Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Temuan Candi di Situs Pemandian Balekambang Gringsing Batang Diperkirakan seperti Candi Borobudur atau Candi Prambanan

Riyan Fadli • Senin, 24 Juni 2024 | 20:52 WIB

Proses ekskavasi candi di area Situs Pemandian Balekambang, Kecamatan Gringsing, Batang.
Proses ekskavasi candi di area Situs Pemandian Balekambang, Kecamatan Gringsing, Batang.

RADARMAGELANG.ID, Batang- Hari ini memasuki hari ke-3 penggalian candi di area situs pemandian Balekambang, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang Bambang Suryantoro Sudibyo mengatakan, setelah mulai dilakukan penggalian, ada fakta menarik yang muncul.

Area kompleks candi itu diperkirakan sangat luas.

"Delineasi atau luasan sementara itu 1,6 kilometer kali 1,6 kilometer candinya. Mungkin itu satu kesatuan yang ada di tempat itu, kan ke bawah itu tertimbun mungkin," ujarnya, Senin (24/6/2024).

Proses penggalian candi bata merah itu dilakukan sejak Jumat (21/6/2024).

Tim ekskavasi terdiri atas dua orang dari Disdikbud Batang, dua ahli dari cagar budaya Batang, tiga dari BRIN Pusat, satu dari UII Jogjakarta, satu dari Sangiran dan satu orang lagi dari Ikatan Arkeologi Indonesia.

Bambang menyatakan, kompleks candi itu diperkirakan bisa seperti Candi Borobudur yang menyatu dalam satu bangunan.

Atau bisa seperti Candi Prambanan yang posisi candinya terpisah-pisah dalam satu kompleks. 

"Dalam satu kompleks itu mungkin ada beberapa candi. Kita belum tahu, karena ini baru diambil atasnya saja. Belum sampai ke luasan semuanya. Bisa jadi seperti Borobudur, atau bisa jadi terpisah-pisah seperti Prambanan," imbuhnya.

Perkiraan itu berdasarkan pemetaan wilayah sekitar candi.

Juga penemuan titik candi lain di jarak 200 meter dari candi pertama. Candi itu masuk di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Proses ekskavasi candi pertama ini bakal rampung pada tanggal 1 Juli 2024.

Ia menjelaskan, BRIN akan berdiskusi dengan Bapelitbang dan DPUPR Kabupaten Batang untuk penyampaian hasil ekskavasinya. 

"Selama 10 hari dilakukan ekskavasi oleh BRIN. Hari ini sudah kelihatan muncul bentuk candi," tandasnya. (yan/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#BRIN #Kecamatan Gringsing #Kawasan Industri Terpadu Batang #arkeologi #bata merah #KITB #uii jogjakarta #candi #ekskavasi #Kabupaten Batang