Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Tiga Pelaku Utama Pembacokan Sadis yang Menewaskan Mahasiswa Udinus Semarang Muhammad Tirza Nugroho Ditangkap, Seperti Ini Tampangnya

Haryanto • Kamis, 19 September 2024 | 23:43 WIB
Anggota Gangster All Stars dan Gangster Whephe264 yang menjadi tersangka pembunuhan dan tersangka membawa senjata tajam saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang.
Anggota Gangster All Stars dan Gangster Whephe264 yang menjadi tersangka pembunuhan dan tersangka membawa senjata tajam saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang.

RADARMAGELANG.ID, Semarang – Polisi bergerak cepat.

Tak butuh waktu lama, pelaku pembacokan yang menewaskan mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang Muhammad Tirza Nugroho Hermawan, 21, warga Dukuh Bakalan RT 02 RW 05 Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara berhasil ditangkap.

Polrestabes Semarang telah menetapkan tersangka, tiga diantaranya pelaku utama pembacokan. 

Ketiga pelaku utama itu adalah Rico Sandova, 23, warga Jalan Erowati Baru Bulu Lor, Semarang Utara; Bagas Rizky Pramudya, 21, warga Tarupolo, Gisikdrono, Semarang Barat, dan  Raden Ricky Putra Perdana, 20, warga Jalan Gedongsongo Raya, Manyaran, Semarang Barat.

Ketiganya merupakan kelompok Gangster All Stars. 

Tiga tersangka lainnya, Roni Hasim Prasetyo, 22, warga Jalan Lamper Tengah, Semarang Selatan; Bagus Ardhi Saputra, 22, Candi, Kecamatan Candisari, dan Ifan Bintang Timur, 17, warga Sekaran Kecamatan Gunung Pati.

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menunjukkan barang bukti celurit Panjang.
Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menunjukkan barang bukti celurit Panjang.

Ketiganya merupakan kelompok Gangster Whephe264. 

Tiga orang kelompok Gangster Whepe264 ini merupakan kubu dari lawan Gangster Allstar.

Mereka ditetapkan tersangka dan dijerat undang undang darurat kaitannya membawa senjata tajam.

"Dalam dua hari ini ada enam tersangka yang sudah ditangkap terkait peristiwa ini. Tersangka Rico Sandova, pelaku utama. Tersangka lainnya baru ditangkap tadi pagi," ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar saat di Mapolrestabes Semarang, Kamis (19/9/2024). 

Korban dalam kejadian ini adalah Muhammad Tirza Nugroho Hermawan, 21, mahasiswa Udinus.

Korban meninggal di lokasi kejadian dengan tubuh penuh luka bacokan senjata tajam jenis celurit panjang. 

Mahasiswa tersebut menjadi sasaran pembacokan oleh tiga tersangka utama gerombolan Gangster All Star saat melintas depan SPBU Jalan Kelud Raya, Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Selasa (17/9/2024) sekitar pukul 03.00. 

Kronologinya, awalnya Gangster Allstar tersebut akan melakukan aksi tawuran dengan Gangster Whephe264.

Dua gerombolan ini sudah saling janjian melalui media sosial akan melakukan aksi tawuran di daerah Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur. 

"Awalnya tantang-tantangan melalui media sosial, grup All star dengan Whephe264. Namun kemudian yang menjadi korban adalah Muhammad Tirza, yang tidak tahu apa-apa saat perjalanan dari Gunungpati mau pulang ke kos di daerah Udinus," bebernya.

Kapolrestabes juga menyebutkan, selain menangkap dan menetapkan tiga pelaku utama dari Kelompok Allstar, pihak lawan atau dari Kelompok Whephe264 juga sudah diamankan dan ditetapkan tersangka tiga orang. 

"Satu orang ditangkap di Subang (Bagas Riski), lainnya ditangkap di rumah," katanya. 

Sampai sekarang, para tersangka masih mendekam di ruang tahanan Mapolrestabes Semarang untuk dilakukan proses hukum selanjutnya.

Kapolrestabes juga menyebutkan, para tersangka dijerat pasal 338 KUHP, pasal 170 KUHP dan premier undang undang darurat kaitannya kepemilikan senjata tajam. 

"Ancaman hukumanannya 12 tahun sampai 20 tahun penjara," tegasnya. 

Dua dari tiga pelaku utama pembacokan yang sangat sadis
Dua dari tiga pelaku utama pembacokan yang sangat sadis

Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Tirza Nugroho Hermawan, 21, warga Dukuh Bakalan RT 02 RW 05 Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara  meninggal dengan cara yang tragis, yakni dibunuh oleh kelompok gangster di Kota Semarang, Selasa (17/9/2024) subuh.

Korban ditemukan tewas bersimbah darah di depan SPBU 44.501.22, Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang sekitar pukul 03.00.

Mahasiswa S1 Sistem Informasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus)  Semarang semester VII ini saat kejadian dalam perjalanan pulang dari Gunungpati ke tempat kosnya di sekitar kampus Udinus Semarang Tengah

Ia berboncengan motor dengan temannya satu kampus, Anugrah Maulana, 20, warga Dukuh Mrican, Desa  Bandungharjo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara.

Anugrah berhasil selamat setelah berhasil menyelamatkan diri ke SPBU di dekat lokasi kejadian. (mha/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Kombes Pol Artanto #mahasiswa tewas #mahasiswa Udinus #jepara #polrestabes semarang #kreak semarang #Kreak #kapolrestabes semarang #gangster #pembunuhan