Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Pameran UMKM Santri Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Wagub Jateng Taj Yasin : Santri Harus Mandiri Ekonomi

Lis Retno Wibowo • Rabu, 22 Oktober 2025 | 01:52 WIB
Wabup Jateng Taj Yasin bersama Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin mengunjungi salah satu stan di Pameran UMKM Santri di Simpang 7 Kudus, Selasa (21/10/2025).
Wabup Jateng Taj Yasin bersama Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin mengunjungi salah satu stan di Pameran UMKM Santri di Simpang 7 Kudus, Selasa (21/10/2025).

RADARMAGELANG.ID, Kudus– Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin meresmikan pameran UMKM santri dalam rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 di Simpang Tujuh Kabupaten Kudus, pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Pameran diikuti berbagai pondok pesantren dan pelaku UMKM binaan di Jawa Tengah. Ada sebanyak 76 gerai yang menampilkan beragam produk unggulan, dari santri dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kudus dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan pameran.

Ia menegaskan peringatan Hari Santri tidak hanya bermakna religius, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

“Kita patut bersyukur bahwa rangkaian Hari Santri Nasional 2025 tingkat Provinsi Jawa Tengah sudah dimulai dari berbagai kegiatan. Ada ASN Ngaji Bandongan, sarasehan tentang pesantren ramah terhadap perempuan dan anak, serta anti bullying. Termasuk hari ini, kita hadir dalam pameran UMKM dari pondok-pondok pesantren dan pelaku usaha di Jawa Tengah,” ujar Yasin.

Menurutnya, pameran UMKM ini menjadi bukti nyata kontribusi santri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Alhamdulillah, ada 76 stan yang ikut dalam pameran ini. Kegiatan seperti ini dapat mengungkit pertumbuhan ekonomi, khususnya UMKM di Jawa Tengah, yang kali ini kita adakan di Kabupaten Kudus,” katanya.

Gus Yasin –sapaan akrabnya- menyatakan, sektor UMKM berbasis pesantren memiliki potensi besar untuk dikembangkan, sebagai penggerak ekonomi umat.

“Tadi produknya juga sudah bagus-bagus. Bahkan ada pesantren di Jepara yang santrinya mengembangkan percetakan jersey. Ini bagus,” ucapnya.

Menurutnya, santri tidak hanya harus cerdas dalam ilmu agama, tetapi juga perlu mandiri secara ekonomi.

“Rangkaian kegiatan Hari Santri ini tidak hanya untuk memperingati momentum keagamaan, tapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berlanjut, agar pesantren tidak hanya menjadi pusat ilmu, tapi juga pusat pemberdayaan ekonomi,” tandas Taj Yasin.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Termasuk Bank Jateng yang ikut berpartisipasi dalam mendukung pameran UMKM kali ini.

“Kita berharap selain memperingati Hari Santri Nasional, kegiatan ini juga mampu mengungkit pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kudus dan di 35 kabupaten/kota lainnya,” pungkasnya. (rls/lis)

Editor : Lis Retno Wibowo
#Hari Santri Nasional 2025 #Mandiri Ekonomi #bank jateng #gus yasin #taj yasin #pameran UMKM santri