RADARMAGELANG.ID— Kembang turi atau Sesbania grandiflora banyak ditemukan di Asia Tenggara dan beberapa negara Asia lainnya.
Kembang turi biasanya dimanfaatkan masyarakat sebagai tumisan, lalapan atau sayuran pecel.
Rasa kembang turi memang cukup pahit, tetapi kembang turi punya banyak manfaat untuk kesehatan.
Manfaat makan kembang turi dapat diperoleh melalui kandungan gizinya.
Zat gizi yang ada pada kembang turi antara lain: vitamin B, vitamin C, quercetin, tanin, saponin, flavonoid dan polifenol.
Kembang turi memiliki sejarah panjang dalam penggunaan sebagai tanaman obat tradisional, yang kaya akan saponin, tanin glikosida, perioksidase, vitamin A dan vitamin B.
Adapun manfaat kembang turi untuk kesehatan, antara lain:
- Mengobati Sariawan
Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa kembang turi bisa bermanfaat untuk mengobati sariawan.
Hal ini dapat terjadi karena kembang yang memiliki warna merah atau putih ini kaya akan vitamin C.
Mengingat sariawan merupakan peradangan di dalam mulut yang umumnya terjadi akibat kekurangan vitamin C, maka kandungan vitamin C pada kembang turi diyakini dapat membantu mengobati sariawan.
Selain itu, vitamin C pada buah turi juga mampu menjaga daya tahan tubuh sehingga dapat mengurangi risiko sariawan.
- Meredakan Demam
Kandungan anti-piretik dalam bunga turi membuatnya efektif untuk meredakan demam. Ini dapat menjadi alternatif alami untuk mengatasi demam tanpa perlu menggunakan obat-obatan kimia.
- Disentri dan Berak Darah
Kulit batang pohon turi, terutama yang bunganya merah, dapat menjadi solusi untuk disentri dan berak darah.
Rebus dengan air bersih, saring, dan minum airnya.
Terapkan dua kali sehari untuk hasil maksimal.
- Meredakan Gejala Diare
Penggunaan bunga turi dalam pengobatan tradisional untuk meredakan diare didukung oleh sifat antimikroba yang dimilikinya.
Meskipun penelitian masih pada tahap awal, hasilnya menjanjikan.
- Mengatasi Batuk Biasa
Daun turi merah dan daun unggu bisa menjadi bahan untuk mengatasi batuk biasa.
Tumbuk halus, tambahkan perasan air jeruk nipis, dan aduk hingga rata. Ramuan ini tidak hanya menyembuhkan batuk, tetapi juga memberikan kesegaran.
- Mengontrol Kadar Gula Darah
Penelitian menunjukkan bahwa quercetin dalam bunga turi dapat membantu mengontrol kadar gula darah.
Dengan menghambat enzim dalam sistem pencernaan, quercetin membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
- Meredakan Sakit Tenggorokan
Untuk meredakan sakit tenggorokan, ambil segenggam daun turi, remas di air matang, dan gunakan airnya untuk berkumur.
Metode ini dapat memberikan bantuan alami dan nyaman untuk masalah tenggorokan.
- Melindungi Kesehatan Jantung
Antioksidan dalam bunga turi membantu melindungi kesehatan jantung dengan mengurangi faktor risiko seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.
- Mengatasi Batuk Berdahak
Akar turi memiliki khasiat untuk mengatasi batuk berdahak.
Tumbuk halus akar turi, tambahkan air matang dan madu, aduk rata, dan peras airnya.
Kelembutan alamiah turi membantu meredakan batuk yang mengganggu.
- Sembuhkan Cacar Air dan Demam
Untuk anak yang mengalami demam karena cacar air, kulit batang bunga turi bisa menjadi penyembuh.
Rebus dengan air, dinginkan, dan saring airnya. Solusi alami untuk mengatasi cacar air.
- Atasi Badan Pegal Linu
Akar turi, dengan kelembutan dan kehangatan alaminya, dapat menjadi penawar bagi badan yang pegal linu.
Giling akar turi, tambahkan sedikit air, dan gosokkan pada bagian tubuh yang sakit.
- Menambah dan Melancarkan ASI
Bagi ibu menyusui yang mengalami kesulitan dengan produksi ASI, bunga turi putih atau daun turi muda bisa menjadi solusi.
Konsumsi sebagai lalapan seperti biasa, dan saksikan peningkatan produksi ASI.
- Mempercepat Penyembuhan Luka
Kembang turi juga diketahui dapat membantu dalam proses penyembuhan luka. Manfaat ini dapat diambil dari ekstrak metanol kembang turi.
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa ekstrak tersebut mampu menyembuhkan luka secara signifikan.
Meski begitu, penelitian terkait manfaat kembang turi untuk penyembuhan luka masih terbatas sehingga memerlukan penelitian lebih lanjut.
- Meredakan Kanker
Flavonoid dan polifenol dalam bunga turi memiliki sifat antioksidan dan antiradang.
Meskipun tidak dapat menggantikan pengobatan medis, konsumsi bunga turi dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat.
- Mengobati jerawat
Kembang turi juga dapat digunakan untuk mengobati jerawat.
Hal ini diperkuat oleh penelitian yang menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung antibakteri, seperti tanin, flavonoid, dan saponin. Kandungan-kandungan tersebut mampu mengeluarkan sel bakteri, termasuk bakteri penyebab jerawat.
Untuk menggunakannya, Anda hanya perlu mengambil minyak atau ekstrak kembang turi untuk dioleskan ke area jerawat.
- Meredakan Hidung Berair dan Sakit Kepala
Tumbuk daun dan bunga turi, tambahkan air matang, saring, dan minum airnya.
Ramuan ini dapat meredakan hidung berair dan sakit kepala dengan efektif.
Cara Konsumsi Kembang Turi
Berikut beberapa cara konsumsi bunga turi untuk kesehatan yang dapat di coba.
Cuci bersih daun dan kembang turi, rebus dalam air mendidih, dan tumis dengan bumbu pilihan.
Cara ini menjadikan kembang turi sebagai hidangan sayuran yang lezat.
Daun turi juga dapat dijadikan lalapan segar.
Cuci bersih, potong-potong, dan hidangkan bersama sambal atau bumbu kesukaan Anda.
Buat sambal atau acar dari daun dan kembang turi.
Cincang halus dan campur dengan bumbu kesukaan.
Penyajian ini memberikan variasi pada konsumsi bunga turi.
Meskipun kembang turi menyimpan berbagai manfaat kesehatan, perlu diingat bahwa penggunaannya tidak sepenuhnya bebas risiko.
Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi atau efek samping tertentu.
Oleh karena itu, konsultasikan dengan ahli kesehatan atau herbalis sebelum mengintegrasikan kembang turi dalam rutinitas keseharian.
Kembang turi memiliki cita rasa kuat dan pahit dan dapat dikonsumsi secara langsung maupun diolah terlebih dahulu.
Di Indonesia, kembang ini biasanya banyak dikonsumsi sebagai tumisan atau lalapan. (*/aro)
Editor : H. Arif Riyanto