengoleskannya pada payudara mampu membuat kulit di area ini menjadi lebih sehat.
Kulit akan menjadi lebih kencang sehingga menurunkan risiko payudara menjadi kendur.
Jadi, tidak ada salahnya untuk mencoba memijat secara lembut payudara menggunakan minyak ini agar kondisi kulit payudara menjadi lebih sehat.
Cara Menyimpan Minyak Zaitun yang Benar
- Jika Anda ingin mengonsumsi minyak zaitun, pilihlah varian extra virgin.
Minyak zaitun jenis ini memiliki kandungan antioksidan dan nutrisi yang lebih banyak, sehingga dianggap lebih sehat daripada jenis minyak zaitun lainnya.
- Minyak zaitun biasanya tersimpan dalam kemasan botol berwarna gelap agar lebih awet dan tidak mudah rusak karena paparan sinar matahari langsung.
- Setelah tutup kemasan botol dibuka, Anda disarankan untuk menghabiskan minyak zaitun dalam jangka waktu 6 bulan.
- Simpanlah minyak zaitun dalam tempat bersuhu ruangan dan jauhi dari panas paparan sinar matahari.
- Saat membeli minyak zaitun, pastikan pula untuk memilih produk yang telah terdaftar di BPOM RI.
- Perhatikan tanggal produksi pada kemasan untuk memastikan minyak masih layak dikonsumsi. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto