Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Debat Terakhir Pilgub Jateng: Paslon Tawarkan Solusi untuk Masyarakat Sejahtera dan Toleran

Khafifah Arini Putri • Kamis, 21 November 2024 | 05:15 WIB
Debat ketiga Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2024 berlangsung Rabu (20/11/2024) malam di Muladi Dome Undip.
Debat ketiga Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2024 berlangsung Rabu (20/11/2024) malam di Muladi Dome Undip.

RADARMAGELANG.ID, Semarang - Tahapan akhir dari rangkaian debat Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) 2024 berlangsung malam ini, Rabu (20/11/2024).
Debat ketiga yang berlangsung di Muladi Dome Undip ini mengusung tema Membangun Sosial Budaya, Pendidikan, Kesehatan, dan Perlindungan untuk Masyarakat yang Sejahtera dan Toleran.
Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi serta Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen pun memaparkan program unggulan mereka untuk menjawab tantangan Provinsi Jawa Tengah di masa depan.
Mereka sama-sama menawarkan solusi untuk masyarakat sejahtera dan toleran dengan beragam program kerjanya. 
Pada debat ketiga ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah memilih tujuh panelis dalam merumuskan pertanyaan.
Mereka ialah Prof Totok Agung Dwi Haryanto dari Universitas Jenderal Soedirman, Prof Akhmad Arif Junaidi Ketua LP2M Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Prof Tri Marhaeni Pudji Astuti dari Universitas Negeri Semarang, Prof Mukhsin Jamil dari UIN Walisongo Semarang, Prof Lita Tyesta Addy Listya Wardhani dari Undip, Prof Triyanto Universitas Sebelas Maret Surakarta, serta Prof Alamsyah dari Undip. 
Lagi-lagi, sorak-sorai para pendukung menggema di Muladi Dome Undip.
Mereka terus menyanyikan yel-yel untuk menyemangati paslon pada Pilgub Jateng. 
Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono dalam sambutannya menyampaikan antusias masyarakat untuk menonton debat Pilgub Jateng sangat tinggi.
Menurutnya, dari berbagai Provinsi di Indonesia, Jawa Tengah menjadi daerah yang penontonnya paling banyak. 
Debat Pilgub, kata dia menjadi ajang kampanye terbuka yang diselenggarakan KPU Jateng untuk memberikan wadah para pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jateng untuk menyampaikan visi misinya. 
Pihaknya pun mengajak masyarakat agar memanfaatkan kampanye ini untuk menentukan pilihan pada hari pemungutan suara 27 November 2024 mendatang.
Sebagai penyelenggara pemilu, KPU Jateng pun terus berkomitmen menjaga integritasnya. 
"Kami sebagai penyelanggara pemilu berkomitmen menjaga integritas, netralitas, dan profesionalitas demi lancarnya debat malam ini dan juga tahapan Pilkada serentak," jelas Handi. 
Calon Gubernur Nomor Urut 1 Andika Perkasa mengawali pemaparan programnya.
Menurutnya, potret pembangunan sosial budaya dan perlindungan masyarakat secara langsung bisa dilihat dari jumlah rakyat miskin di Jateng yang berkisar 10,47 persen atau sekitar 3,7 juta jiwa. 
Hal ini menunjukkan bagaimana akses masyarakat Jateng terhadap sumber daya ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap keadilan serta demokrasi. 
Menurutnya, dalam skala tertentu akses terhadap pendidikan bisa dilihat dari angka partisipasi dari sekolah.
Apabila ke depan menjadi pemimpin Jateng, pihaknya pun akan meningkatkan partisipasi sekolah hingga angka harapan hidup di Jateng. 
Salah satu yang bisa dilakukan ialah dengan menaikkan angka pertumbuhan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.
Sehingga ke depan Jateng bisa zero kemiskinan ekstrem. 
"Dengan demikian kami berusaha menargetkan untuk pertumbuhan ekonomi berkisar 6 - 6,5 persen, kemudian juga angka kemiskinan ekstrem nol dengan catatan kita bisa menekan pertumbuhan ekonomi antara 6 -6,5 persen," jelas Andika. 
Andika pun optimistis program yang ditawarkannya bisa memeratakan serta meningkatkan pendidikan serta akses kesehatan di Jateng. 
"Kami merasa optimistis bisa dilakukan karena berbagai program yang kami tawarkan. Dengan demikian maka kami berharap di akhir tahun 2029 kita semua masyarakat Jawa Tengah akan bisa lebih baik dalam hal peningkatan pendidikan kesehatan di Jawa Tengah," tandasnya. 
Sementara Calon Gubernur Jateng Nomor Urut 2 Ahmad Luthfi menyampaikan masyarakat di Jateng memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap sesama. 
Luthfi mengusung filosofi ojo rumongso iso, tapi iso rumongso yang berarti tidak merasa paling mampu, namun harus peka terhadap lingkungan sekitar.
Filosofi ini menjadi dasar dari program-program yang akan dijalankan.
"Masyarakat Jawa Tengah adalah masyarakat yang mempunyai kepedulian yang sangat tinggi, kami diajarkan untuk tidak makan manakala disebelah kami masih ada masyarakat yang belum makan, karena itulah kesejahteraan harus mempunyai milik kita bersama," ungkap Luthfi. 
Sedangkan Calon Wakil Gubernur Nomor Urut 2 Taj Yasin Maimoen menambahkan ke depan pihaknya bakal menjadikan pendidikan sebagai pondasi kemajuan Jawa Tengah. 
"Ke depan kita akan menjadikan pendidikan sebagai pondasi kemajuan Jateng, kami akan tingkatkan kesejahteraan guru, BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) baik negeri maupun swasta, kami akan berikan beasiswa kuliah kepada santri dan siswa yang berprestasi, kami sekolahkan mereka ke kampus-kampus favorit yang ada di dalam negeri dan luar negeri," tegas Gus Yasin. 
Ketika terpilih, Gus Yasin juga berjanji untuk mengembangkan pesantren sebagai pusat pendidikan karakter.
Selain itu juga bakal meningkatkan akses kesehatan.
Salah satunya dengan menggratiskan pap smear untuk mendeteksi dini terjadinya kanker leher rahim. 
"Pesantren dan sekolah keagamaan akan kita openi, kita wujudkan Jateng sehat, Jateng waras, satu tahun pertama kami akan tuntaskan asuransi kesehatan gratis bagi warga miskin 100 persen," ungkapnya. 
Dalam upaya memberdayakan perempuan, pasangan nomor urut 2 ini menjanjikan program-program konkret yang memungkinkan perempuan untuk lebih mandiri secara ekonomi dan sosial.
"Kami akan memaksimalkan peran posyandu di setiap desa untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak," kata Gus Yasin. 
Pihaknya juga menegaskan komitmen mereka terhadap isu sosial lainnya seperti zero bullying di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Selain itu, juga menekankan pentingnya menciptakan Jawa Tengah yang inklusif dan ramah disabilitas.
Infrastruktur dan fasilitas umum akan dirancang agar lebih mudah diakses oleh penyandang disabilitas, memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan.
"Jateng ke depan akan menjadi provinsi yang ramah bagi penyandang disabilitas," pungkasnya. (kap/aro)
Editor : H. Arif Riyanto
#pilgub jateng #hendrar prihadi #andika perkasa #Ahmad Luthfi #Ahmad Luthfi dan Taj Yasin #Muladi Dome