RADARMAGELANG.ID, Semarang – Wilayah Jawa Tengah (Jateng) masih memasuki musim pancaroba.
Masyarakat diminta waspada.
Sebab, di masa peralihan ini, masih berpotensi terjadi cuaca ekstrem.
Seperti hujan es dan puting beliung.
Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang juga memprakirakan kemungkinan terjadi hujan lebat disertai angin kencang yang signifikan.
"Potensi cuaca ekstrem di masa peralihan ini cukup tinggi, seperti hujan es, puting beliung. Lalu, kemungkinan hujan lebat disertai angin kencang, kilat, dan mungkin juga sambaran petir," tegas Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang Winda Ratri, Minggu (27/10/2024).
Masyarakat pun diminta waspada terhadap dampak cuaca ekstrem.
Seperti pohon tumbang, jalan licin, hingga banjir.
Winda menambahkan, Jateng sudah memasuki musim hujan sejak akhir September lalu.
Terutama wilayah pegunungan tengah.
Seperti Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Banjarnegara.
"Untuk awal musim penghujan ini sebenarnya di wilayah Pegunungan Tengah sudah diprediksi bulan September akhir, ini sudah mulai untuk sebagian wilayahnya," imbuhnya.
Sedangkan Kota Semarang, diperkirakan mulai masuk musim hujan pada Oktober akhir. Sementara wilayah pantai utara (Pantura) barat, Tegal, Pekalongan Brebes, Rembang, dan Pemalang akan memasuki penghujan November mendatang.
"Kota Semarang ini di Oktober akhir. Nanti masih ada sampai bulan November sebagian wilayah Pantura Barat sisi utara," tegasnya. (kap/zal)
Editor : H. Arif Riyanto