Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Mahasiswi UNS Asal Purwodadi Temanggung Loncat dari Jembatan Jurug ke Sungai Bengawan Solo

H. Arif Riyanto • Rabu, 2 Juli 2025 | 01:18 WIB
Korban diketahui bernama Devita Sari Anugraheni, 22, warga Bangsri II RT 04 RW 02 Purwodadi, Temanggung.
Korban diketahui bernama Devita Sari Anugraheni, 22, warga Bangsri II RT 04 RW 02 Purwodadi, Temanggung.

RADARMAGELANG.ID—Seorang mahasiswi nekat lompat dari Jembatan Jurug ke Sungai Bengawan Solo, Selasa (1/7/2025).

Korban diketahui mahasiswi Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) Universitas Sebelas Maret (UNS).

Informasi yang diterima Radarmagelang.id, korban diketahui bernama Devita Sari Anugraheni, 22, warga Bangsri II RT 04 RW 02 Purwodadi, Temanggung.

Petugas tim SAR dan relawan gabungan langsung melakukan pencarian korban yang loncat ke Sungai Bengawan Solo. 

Baca Juga: Mahasiswi UNS Asal Temanggung yang Loncat di Sungai Bengawan Solo Sudah Jadi Klien Subdirektorat Layanan Konseling Sejak Januari 2025

Untuk mencari korban bahkan menerjunkan tim penyelam yang berjumlah empat orang.

"Setelah dibuka opsar pencarian yang turun ke lokasi dari SAR UNS ada empat personel dan sudah turun dengan satu LCR kemudian dengan empat penyelam," terang Koordinator Lapangan BPBD Solo Haryana saat ditemui, Selasa (1/7/2025).

Seorang mahasiswi nekat lompat dari Jembatan Jurug ke Sungai Bengawan Solo, Selasa (1/7/2025).
Seorang mahasiswi nekat lompat dari Jembatan Jurug ke Sungai Bengawan Solo, Selasa (1/7/2025).

Menurutnya, untuk BPBD Solo dan Karanganyar standby di atas dengan satu perahu.

Juga masih ada LCR dari Basarnas dengan SAR MTA masih standby di atas.

"Operasi pada hari ini rencana sampai jam 5 sora ditutup. Karena terkait dengan cuaca dan gelapnya lokasi yang ada di Sungai Bengawan Solo ini," katanya.

Untuk identitas korban, lanjut dia, sudah diketahui dan di data petugas.

Bahkan dari BPBD Temanggung sudah koordinasi dengan sini, bersama keluarga perjalanan ke sini. 

“Identitas korban sudah diketahui, warga Temanggung. BPBD Temanggung sudah koordinasi dalam perjalanan ke Solo dengan pihak keluarga," ungkap dia.

Ketika ditanya apakah benar korban merupakan mahasiswa UNS, Haryana membenarkan sesuai data yang dikumpulkan. 

"(Benar mahasiswa UNS) Menurut data informasi yang diterima tadi benar dari K3 UNS," jelasnya.

Baca Juga: Sekolah Vokasi UNS Gandeng BPSI Tanah dan Pupuk Kementan Kembangkan AI Rabuk Apps untuk Perkuat Potensi Ekspor Salak Magelang

Haryana mengatakan kalau dari dugaan mengarah korban melakukan bunuh diri.

Karena ada motor dan catatan harian yang ditinggalkan, ini yang diketahui dari salah satu saksi mata pertama yang melihat korban lompat.

“Dari dugaannya mengarah ke situ (bunuh diri). Karena ada buku harian yang ditinggal dari saksi pertama. Meninggal sepeda motor, STNK dan buku catatan harian. STNK dengan alamat Bangsri, Purwodadi, Temanggung yang kemudian dilacak melalui koordinasi lintas Whatsap grub terus sampai ke BPBD Temanggung,” tandas dia. (aro)

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#jembatan jurug #bunuh diri #mahasiswi uns #Sungai Bengawan Solo #BPBD Temanggung