Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Harlah NU ke-101, Jalankan Kaderisasi dan Penguatan Pendidikan, Hari Ini Peringatan Dipusatkan di Jogja

Khafifah Arini Putri • Rabu, 31 Januari 2024 | 15:29 WIB
Mohamad Muzammil
Mohamad Muzammil

RADARMAGELANG.ID, Semarang - Harlah ke-101 Nahdlatul Ulama (NU) yang jatuh pada Rabu (31/1) hari ini, mengusung tema Memacu Kinerja, Mengawal Kemenangan Indonesia.

Makna tema ini menekankan pentingnya memanfaatkan momentum peringatan harlah untuk memacu kinerja organisasi.   

Photo
Photo

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng Mohamad Muzammil mengatakan, acara hari lahir NU ke-101 Hijriyah ini merupakan momentum yang baik untuk kembali mengingat maksud dan tujuan didirikannya Jam'iyah ulama tersebut. 

Menurutnya, NU didirikan mempunyai tujuan yang sangat mulia. Yakni mencapai kebahagiaan dunia akhirat dalam ridho Allah SWT. 

"Sebagai Jam'iyah diniyah ijtima'iyah artinya bahwa setiap langkah NU dijalankan dengan pertimbangan nilai-nilai Islam ala ahlussunah wal jama'ah," ungkap Muzammil saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (30/1/2024). 

Menurutnya, masa kini penuh dengan tantangan yang harus dihadapi di era perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan.

Karena itu, peringatan harlah ini dijadikan sebagai momen strategis untuk meningkatkan performa jamiyah melalui konsolidasi, penguatan organisasi, dan jaringan. 

Menurutnya, dalam era post modern sekarang, akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat telah membawa pengaruh perubahan kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.

Untuk itu, kata dia, dalam beberapa kesempatan, PBNU menyelenggarakan halaqoh Fiqh Peradaban.

Kegiatan ini dihadiri para ulama, baik dari dalam maupun luar negeri agar umat mendapatkan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

"PWNU Jateng berusaha menindaklanjuti halaqoh tersebut dengan menjalankan kaderisasi, penguatan pendidikan, peningkatan kapasitas kader dan anggota," jelasnya. 

Selain itu, digitalisasi administrasi dan penguatan peran kelembagaan, pengembangan perekonomian khususnya sektor pertanian, dan penguatan peran kader relawan kemanusiaan juga menjadi prioritas. 

"Tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang makin pesat. Mau tidak mau kita harus terus belajar dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai lama yang maslahat, serta beradaptasi dengan nilai-nilai baru yang lebih maslahat," tegasnya.

Diketahui, pelaksanaan harlah NU ke-101 akan dipusatkan di Jogjakarta, Rabu (31/1/2024). Sementara perayaan di Jateng, kata dia, dilaksanakan secara sederhana. 

"Kalau di tingkat wilayah Jawa Tengah kami selenggarakan sederhana dengan istighotsah atau doa bersama, Sabtu, 27 Januari lalu. Kalau acara di Jogja, 31 Januari diselenggarakan oleh PBNU," ketanya. 

Lebih lanjut Muzammil berpesan kepada keluarga besar nahdliyin di Jawa Tengah untuk tetap patuh pada ulama.

Sebab, adanya NU hingga lebih dari satu abad ini tak jauh dari perjuangan mereka.

"Kita ikuti para alim ulama sebagai pemimpin kita. Kalau ada perbedaan pendapat di antara ulama kita, maka kita ikuti ulama yang mampu memberikan keteladanan yang baik untuk mencapai ridho Allah SWT. Sekiranya kita belum bisa mengikuti ulama, maka setidak-tidaknya kita punya rasa hormat kepada para ulama, karena beliau-beliau dikehendaki oleh Allah SWT mendapatkan ilmu dan amal kebaikan yang banyak," tandasnya. (kap/aro) 

 

Editor : H. Arif Riyanto
#harlah nu #Harlah NU 101 Tahun