RADARMAGELANG.ID, Purworejo—Banyak yang penasaran dengan kondisi sopir dump truk pasir yang mengalami rem blong hingga mengakibatkan kecelakaan di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 10.30.
Ternyata, luka yang diderita Ladis, 48, sopir dump truk nopol B-9970-BYZ ini cukup parah.
Bahkan, setelah menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo, warga Desa Kanor RT 04 RW 4 Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini akhirnya dirujuk ke RSUP Dr. Sardjito Jogjakarta untuk penanganan lebih lanjut.
Ladis merupakan korban selamat, namun mengalami luka berat dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Purworejo–Magelang, tepatnya di wilayah Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.
Peristiwa maut tersebut melibatkan dump truk bermuatan pasir dan angkot Kopada yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia dan 6 orang lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia Aulia Anggi Prastiwi, Divya Kreswinnanda, Isna Hayati, Naely Nur Sadiyah, Finna Mukarromah, Siti Khur Fatimah, Hesti Nurngaini Rahayu, Umi Rohman, Melani Septiani, Neli Suroya, dan Edy Sunaryo
Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, menjelaskan selain menimbulkan korban meninggal 11 orang, sopir dump truk mengalami luka berat.
"Korban luka-luka Ladis, 48, sopir truk, dirujuk ke RSUP Dr Sardjito Jogjakarta," ujar Kapolres.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam berkendara dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan.
"Faktor kelayakan kendaraan sangat penting untuk mencegah insiden seperti ini," tegasnya.
Menurut investigasi awal, diduga rem dump truk tidak berfungsi dengan baik, sehingga kendaraan tersebut kehilangan kendali di jalan menurun. (aro)
Editor : H. Arif Riyanto