RADARMAGELANG.ID, Demak--Macet panjang di jalan raya Pantura Sayung saat rob datang tidak terhindarkan.
Dari arah timur Demak menuju Semarang, kendaraan tampak mengular di jalan raya nasional tersebut.
Demikian pula, macet panjang juga terjadi dari arah Semarang menuju Demak.
Kemacetan dipicu banjir rob dan arus balik Lebaran.
Seperti diketahui, jalur pesisir utara Demak di Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, akhir Lebaran ini mengalami banjir rob dengan intensitas dan ketinggian air laut di atas hari-hari biasanya.
Kondisi ini menyebabkan banyak kendaraan sepeda motor maupun mobil mogok.
Arus lalulintas macet di jalur Pantura Sayung.
"Hari ini (kemarin, red) sesuai prakiraan Stasiun Meteorologi Tanjung Emas Semarang bahwa air laut mengalami pasang mulai pukul 12.00 hingga 20.00. Untuk itu, kami turun langsung mengurai ketersendatan arus lalulintas akibat banjir rob," kata Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha saat bertugas di depan PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) Sabtu (5/4/2025).
Polisi juga berjibaku mengevakuasi kendaraan warga yang mogok akibat banjir rob. Kapolres mengimbau kepada warga untuk selalu waspada terhadap banjir rob yang sering terjadi di jalur Pantura Demak.
Pihaknya juga menyediakan jalur alternatif dari Kudus menuju Semarang untuk lewat pertigaan Onggorawe - Bulusari - Mranggen - Semarang.
Sebaliknya, dari arah Semarang menuju Kudus bisa lewat pertigaan Genuk Sari - Pasar Genuk - Karangroto - Bulusari - pertigaan Onggorawe - jalur Pantura.
"Banjir rob di Pantura Demak ini mencapai panjang 200 meter dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 30 sentimeter sehingga banyak kendaraan yang mogok," katanya.
Pihaknya memohon kepada pengguna jalan dari Semarang ke Kudus dan sebaliknya dapat melewati jalur alternatif yang disediakan untuk menghindari ketersendatan arus lalu lintas. (hib/ton)
Editor : H. Arif Riyanto