Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Pasca Banjir, Lumpur Setinggi Lutut Masih Genangi Dukuh Babadan, Patebon, Kendal

Budi Setiyawan • Senin, 27 Januari 2025 | 21:54 WIB
Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengunjungi sejumlah lokasi terdampak banjir di Kecamatan Patebon.
Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengunjungi sejumlah lokasi terdampak banjir di Kecamatan Patebon.

RADARMAGELANG.ID, Kendal--Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengunjungi sejumlah lokasi terdampak banjir di Kecamatan Patebon.

Orang nomor satu di Kendal itu juga meninjau lokasi tanggul jebol yang menjadi penyebab utama banjir bandang.

Bupati Dico juga menyerahkan bantuan berupa sembako dari Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka kepada warga terdampak.

Salah satu yang menjadi sasaran kunjungan adalah Dukuh Babadan, Desa Kebonharjo.

Pasalnya, di desa tersebut banyak rumah warga yang terdampak banjir terparah.

Sehingga banyak puing dan lumpur yang masuk ke rumah-rumah warga.

Salah satu warga, Nasiroh, warga Babatan mengaku, lumpur masih setinggi 20 sentimeter masih mengendap di rumahnya.

Sementara jalan masuk desa juga masih tertutup lumpur.

Di Babatan, setidaknya ada lima rumah yang hanyut rata, bahkan rata dengan tanah.  Bahkan tidak diketahui hanyutnya rumah.

Selain itu, kondisi listrik masih banyak yang padam.

Pun kebutuhan air bersih dari pipa PDAM juga tidak mengalir.

“Bahkan Lumpur masih setinggi lutut orang dewasa masih  nampak di beberapa jalan-jalan di kampung ini,” kata Nasiroh.

Bupati Dico menyampaikan, pemerintah daerah akan mengupayakan bantuan lebih lanjut.

Termasuk relawan untuk membantu warga membersihkan lumpur di kawasan yang sulit dijangkau. 

“Kami akan terjunkan tim BPBD bersama relawan akan membantu warga membersihkan sisa material banjir. Supaya warga bisa kembali beraktivitas,” tandasnya.

Banjir bandang yang terjadi akibat curah hujan tinggi dan jebolnya tanggul telah menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait kini fokus pada penanganan pascabencana.

“Termasuk perbaikan tanggul dan distribusi bantuan logistik. Penanganan tanggul permanen nantinya akan dilakukan asesmen kebutuhan biayanya berapa. Harapannya bisa dibangun di tahun ini,” tegasnya. (bud/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#Bupati Kendal Dico M Ganinduto #Banjir Kendal #tanggul jebol #banjir lumpur #Patebon