RADARMAGELANG.ID, Kendal - Pabrik Master Kidz Indonesia yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal terbakar, Jumat (1/11/2024) sekitar pukul 08.30 WIB. PT Master Kidz Indonesia adalah perusahaan manufaktur mainan edukasi anak-anak yang berbahan dasar kayu, dengan reputasi internasional yang telah dibangun selama lebih dari dua dekade.
Perusahaan ini awalnya memproduksi berbagai mainan edukasi berbahan kayu di Tiongkok, namun kini telah memperluas operasionalnya ke Indonesia dengan mendirikan pabrik baru di Kawasan Industri Kendal (KIK) Jateng.
Dalam video yang beredar di media sosial, peristiwa kebakaran ini membuat karyawan di sekitar lokasi kejadian kocar-kacir untuk menyelamatkan diri.
Kejadian itu diketahui saat asap tebal berwarna pekat hitam membumbung tinggi di Kawasan Industri Kendal.
Rupanya, asap tersebut bersumber dari Pabrik MasterKidz Indonesia.
Pabrik yang memproduksi mainan anak-anak dari kayu tersebut terbakar hebat dilahap si jago merah.
Api pun cepat membesar menghanguskan benda-benda yang mudah terbakar di TKP.
Petugas pemadam kebakaran sektor Kendal dan Kaliwungu dikerahkan untuk memadamkan api.
Saat ini masih dalam penanganan Dakmar Kabupaten Kendal.
Diketahui, pabrik baru PT Master Kidz di Indonesia berfokus pada penerapan teknologi modern seperti akses data real-time dan sistem cyber-physical yang memungkinkan interkonektivitas yang lebih tinggi dalam proses produksi.
Mengutamakan teknologi canggih seperti mesin CNC 5-axis dan 3-axis, mesin CNC 6-axis Point to Point, pencetakan UV dan digital, pengecatan otomatis, hingga teknologi pemindai gambar, perusahaan ini mampu memproduksi mainan dan furnitur anak-anak dengan presisi tinggi serta kualitas unggulan.
Dengan lokasi ini, PT Master Kidz mendapat manfaat berupa bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk bahan baku ekspor, sehingga membantu perusahaan dalam menjaga efisiensi biaya operasional.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui, dan pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Editor : H. Arif Riyanto