Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Begini Kondisi Terakhir Taman Bunga Celosia Bandungan, Kabupaten Semarang Pasca Kebakaran Hebat, Objek Wisata Ini Tutup Sementara Sehari

H. Arif Riyanto • Rabu, 7 Agustus 2024 | 23:33 WIB
Pasca kebakaran, Taman Bunga Celosia Bandungan, Kabupaten Semarang tutup sementara selama sehari pasca kebakaran Selasa (6/8/2024)
Pasca kebakaran, Taman Bunga Celosia Bandungan, Kabupaten Semarang tutup sementara selama sehari pasca kebakaran Selasa (6/8/2024)

RADARMAGELANG.ID, Ungaran—Pasca kebakaran, Taman Bunga Celosia Bandungan, Kabupaten Semarang tutup sementara selama sehari.

Penutupan tersebut untuk memberi ruang bagi instansi terkait melakukan pengecekan dan investigasi.

Kebakaran Selasa (6/8/2024) sore itu meludeskan bangunan Snail Cafe dan Laboratorium Jaringan Holtikultura.

Kerugiannya mencapai Rp 1 miliar.

Manajer Operasional Taman Bunga Celosia Andi Afiansyah kepada wartawan mengatakan, penutupan tersebut untuk memberi ruang bagi instansi terkait untuk melakukan pengecekan dan investigasi.

“Sekarang ini area tersebut harus kita sterilkan, satu hari kami tutup dulu. Kami memahami akan ada pihak-pihak yang akan mengecek dan melakukan investigasi, termasuk media, Insya’Allah besok (Kamis, 8/8/2024) kita sudah beroperasional kembali” ucapnya kepada sejumlah wartawan, Rabu (7/8/2024).

Andi memastikan kebakaran terjadi hanya di lokasi Snail Cafe yang berada di bagian selatan taman bunga Celosia dan tidak berdampak pada area lain.

“Hanya sebagian kecil dari area taman bunga Celosia, (luas) sekitar 20 x 4 meter,” katanya.

Ke depan pasca pengecekan dan investigasi, kata Andi, pihaknya akan melakukan pemugaran serta konsep di sekitar kafe yang terbakar.

“Setelah proses investigasi dari pihak-pihak yang terkait, kita akan segera melakukan pemugaran,” jelasnya.

Andi memastikan pengunjung Taman Bunga Celosia akan tetap bisa menikmati berbagai area bunga dan wahana termasuk kuliner.

“Di sini kan masih banyak sekalia area kuliner seperti di depan ada area Food court, jadi konsumen tidak akan ada masalah,” terangnya.

“Pengunjung tidak perlu khawatir Celosia tetap bisa dinikmati, karena yang terbakar itu hanya sebagian kecil dari luas Taman Celosia. Taman Celosia masih bisa dinikmati,” katanya.

Seperti diberitakan, kebakaran di objek wisata Celosia, Bandungan, Kabupaten Semarang, Selasa (6/8/2024) sekitar pukul 16.45 WIB sudah berhasil dipadamkan.

Tim Damkar Kabupaten Semarang menurunkan tujuh unit armada guna memadamkan api.

Kasi Damkar Kabupaten Semarang Hisyam Alwi mengatakan, api berhasil dipadamkan setelah satu jam pihaknya bersama petugas BPBD tiba di lokasi kejadian.

"Ada tujuh unit mobil damkar yang kami turunkan untuk membantu memadamkan api. Dugaan sementara sumber api dari kompor di blok pujasera,"ungkapnya.

Hal ini dibenarkan oleh Direktur Legal Celosia Bandungan Hubertus Setiyono.

Dia  mengatakan, kebakaran bermula dari kompor elpiji di resto mengalami kebocoran dan berlanjut korsleting listrik.

Tiyo –sapaan akrabnya—mengatakan, kejadiannya saat selesai operasional, sehingga tidak ada pengunjung di resto tersebut.

"Kejadiannya cepat. Kami sempat padamkan dengan Apar (alat pemadam api ringan) dan berkoordinasi dengan damkar. Tapi karena ada korsleting Listrik, bolam lampu langsung pecah dan terdengar suara ledakan,"ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Tiyo juga mengatakan, kerugian yang dialami mencapai Rp 1 miliar.

Kerugian paling besar karena ada laboratorium untuk jaringan hortikultura yang ludes terbakar.

Ia juga memastikan 13 wahana di Celosia tidak ada yang terdampak.

"Kami tutup sementara satu hari di hari Rabu, 7 Agustus 2024 untuk pembersihan resto. Tapi untuk memperbaiki yang terbakar kita butuh satu bulan,"katanya. (aro)

 

 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Bandungan #taman bunga celosia #Kabupaten Semarang #elpiji meledak #Taman Bunga Celosia kebakaran #Celosia #taman bunga celosia semarang #elpiji bocor #celosia terbakar