RADARMAGELANG.ID, Ungaran- Sebanyak 285 makam di TPU Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, harus dipindah lantaran terdampak pembangunan Bendungan Jragung.
Dari ratusan makam, ada satu makam tokoh besar di wilayah tersebut yang juga tergusur. Proses pemindahan diawali dengan doa bersama.
"Di sini ada makam Mbah Kiai Tonjong, beliau sesepuh tokoh penting. Makamnya di sini juga harus dipindahkan bersama makam-makam warga yang lain," ungkap Ketua Tim Pemindahan Makam, Andre Arifin.
Proses relokasi makam di Dusun Kedungglatik, Desa Candirejo, itu berjalan selama lima hari. Prosesi sempat terkendala hujan.
Andre juga memastikan dalam proses pemindahan tidak akan terjadi kesalahan nama batu nisan. Sebab, pihaknya juga melibatkan keluarga yang bersangkutan saat memindahkan makam.
Petugas juga sudah melakukan inventarisasi makam bersama masing-masing pihak keluarga.
"Kita libatkan keluarga saat pemindahan, sehingga ada saksinya. Ini kami lakukan karena selain prosedur juga sebagai upaya pencegahan kekeliriuan nama-nama di batu nisan," tegasnya. (ria/zal)
Editor : H. Arif Riyanto